Avesiar – Jakarta
Vladimir Putin tengah viral di media sosial karena video yang memperlihatkan Presiden Rusia tersebut mencium Al Qur’an. Dikutip dari The New Arab, Jum’at (23/8/2024), ia melakukannya ketika mengunjungi Masjid Nabi Isa yang baru dibangun di ibu kota Chechnya, Grozny.
Dalam video tersebut Putin ditemani oleh pemimpin Republik Chechnya yang kontroversial, Ramzan Kadyrov, yang telah memainkan peran penting dalam invasi Rusia ke Ukraina. Ia Putin terlihat disodori Al-Quran berlapis emas, sebelum menciumnya dan mengangkatnya, sementara Kadyrov berdiri di sampingnya.
Hal itu merupakan perjalanan pertamanya ke Chechnya dalam hampir 13 tahun pada hari Selasa, di tengah kemunduran dalam perang di Ukraina, dengan pasukan Ukraina melanjutkan serangan mereka ke wilayah Rusia di sekitar wilayah Kursk.
Ia dilaporkan berada di sana untuk mendorong pendaftaran orang-orang Chechen di angkatan bersenjata Rusia saat perang di Ukraina terus berlanjut.
Putin mengunjungi akademi pasukan khusus tempat para prajurit dilatih sebelum dikerahkan ke Ukraina. Ia juga memuji para relawan Chechen, dengan mengatakan bahwa selama Rusia memiliki orang-orang seperti mereka, maka Rusia “tak terkalahkan”.
“Kami telah menunggu Anda selama 13 tahun. Dan saya tahu bahwa Anda memiliki banyak masalah, isu-isu yang Anda tangani secara manual, termasuk republik kami,” kata Kadyrov kepada Putin saat menyambutnya.
Disebutkan dalam berita The New Arab, sikap Putin terhadap Al-Quran merupakan langkah terbaru dalam serangkaian langkah yang dirancang untuk menarik perhatian umat Islam.
Setelah serangkaian pembakaran Al-Quran di negara-negara Eropa dan upaya untuk melakukan hal yang sama di Rusia, Putin mengatakan bahwa siapa pun yang mencoba membakar Al-Quran di wilayah Rusia akan menghadapi hukuman penjara dan pengadilan di wilayah-wilayah yang mayoritas penduduknya Muslim. (ard)













Discussion about this post