• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT!
    • Kanal Kamu Kuat
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home KAMU KUAT

Kisah Helen Keller, Gadis Buta dan Tuli Legendaris dengan Deretan Prestasi yang Diakui Dunia

by Ave Rosa
18 Desember 2024 | 23:01 WIB
in KAMU KUAT
Reading Time: 4 mins read
A A
Kisah Helen Keller, Gadis Buta dan Tuli Legendaris dengan Deretan Prestasi yang Diakui Dunia

Helen Adams Keller (27 Juni 1880 – 1 Juni 1968). Foto: via Wikipedia

KAMU KUAT – Jakarta

Keterbatasan panca indera tidak lantas membuat seseorang menjadi orang yang terkesampingkan dari kehidupan. Semangat, perjuangan, dan dukungan ternyata mampu menjadikan hal-hal yang tidak mungkin bagi pikiran orang kebanyakan, menjadi suatu yang mungkin.

Hai sahabat kanal KAMU KUAT!, Yuk kita simak kisah gadis bernama Helen Keller berikut yang  akan mampu membuat kamu mensyukuri dirimu dan menjadi bersemangat, sebagaimana dilansir Wikipedia.

Kegigihan mampu melampaui keterbatasan yang dialami oleh Helen Adams Keller (27 Juni 1880 – 1 Juni 1968). Meskipun menyandang tuli dan buta sejak usianya berangkat 2 tahun, ia kemudian menjadi seorang penulis, aktivis politik, dan dosen Amerika terkenal di dunia. Ia menjadi pemenang dari Honorary University Degrees Women’s Hall of Fame, The Presidential Medal of Freedom, The Lions Humanitarian Award, bahkan kisah hidupnya meraih 2 piala Oscar. 

Helen menulis artikel serta buku-buku terkenal, di antaranya The World I Live In dan The Story of My Life (diketik dengan huruf biasa dan Braille), yang menjadi literatur klasik di Amerika dan diterjemahkan ke dalam 50 bahasa.

Aktivis perempuan ini berkeliling ke 39 negara untuk berbicara dengan para presiden, mengumpulkan dana untuk orang-orang buta dan tuli. Ia mendirikan American Foundation for the Blind dan American Foundation for the Overseas Blind.

Helen Keller memiliki dua saudara kandung dan dua saudara tiri. Ayahnya, Arthur Keller pernah bekerja untuk Tuscumbia North Alabamian sebagai editor. Salah satu nenek moyangnya adalah guru tunarungu pertama di Swiss.

Saat lahir, Helen bisa melihat dan mendengar, tetapi dia terjangkit penyakit ketika dia berusia 19 bulan, dan itu membuatnya tuli dan buta. Pada saat itu penyakit itu diidentifikasi sebagai “kongsti akut pada perut dan otak”.

Bacaan Terkait :

No Content Available
Load More

Pada usia tujuh tahun, dia telah belajar hidup dengan disabilitasnya sejak dia bisa berkomunikasi dengan keluarganya menggunakan lebih dari enam puluh tanda rumah.

Keluarga Helen menghubungi Perkins School for the Blind, dan direkturnya meminta mantan siswa tunanetra di sekolah tersebut, Anne Sullivan, untuk menjadi instruktur Helen.

Pada tahun 1887, Sullivan mulai mengajari Helen cara mengeja dengan tangannya.

Anne memegang tangan Helen di bawah air dan dengan bahasa isyarat, ia mengucapkan “W-A-T-E-R” pada tangan yang lain. Saat Helen memegang tanah, Anne mengucapkan “L-A-N-D” dan ini dilakukan sebanyak 30 kata per hari.

Helen diajar membaca lewat fingerspelling sampai mengerti apa maksudnya.

Ia menulis, “Saya ingat hari yang terpenting di dalam seluruh hidup saya adalah saat guru saya, Anne Mansfield Sullivan, datang pada saya.”

Dengan tekun, Anne mengajar Helen untuk berbicara lewat gerakan mulut, sehingga Helen berkata, “Hal terbaik dan terindah yang tidak dilihat atau disentuh oleh dunia adalah hal yang dirasakan di dalam hati.”

Ia belajar Bahasa Prancis, Jerman, Yunani, dan Latin lewat huruf Braille.

Pada tahun 1888, Helen mulai bersekolah di Perkins School for the Blind. Kemudian, pada tahun 1894, ia masuk di Wright-Humason School for the Deaf di New York. Ia juga memperdalam kemampuan berbicara lewat bimbingan Sarah Fuller dari Horace Mann School for the Deaf.

Kemudian, Helen melanjutkan pendidikannya di Cambridge School for Young Ladies sebagai persiapan untuk masuk ke Radcliffe College pada tahun 1900. Dia lulus pada usia 24 dari institusi tersebut sebagai orang buta dan tuli pertama yang memperoleh gelar Bachelor of Arts.

Helen belajar dan menjadi pembicara yang ulung dan bisa mendengar dengan membaca bibir orang dengan tangannya. Dia memulai karir menulisnya saat di Radcliffe. Pada tahun 1903, ia menerbitkan otobiografinya, “Story of My Life,” “World I Live In,” dan seri sosialisme “Out Of Dark” yang diterbitkan pada tahun 1913.

Pada usia 20 tahun, ia kuliah di Radcliffe College, cabang Universitas Harvard khusus wanita. Anne menemani Helen untuk membacakan buku pelajaran, huruf demi huruf lewat tangan Helen dalam huruf Braille. Hanya 4 tahun, Helen lulus dengan predikat magna cum laude. Dia adalah orang tuna rungu dan tuna netra pertama yang lulus dari universitas.

Pada tahun 1914, Helen Keller berkeliling Amerika untuk menjadi aktivis, konselor, maupun dosen terutama untuk anak-anak yang memiliki keterbatasan seperti dirinya. Dengan didampingi Anne Sullivan, dia juga mengunjungi para tentara di sekeliling Eropa yang terlibat Perang Dunia I.

Untuk penyandang disabilitas, Helen disebut sebagai advokat mereka. Dia adalah seorang sosialis dan juga mendukung pengendalian kelahiran. Dia adalah salah satu pendiri Helen Keller International, sebuah organisasi yang meneliti nutrisi, penglihatan, dan kesehatan.

Dia juga membantu dalam pendirian American Civil Liberties Union. Dari tahun 1909 hingga 1921 dia menulis untuk mendukung dan berkampanye untuk kelas pekerja sejak dia menjadi anggota partai sosialis.

Dia melakukan perjalanan ke lebih dari 40 negara memberikan pidato motivasi kepada tunarungu. Dia bertemu dengan beberapa presiden AS antara Brover Cleveland dan Lyndon Johnson, dan dia berteman dekat dengan tokoh-tokoh terkemuka seperti Charlie Chaplin, Mark Twain, Alexander Graham Bell, dan lain-lain. (Resty/Wikipedia)

Tags: Gadis Buta dan TuliHelen KellerKisah Helen Keller
ShareTweetSendShare
Previous Post

Dua di Antara 14 Korban Tewas Gempa Vanuatu WN China, 200 Luka-luka

Next Post

Ave Rosa A Djalil’s Quote – Mendidik Anak

Mungkin Anda Juga Suka :

Tetap Bugar di Sekolah Meskipun Banyak Kegiatan, Simak Tips Berikut

Tetap Bugar di Sekolah Meskipun Banyak Kegiatan, Simak Tips Berikut

2 Agustus 2026

...

Coba 8 Pilihan Ini Ketika Kamu Belum Lulus Seleksi Masuk PTN

Coba 8 Pilihan Ini Ketika Kamu Belum Lulus Seleksi Masuk PTN

8 Juli 2026

...

Penuhi Komitmen, 4,7 Juta Akun Anak Sudah Dinonaktifkan Platform Sosmed

Penuhi Komitmen, 4,7 Juta Akun Anak Sudah Dinonaktifkan Platform Sosmed

26 Juni 2026

...

Cara Jadi Mahasiswa Tokcer dan Bahkan Bintang Kelas di Kampus

Cara Jadi Mahasiswa Tokcer dan Bahkan Bintang Kelas di Kampus

14 Januari 2026

...

Jenis-jenis Usaha Sederhana yang Cocok untuk Remaja dengan Modal Kecil

Jenis-jenis Usaha Sederhana yang Cocok untuk Remaja dengan Modal Kecil

14 Oktober 2025

...

Load More
Next Post
Ave Rosa A Djalil’s Quote – Mendidik Anak

Ave Rosa A Djalil’s Quote – Mendidik Anak

Erdogan Bangga Turki Tunjukkan Reaksi Paling Keras Terhadap Pembantaian Israel di Gaza

Turki Serukan Embargo Senjata, Mengakhiri Perdagangan dan Mengisolasi Israel

Discussion about this post

TERKINI

Langsung ke Kantor Roblox di AS, Menkomdigi Tegaskan Wajib Ikut Regulasi Indonesia

23 September 2026

Ciri-ciri Tukang Hasud dan Adu Domba yang Harus Diwaspadai dengan Bijak

22 September 2026

AS Ancam Hentikan Seluruh Maskapai Penerbangan Iran Mulai Rabu

22 September 2026

Jiwa dan Hati yang Luka Namun Tidak Berdarah, Dengki atau Hasad Menurut Terminologi dan Syariat

21 September 2026

Akibat Melarang CNN Meliput Berita, Empat Stasiun TV Lainnya Stop Liputan Bersama Terkait  Trump

21 September 2026

Mengenali Abu Vulkanik, Bahayanya, serta Melindungi Diri dan Keluarga

20 September 2026

Memberikan Arahan yang Jujur Berorientasi Kebaikan adalah Hak Seorang Muslim atas Saudaranya

19 September 2026

Cabut Izin dan Usut Pidana Korporasi Pelaku Karhutla, Presiden Prabowo Perintahkan Kapolri All Out

18 September 2026

Bangunan di Gaza yang Dihantam Israel Runtuh, 21 Orang Meninggal dan Lainnya dalam Pencarian

17 September 2026

Dzikir “Laqod Jaakum” Beserta Rahasia Dahsyatnya Manfaat di Dunia dan Akhirat

17 September 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT!
    • Kanal Kamu Kuat
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video