• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home KAMU KUAT

Tugas alias PR Sekolah dan Kampus, Kamu Tertib Mengerjakan atau Nggak?

by Ave Rosa
17 Februari 2025 | 23:15 WIB
in KAMU KUAT
Reading Time: 5 mins read
A A
Tugas alias PR Sekolah dan Kampus, Kamu Tertib Mengerjakan atau Nggak?

Ilustrasi. Foto: Freepik dan ist. Kolase: Avesiar.com

KAMU KUAT – Jakarta

Siapa yang pernah lupa ngerjain tugas alias PR dari sekolah atau kampus karena lupa? Ternyata, banyak remaja yang mengalami hal ini. PR atau pekerjaan rumah sering kali menjadi tantangan bagi para pelajar. Ada yang selalu disiplin mengerjakannya, ada juga yang sering lupa atau bahkan sengaja tidak mengerjakannya karena merasa sulit.

Namun, bagaimana sebenarnya perbedaan pengalaman mengerjakan PR saat di sekolah dan di kampus? Beberapa remaja dan anak muda berbagi cerita menarik tentang bagaimana ia menghadapi PR di dua fase pendidikan yang berbeda, mulai sekolah menengah, hingga perguruan tinggi.

Seperti apa ya cerita mereka soal mengerjakan tugas atau PR sekolah dan kampus?

Devina Qweensa Flotista, siswi kelas 9, SMP Negeri 1, Jatiyoso, Jawa Tengah

Devina Qweensa Flotista, siswi kelas 9, SMP Negeri 1, Jatiyoso, Jawa Tengah. Foto: istimewa

Devina bercerita pengalamannya, “Iya, pernah. Karena asyik nge-game jadi lupa mengerjakan.” Hal ini cukup umum terjadi, terutama saat permainan sedang seru. Akibatnya, mereka baru ingat PR saat sudah hampir masuk kelas.

Beberapa siswa berhasil menyiasatinya dengan mengerjakan PR di sekolah sebelum jam masuk. Namun, tetap saja ada perasaan panik. “Takutnya nggak selesai, apalagi kalau gurunya sudah keburu masuk kelas,” ujar Devina.

Tapi semenjak kejadian tersebut davina merasakan takut. “Cuma sekali, langsung kapok. Soalnya deg-degan banget kalau ketahuan,” katanya.

Bacaan Terkait :

No Content Available
Load More

Karena pengalaman itu, Devina mulai mengatur waktu dengan lebih baik. “Sejak itu, saya kalau mau ngegame harus setelah belajar dulu,” ujarnya, dan lebih memilih mengerjakan PR di malam hari agar tidak lupa.

Meskipun banyak yang pernah mengalami kejadian ini, Davina sadar bahwa melupakan PR bukan hal baik. “Sebenarnya itu bukan hal yang baik, soalnya termasuk melanggar kewajiban sekolah dan menyepelekan tugas,” ujar Davina menutup wawancara.

Tiara Adelia Listiany, kelas 12, SMA Negeri 31 Jakarta

Saat ditanya apakah pernah lupa mengerjakan PR, jawabannya tegas, “Saya nggak pernah lupa, karena selalu menaruh jadwal di to-do list.” Dengan mencatat tugas-tugas yang harus diselesaikan, semua bisa lebih terorganisir dan tidak ada yang terlewat.

Tiara Adelia Listiany, kelas 12, SMA Negeri 31 Jakarta. Foto: istimewa

Tiara memiliki kebiasaan mengerjakan PR setelah shalat Isya hingga pukul 10 malam. Namun, kalau tugasnya banyak, ia bisa begadang hingga pukul 12 malam. Strategi ini membantunya tetap produktif tanpa terburu-buru di hari terakhir. Meskipun tenggat waktu masih lama, Tiara lebih memilih menyelesaikan PR sesegera mungkin.

“Alhamdulillah nggak pernah menunda-nunda, meski deadline-nya masih minggu depan. Saya langsung ngerjain saat tugasnya diberikan, menghindari keteteran karena saya di sekolah belajar 16 mata pelajaran,” katanya.

Disiplin dalam belajar dan mengerjakan tugas membuahkan hasil yang luar biasa. “Alhamdulillah, saya berhasil meraih peringkat 1 selama tiga tahun berturut-turut, dari semester 1-5,” ungkapnya dengan bangga.

Untuk semester 6, ia masih menunggu hasil karena masih dalam proses pembelajaran. Selain itu, ia juga masuk peringkat 9 eligible dengan nilai akhir 90,60.

Kesuksesan ini tentu tidak lepas dari motivasi yang kuat. “Motivasi datangnya dari diri sendiri, Saya sadar bahwa saya harus mewujudkan ambisi saya. Kebetulan saya anak tunggal, jadi ada ambisi besar,” ungkapnya.

Menurutnya, menunda tugas hanya akan menjadi beban di kemudian hari. “Jangan pernah menyepelekan tugas. Lama-lama akan menumpuk dan justru semakin memberatkan diri sendiri serta guru yang menginput nilai. Bahkan, bisa membuat teman-teman lain terhambat,” pesannya.

Aura Rahmaliya, mahasiswi semester 6, Universitas Mercu Buana

Aura Rahmaliya, mahasiswi semester 6, Universitas Mercu Buana. Foto: istimewa

Ketika masih SMA, Aura mengaku pernah lupa mengerjakan PR. Namun, sekarang setelah masuk kuliah, hal itu hampir tidak pernah terjadi. “Kalau dulu pas SMA kayaknya pernah, tapi semenjak sekarang kuliah hampir nggak pernah,” ujarnya.

Saat SMA, meskipun pernah lupa, ia tidak pernah mendapat hukuman karena selalu mencari cara menyelesaikan PR tepat waktu. “Seingat saya tidak, karena saya langsung mengerjakan beberapa menit sebelum mata pelajaran dimulai,” katanya.

Banyak siswa yang tidak mengerjakan PR karena lupa, tapi ada juga yang sengaja tidak mengerjakan karena sulit. “Kadang murni lupa, tapi kadang juga sengaja nggak ngerjain karena susah. Jadi, lebih memilih mengerjakan bareng teman,” katanya jujur.

Saat masuk kuliah, ia lebih disiplin dalam mengerjakan tugas. Alasannya? Takut ditanya dosen di kelas. “Saya agak takut kalau nanti pas di kelas saya yang ditanya oleh dosen. Jadi, saya selalu memastikan tidak lupa kalau ada tugas atau semacamnya,” jelasnya.

Menurutnya, tugas atau PR di sekolah bertujuan untuk membantu siswa lebih memahami materi yang diajarkan di kelas. “Biasanya PR diberikan agar siswa lebih paham lagi tentang materi yang sedang dipelajari dan juga sebagai bagian dari penilaian.”

Sedangkan di kampus, tugas kuliah lebih sedikit, tetapi tugas yang diberikan punya peran besar dalam nilai akhir. “Di kampus, tugas adalah syarat untuk lulus mata kuliah. Sebelum UAS (ujian akhir semester, red), ada Tugas Besar atau TB1 dan TB2, dan rata-rata dosen memberi tugas untuk kedua tahap ini, bisa berupa presentasi atau tugas lainnya,” jelasnya.

Mengerjakan PR bisa menjadi pengalaman yang berbeda tergantung siapa gurunya. “Kalau gurunya menyenangkan dan mudah dimengerti, pasti PR terasa seru dan nggak takut. Tapi kalau gurunya agak galak, pasti deg-degan dan takut,” serunya

Dari pengalaman ini, kita bisa belajar bahwa PR bukan sekadar tugas biasa, tetapi juga cara untuk melatih tanggung jawab dan pemahaman terhadap materi. Baik di sekolah maupun di kampus, disiplin dalam mengerjakan tugas sangat penting agar tidak keteteran nantinya.

Jadi, yuk biasakan mengerjakan PR tepat waktu supaya tidak panik dan bisa lebih menikmati proses belajar! (Resty)

Tags: PR SekolahTugas KampusTugas Sekolah
ShareTweetSendShare
Previous Post

Puisi: Sajak Sunyi Tanpa Puisi (oleh: Mas Ngabehi)

Next Post

Cerpen: Kota Seribu Topeng  (bagian 1)

Mungkin Anda Juga Suka :

Cara Jadi Mahasiswa Tokcer dan Bahkan Bintang Kelas di Kampus

Cara Jadi Mahasiswa Tokcer dan Bahkan Bintang Kelas di Kampus

14 Januari 2026

...

Jenis-jenis Usaha Sederhana yang Cocok untuk Remaja dengan Modal Kecil

Jenis-jenis Usaha Sederhana yang Cocok untuk Remaja dengan Modal Kecil

14 Oktober 2025

...

Kapan Kamu Pernah Mengalami Homesick?

Kapan Kamu Pernah Mengalami Homesick?

13 Oktober 2025

...

Masakan yang Kamu dan Keluargamu Suka Ketika di Rumah dan Bepergian

Masakan yang Kamu dan Keluargamu Suka Ketika di Rumah dan Bepergian

10 Oktober 2025

...

Apa Makna Kecukupan Sesuai Agama dan Kamu Menyikapinya?

Apa Makna Kecukupan Sesuai Agama dan Kamu Menyikapinya?

9 Oktober 2025

...

Load More
Next Post
Cerpen: Kota Seribu Topeng  (bagian 1)

Cerpen: Kota Seribu Topeng  (bagian 1)

Tema Menantang: Kalau Membaca Al Qur’an Suka Surah Apa, Maknanya, dan Kenapa?

Tema Menantang: Kalau Membaca Al Qur’an Suka Surah Apa, Maknanya, dan Kenapa?

Discussion about this post

TERKINI

Ben-Gvir dari Israel Dilarang Masuk ke Prancis Akibat Kebrutalannya Kepada Aktivis Armada Global Sumud

24 Mei 2026

Memahami Talak dan Jenisnya, Perkara Halal yang Paling Dibenci oleh Allah Ta’ala

23 Mei 2026

Google Diduga Memecat Insinyur AI Karena Memprotes Pekerjaan untuk Pemerintah Israel dalam Kejahatan Perang

22 Mei 2026

Tikus ‘Menyerbu ‘Pangkalan Pelatihan AL Israel di Haifa Hingga Bau Busuk, Dapur Dikuasai dan Masuk ke Panci

21 Mei 2026

Penyakit Hati yang Merusak Diri Menurut Al Qur’an dan Hadits

21 Mei 2026

Direktur Pusat Islam San Diego Mengutuk Serangan Islamophobia di Masjid San Diego

20 Mei 2026

Warga AS Menanggung Biaya Bahan Bakar Tambahan Lebih dari  40 Miliar Dolar Setelah Sejak Ikut Israel Perang Menyerang Iran

19 Mei 2026

Berkontribusi Besar Mencetak SDM Unggul, PTS Harus Setara dengan Kampus Negeri

19 Mei 2026

Luwesnya Chintya Dian Astuti, Wakil Ketua Kadin Pelestarian Hutan & Sungai Konsisten Jaga Lingkungan

18 Mei 2026

Jemaah Lansia dan Risiko Tinggi Akan Ikut Skema Murur, Kurangi Kepadatan di Muzdalifah

17 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video