KAMU KUAT – Jakarta
Liburan lebaran memang selalu jadi momen seru buat banyak pelajar. Mulai dari kumpul keluarga, pulang kampung, sampai rebahan sepuasnya tanpa harus mikirin PR. Tapi seperti biasa, semua yang indah pasti ada akhirnya. Saatnya kembali ke dunia nyata yaitu sekolah.
Liburan memang selalu terasa singkat. Tapi mau nggak mau, bel masuk sekolah harus kembali terdengar yang membuat kamu kembali bangun dari zona nyaman.
Nah, gimana ya rasanya balik ke rutinitas sekolah setelah liburan panjang? Berikut cerita seru dari sahabat kanal remaja KAMU KUAT! Avesiar.com.
Nala Vania, siswi kelas 11, SMAN 3 Kota Tangerang Selatan

Nala Vania, siswi kelas XI dari SMAN 3 Kota Tangerang Selatan cerita soal mood-nya saat kembali ke sekolah.
“Senang tapi sedih juga,” jawab Nala ketika ditanya perasaannya soal berakhirnya liburan. Ia mengaku senang karena bisa kembali beraktivitas di sekolah dan bertemu teman-teman, tapi juga sedih karena waktu liburan terasa terlalu cepat berlalu.
Hal yang paling ia kangenin selama liburan? “Bincang-bincang dan main bareng teman-teman, juga ketemu guru favorit,” katanya sambil tersenyum. Menurut Nala, hari pertama sekolah sebenarnya cukup bikin happy. “Soalnya pas ketemu teman-teman, rasa sedihnya jadi hilang.”
Tapi tentu saja, kembali ke dunia sekolah nggak selalu mudah. Nala mengakui ada tantangan seperti rasa lelah karena harus mengikuti kegiatan belajar mengajar lagi. “Tapi ya mau nggak mau harus dijalani karena itu tanggung jawab. Untungnya, capeknya bisa hilang kalau udah istirahat atau main sama teman,” tambahnya.
Nala punya trik simpel namun efektif buat menjaga mood tetap stabil: tanamkan mindset positif. “Hari pertama pasti akan berlalu juga, jadi nikmati aja prosesnya,” ujarnya. Dan yang paling penting? Teman-teman. Menurut Nala, teman-teman yang seru bisa mengubah rasa capek jadi rasa senang.
Setelah liburan panjang, menjaga semangat belajar itu penting banget. Nala punya cara sendiri “Nikmatin aja hari-harinya, jangan dianggap sebagai beban. Set goals yang jelas supaya punya motivasi. Jangan stress, jalani aja.”
Tahun ini, Nala punya target yang cukup ambisius, yaitu meningkatkan nilai semua mata pelajaran dan menyelesaikan semua program kerja di organisasi.
Aurelia Naazira Fakhrunnisa, siswi kelas 9 SMP IT Insan Harapan, Tangerang Selatan

Aurelia Naazira Fakhrunnisa, siswi kelas 9 SMP IT Insan Harapan, cerita ke kita soal mood-nya saat liburan berakhir. “Perasaannya campur aduk. Seneng karena bisa ketemu teman-teman sekolah lagi, tapi juga sedih dan agak males karena harus ninggalin liburan dan kampung,” ujarnya jujur.
Yang paling ia kangenin? “Teman-teman sekolah dan suasananya,” jawabnya singkat tapi penuh makna. Meskipun begitu, Aurelia mengaku mood-nya di hari pertama sekolah cenderung low. “Soalnya harus bangun dan siap-siap pagi-pagi,” katanya sambil tertawa kecil.
Tentu saja ada hal yang bikin males masuk sekolah. Menurut Aurelia, dua hal utamanya adalah harus bangun pagi dan ketemu pelajaran lagi. Tapi walau begitu, ia tetap berusaha mempersiapkan diri secara mental. “Aku coba belajar sedikit materi yang bakal dipelajari, dan kurangi main HP,” katanya, menunjukkan niat untuk kembali produktif.
Buat menaikkan mood saat sekolah, Aurelia punya kunci andalan teman-teman dan suasana sekolah. Hal-hal sederhana seperti ngobrol di kelas atau makan bareng di kantin ternyata bisa banget bikin suasana hati jadi cerah lagi.
Lalu, gimana caranya Aurelia menjaga semangat belajar setelah liburan panjang? Ternyata cukup unik. “Aku nonton video motivasi belajar, bikin agenda, dan mikirin masa depan,” jelasnya.
Strategi ini bantu banget buat tetap fokus di tengah godaan rebahan. Aurelia juga punya target yang jelas di semester ini: dapat HM & BE (penghargaan prestasi), nilai bagus, dan cepat menyelesaikan kartul (karya tulis).
Arlita Zahra, siswi kelas 10, SMA Rimba Madya, Bogor

Buat sebagian siswa, akhir liburan adalah momen yang cukup berat. Tapi beda cerita dengan Arlita Zahra, siswi kelas 10 dari SMA Rimba Madya. Saat banyak yang masih bergulat dengan rasa malas dan ingin rebahan, Arlita justru merasa semangat menyambut hari pertama sekolah.
Buat dia, sekolah bukan cuma soal pelajaran, tapi juga soal kebersamaan. “Perasaan saya sangat senang karena liburan telah selesai dan sudah mulai bersekolah kembali seperti biasanya. Hal yang paling saya rindukan selama liburan itu ya berkumpul dan bercerita bareng teman-teman,” kata Arlita.
Hari pertama masuk sekolah yang biasanya bikin gugup malah jadi momen yang menyenangkan. “Mood saya waktu hari pertama sekolah itu senang sekali. Bisa ketemu dan habiskan waktu sama teman-teman, terutama pas jam kosong, itu rasanya seru banget.”
Kalau ditanya soal rasa malas, Arlita punya jawaban yang cukup inspiratif. “Saya nggak pernah merasa malas sekolah. Soalnya, setiap pagi saat berangkat, saya lihat langit yang cerah dan udara yang segar. Itu bikin semangat banget!”
Persiapan mental juga nggak boleh dilupakan. Menurut Arlita, menjaga kesehatan fisik dan mental itu penting banget. “Saya selalu mencoba berpikir positif supaya dijauhkan dari hal-hal negatif. Itu cara saya siapin diri buat sekolah lagi.”
Saat mood mulai turun, Arlita tahu ke mana harus mencari semangat. “Teman-teman yang lucu itu penyelamat! Mereka bikin saya tersenyum lagi waktu lagi bete.”
Yang paling keren dari Arlita, semangat belajarnya nggak surut meskipun sedang libur panjang. “Saya tetap terbiasa belajar hal baru yang berkaitan dengan pelajaran, jadi pas balik sekolah, semangat itu tetap ada.”
Arlita menunjukkan bahwa sekolah bukan beban kalau kita punya mindset positif dan tujuan yang jelas. Ia juga punya tujuan besar di semester ini. “Saya ingin menjadikan pendidikan sebagai tantangan untuk terus berkembang dan mencapai cita-cita saya. Itu yang bikin saya terus semangat!”
Dari cerita para sahabat kanal KAMU KUAT! Avesiar.com di atas kita bisa lihat bahwa mood campur aduk pasca-liburan itu wajar banget. Tapi yang penting, kita tetap punya tujuan dan cara buat bangkit. Karena walau sekolah bisa bikin males, tapi ada banyak hal baik yang bisa kita capai kalau kita tetap semangat. (Resty)













Discussion about this post