Avesiar – Jakarta
Kepedulian Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk membantu Palestina dengan membuka pintu donasi mendapat sambutan dan dukungan yang baik dari masyarakat.
Hal ini terbukti dengan terkumpulnya dana hasil donasi sementara sebesar Rp 27 miliar yang disampaikan Bendahara Umum MUI KH Misbahul Ulum, di Jakarta, Selasa (7/11/2023).
“Total keseluruhan dana masyarakat untuk bantuan kemanusiaan Palestina berjumlah kurang lebih Rp 27 Miliar,” ungkapnya dikutip dari laman Majelis Ulama Indonesia, Rabu (8/11/2023).
Ditambahkannya, penghitungan donasi untuk Palestina yang digalang oleh MUI masih terus dilakukan. Khusus dari Aksi Bela Palestina di Monas, Jakarta Pusat, Ahad (5/11/2023), terkumpul dana sejumlah Rp 2 miliar.
“Lewat rekening Rp 1 miliar dan Malam Solidaritas Palestina Rp 1 Miliar,” ujar Kiai Misbah.
Selain itu, MUI tengah mengupayakan dan berkomunikasi untuk mengalihkan dana kemanusiaan yang semula untuk pembangunan Rumah Sakit di Hebron, Palestina, ke bantuan kemanusiaan di Gaza.
Dijelaskannya, untuk Rumah Sakit di Hebron, Palestina, ini masih ada kendala dalam hal perizinan dari Pemerintah Palestina. Selain itu, kebutuhan yang lebih mendesak sedang terjadi di Gaza, Palestina.
Dengan begitu, MUI berencana mengalihkan dana pembangunan Rumah Sakit Hebron, untuk bantuan kemanusiaan yang terjadi di Gaza yang mencapai Rp 23 Miliar.
Dana Rp 27 miliar tersebut, lanjut Kiai Misbah, berasal dari perorangan, lembaga, melalui masjid, kantor MUI daerah baik kabupaten/kota maupun provinsi, sekolah bahkan anak TK menyerahkan tabungan atau celengan mereka untuk Palestina melalui MUI.
Terkait mekanisme penyaluran, Kiai Misbah menyampaikan, MUI akan menyalurkan melalui jalur resmi pemerintah seperti Baznas.
“Mekanisme penyaluran melalui jalur resmi pemerintah, baik Baznas, Kementerian Luar Negeri, dan lembaga lain atas rekomendasi dari KBRI terdekat,” kata dia. (adm)













Discussion about this post