Avesiar – Jakarta
Rusia menyebutkan bahwa pasukan pertahanan udaranya mencegat dua roket dari sistem peluncuran roket ganda HIMARS buatan AS dan menghancurkan 11 drone Ukraina selama beberapa hari terakhir selama operasi militer khusus di Ukraina, demikian dilaporkan Juru Bicara Kementerian Pertahanan Letnan Jenderal Igor Konashenkov pada Jum’at (7/4/2023), dilansir kantor berita Rusia TASS.
“Selama periode 24 jam terakhir, kemampuan pertahanan udara mencegat dua roket dari sistem roket peluncuran ganda HIMARS. Selain itu, mereka menghancurkan 11 kendaraan udara tak berawak Ukraina di daerah dekat pemukiman Olginka dan Privolnoye di Republik Rakyat Donetsk, Karmazinovka, dan Novokrasnyanka di Republik Rakyat Lugansk dan Removka di Wilayah Zaporozhye,” kata juru bicara itu.
Tidak hanya itu. Pasukan Rusia juga menyerang unit tentara Ukraina di daerah Kupyansk, menghancurkan 30 tentara Ukraina selama beberapa hari terakhir, kata Konashenkov.
“Di arah Kupyansk, pesawat dan artileri dari battlegroup barat menyerang unit tentara Ukraina di daerah dekat pemukiman Sinkovka dan Kislovka di wilayah Kharkov. Sebanyak 30 personel Ukraina, dua kendaraan bermotor dan sebuah howitzer D-30 dihancurkan dalam 24 jam terakhir,” tambah juru bicara itu.
Konashenkov mengakui, Pasukan Rusia melenyapkan lebih dari 50 tentara Ukraina dan sistem artileri self-propelled Gvozdika di daerah Krasny Liman selama beberapa hari terakhir.
“Di arah Krasny Liman, pesawat serang, artileri, dan operasi aktif oleh unit-unit dari Battlegroup Center menimbulkan kerusakan pada musuh di wilayah pemukiman Terny di Republik Rakyat Donetsk,” kata juru bicara itu.
Lebih dari 50 personel Ukraina, dua kendaraan tempur lapis baja, truk pikap, senjata artileri self-propelled Gvozdika, dan howitzer D-30 dihancurkan di daerah itu dalam 24 jam terakhir, kata jenderal tersebut.
Ditambahkan Konashenkov, pasukan Rusia tidak ketinggalan menghancurkan sekitar 260 tentara Ukraina dalam gerak maju mereka di daerah Donetsk selama beberapa hari terakhir.
“Di arah Donetsk, tiga tank, kendaraan tempur infanteri, tiga kendaraan tempur lapis baja, delapan kendaraan bermotor, sistem artileri self-propelled Gvozdika, howitzer Msta-B dan D-20, dan juga sekitar 260 personel Ukraina dihancurkan dalam serangan itu. 24 jam terakhir sebagai akibat dari operasi aktif oleh unit-unit dari kelompok tempur selatan dan tembakan artileri,” kata juru bicara itu.
Kemudian di Donetsk selatan dan daerah Zaporozhye, lanjutnya, pasukan Rusia menghancurkan sekitar 20 tentara Ukraina dan howitzer D-20 selama beberapa hari terakhir.
Di arah selatan Donetsk dan Zaporozhye, pesawat dan artileri dari kelompok pertempuran Timur menyerang unit tentara Ukraina di daerah dekat permukiman Novomikhailovka dan Ugledar di Republik Rakyat Donetsk, kata juru bicara itu.
“Kerugian musuh di arah itu dalam 24 jam terakhir berjumlah 20 personel Ukraina, dua truk pikap, dan sebuah howitzer D-20,” kata sang jenderal.
Pasukan Rusia menghancurkan 14 tentara Ukraina dan tiga senjata artileri di daerah Kherson selama beberapa hari terakhir, lapor Konashenkov.
“Di arah Kherson, 14 personel Ukraina, dua kendaraan bermotor, dua senjata artileri self-propelled Gvozdika dan sistem artileri bermotor Akatsiya hancur dalam 24 jam terakhir akibat kerusakan yang ditimbulkan oleh senjata,” kata juru bicara itu.
Pasukan Rusia menyerang pos komando Ukraina di daerah Kherson dan menghancurkan dua gudang amunisi musuh di Republik Rakyat Donetsk dan Lugansk selama beberapa hari terakhir, Konashenkov melaporkan.
“Di daerah pemukiman Novoberislav di Wilayah Kherson, pos komando/pengamatan sebuah unit dari brigade pertahanan teritorial ke-126 [tentara Ukraina] dihantam. Selain itu, dua depot amunisi Ukraina dihancurkan di daerah dekat pemukiman di Ivanovka di Republik Rakyat Donetsk dan Novolyubovka di Republik Rakyat Lugansk,” kata juru bicara itu.
Pasukan Rusia menyerang 86 unit artileri Ukraina di posisi tembak selama beberapa hari terakhir, lapor Konashenkov.
“Pesawat operasional/taktis, pasukan misil, dan artileri kelompok pasukan Rusia menyerang 86 unit artileri Ukraina di posisi tembak, tenaga kerja, dan peralatan di 102 area,” ujarnya.
Secara keseluruhan, kata Konashenkov, Angkatan Bersenjata Rusia telah menghancurkan 406 pesawat tempur Ukraina, 228 helikopter, 3.695 kendaraan udara tak berawak, 415 sistem rudal permukaan-ke-udara, 8.563 tank dan kendaraan tempur lapis baja lainnya, 1.078 peluncur roket ganda, 4.525 senjata artileri lapangan dan mortir dan 9.334 kendaraan bermotor militer khusus sejak awal operasi militer khusus di Ukraina. (ard)













Discussion about this post