• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Syar'i Muslim Fashion

Literasi Seputar Haid serta Menjaga Diri Bagi Seorang Muslimah dan Apa Kata Mereka

by Ave Rosa
13 Mei 2025 | 23:28 WIB
in Muslim Fashion
Reading Time: 8 mins read
A A
Literasi Seputar Haid serta Menjaga Diri Bagi Seorang Muslimah dan Apa Kata Mereka

Ilustrasi. Foto: ist & Freepik. Kolase: Avesiar

Avesiar – Jakarta

Memahami seputar haid bukan hanya memahami perkara biologis dari wanita, namun juga bagian penting dari ajaran Islam. Sayangnya, banyak muslimah yang masih malu atau belum memahami hukum-hukum haid secara benar.

Padahal, haid berkaitan langsung dengan ibadah seperti shalat dan puasa. Sehingga, mempelajari fiqih haid adalah kewajiban setiap muslimah. Dikutip dari berbagai sumber, literasi syariah mengenai seputar haid berikut semoga bermanfaat!

Apa Itu Haid?

Dalam ilmu fiqih, haid adalah darah yang keluar dari rahim wanita setelah baligh dalam keadaan sehat, bukan karena penyakit atau luka. Haid adalah tanda baligh (dewasa secara syariat), dan durasinya bisa berbeda-beda pada setiap wanita.

Ciri-ciri Darah Haid

• Warna darah biasanya lebih gelap atau hitam

• Teksturnya kental, tidak encer

Bacaan Terkait :

No Content Available
Load More

• Memiliki bau khas yang tidak sedap

Batas Waktu Haid

• Minimal: 1 hari 1 malam (24 jam)

• Maksimal: 15 hari

Jika darah keluar lebih dari 15 hari, maka tidak lagi dihukumi sebagai haid, tetapi istihadhah (darah penyakit), dan perempuan tetap wajib shalat dan puasa.

Larangan Saat Haid

Saat haid, seorang wanita tidak diperbolehkan:

• Melaksanakan shalat dan puasa

• Menyentuh mushaf (Al-Qur’an)

• Membaca Al-Qur’an dalam rangka ibadah (meskipun ada perbedaan pendapat)

• Masuk ke dalam masjid

• Melakukan hubungan intim dengan suami

Namun demikian, wanita yang sedang haid tetap dapat mendekatkan diri kepada Allah dengan:

• Mendengarkan bacaan Al-Qur’an

• Berdzikir dan berdoa

• Membimbing anak-anak belajar agama

Haid dalam Al-Qur’an

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman dalam Surah Al-Baqarah ayat 222:

“Mereka bertanya kepadamu tentang haid. Katakanlah, ‘Haid itu adalah kotoran.’ Maka jauhilah wanita ketika haid, dan janganlah kamu mendekati mereka sampai mereka suci…”

Ayat ini menegaskan bahwa haid adalah kondisi khusus yang membutuhkan penjagaan kesucian, baik secara fisik maupun ibadah.

Hadis-Hadis Tentang Haid

Penjelasan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam tentang haid, di antaranya:

• Haid membatalkan kewajiban shalat dan puasa sementara waktu

• Setelah darah haid berhenti, wanita wajib mandi besar (ghusl)

• Haid dibedakan dari istihadhah dengan melihat warna dan bau darah

Tips Saat Sakit Haid dan Emosi Tidak Stabil

1. Perbanyak Istighfar dan Zikir

Saat haid, perempuan memang tidak bisa shalat atau membaca Al-Qur’an dalam mushaf, tapi zikir, istighfar, dan doa tetap diperbolehkan. Ini bisa membantu menenangkan hati dan menjaga hubungan dengan Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

2. Jaga Pola Makan dan Istirahat Cukup

Kurangi makanan yang memicu sakit perut atau memperburuk mood, seperti makanan berminyak atau tinggi gula. Pilih makanan hangat dan sehat, serta cukup tidur agar tubuh tidak mudah lelah dan emosi lebih stabil.

3. Komunikasikan Perasaan dengan Orang Terdekat

Kadang perasaan tidak enak saat haid hanya butuh tempat untuk dikeluarkan. Bicarakan dengan suami, sahabat, atau keluarga terdekat agar tidak memendam emosi.

4. Gunakan Waktu untuk Refleksi Diri (Muhasabah)

Gunakan masa haid sebagai waktu rehat dari ibadah fisik dan beralih ke ibadah hati, seperti muhasabah diri, mendengarkan kajian, atau membaca tafsir dan buku-buku Islami.

5. Hangatkan Tubuh dan Gunakan Herbal Sunnah

Minum air hangat, gunakan kompres hangat di perut, atau konsumsi herbal seperti habbatussauda (jinten hitam) dan madu yang dianjurkan dalam Islam, bisa meredakan nyeri dan memberi ketenangan.

6. Sabar dan Ingat Pahala dalam Menahan Diri

Rasa sakit dan emosi saat haid adalah ujian. Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda:

“Tidaklah seorang muslim tertimpa rasa sakit, kecemasan, kesedihan… kecuali Allah akan menghapus dosa-dosanya karenanya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Pentingnya Mempelajari Fiqih Haid

1. Haid adalah bagian dari ibadah

Mempelajari fiqih haid wajib bagi setiap muslimah agar ibadahnya sah dan diterima.

2. Kebersihan adalah kunci utama 

Menjaga diri selama haid adalah wujud keimanan, sebagaimana sabda Nabi, “Kebersihan adalah bagian dari iman.”

3. Pentingnya edukasi sejak dini

anak perempuan harus dikenalkan dengan haid secara benar, baik secara medis maupun syar’i.

4. Perlu dukungan lingkungan

pengajian dan penyuluhan tentang haid seharusnya menjadi bagian dari kegiatan rutin masyarakat muslim.

Hukum-hukum haid wajib dipahami oleh para muslimah, karena berkaitan langsung dengan ibadah. Bahkan, jika suami lebih tahu, ia dianjurkan untuk mengajarkan istrinya. Jika tidak, istri wajib bertanya kepada ulama atau mencari ilmu sendiri.

Mengetahui fiqih seputar haid bukan hal tabu, melainkan ilmu penting yang membawa seorang muslimah kepada ibadah yang sah dan diterima. Dengan memahami haid secara syar’i, muslimah bisa menjaga kesucian diri dan melaksanakan ajaran agama dengan lebih sempurna.

Apakah semua muslimah memahami dengan baik tuntunan seputar haid dari literasi yang mereka dapatkan? Beberapa muslimah ini mengemukakan pemahaman mereka.

Dina, Ibu Rumah Tangga

Dina, Ibu Rumah Tangga. Foto: istimewa

Dina, seorang ibu rumah tangga mengungkapkan pandangannya, “Saya tahu haid itu penting untuk dipahami, terutama buat anak perempuan. Tapi saya sendiri ilmunya masih terbatas. Hanya tahu dari orang tua dulu, dan sedikit dari guru ngaji.”

Pengakuan jujur ini mewakili banyak ibu rumah tangga yang sebenarnya ingin memahami lebih dalam, tapi belum mendapat kesempatan atau arahan yang tepat.

Ia melanjutkan, “Saya mengajarkan ke anak saya bahwa kalau haid itu artinya dia sudah baligh. Jadi harus jaga kebersihan, karena Islam sangat menekankan kebersihan. Kebersihan itu bagian dari iman.”

Meski pemahamannya sederhana, namun nilainya sangat besar, menanamkan kesucian lahir dan batin kepada anak sejak dini. Selain itu, masalah yang juga mencuat adalah kurangnya sosialisasi. “Jarang ada pengajian yang bahas haid. Mungkin karena masih dianggap tabu dan memalukan,” ujarnya.

Dalam menjalani masa haid, ia berusaha menjaga kebersihan secara rutin dan berniat menjaga kesucian meski belum semua tuntunan Islam ia kuasai. “Saya menggantinya secara teratur dan bersihkan diri. Saya niatkan semua itu sebagai bagian dari menjaga kesucian seperti yang diajarkan agama,” tutupnya

Ela Rosmala, Ibu Rumah Tangga

Ela Rosmala, Ibu Rumah Tangga. Foto: istimewa

Ela, seorang ibu yang pernah belajar fiqih sejak usia belia, menyatakan pentingnya ilmu ini bagi kaum wanita. “Sangat penting bagi umat muslim karena terkait langsung dengan kesempurnaan atau keabsahan kita dalam beribadah seperti sholat dan puasa,” tuturnya.

Ia menjelaskan bahwa ibadah tersebut hanya bisa dilakukan dalam keadaan suci, yaitu bersih dari hadas besar maupun kecil. Ela mulai mengenal fiqih haid sejak usia 11 tahun, saat belajar di madrasah dan tempat mengaji. Ilmu dasar seperti larangan shalat saat haid dan kewajiban mandi suci sudah ia pahami sejak saat itu.

Saat ditanya tentang penyebaran ilmu haid di masyarakat, Ela optimis. “Insya Allah sudah, karena sekarang ilmu-ilmu agama tidak harus didapat di sekolah atau madrasah. Zaman sudah canggih, bisa cari informasi lewat HP,” katanya.

Meski tidak sedang melaksanakan ibadah wajib saat haid, seorang muslimah tetap dianjurkan menjaga kebersihan dan niat untuk selalu dalam keadaan suci. “Saya biasa ganti menstrual pad setiap 4–5 jam, mencuci tangan sebelum dan sesudahnya, serta membersihkan area tersebut dengan air bersih atau sabun yang lembut,” jelasnya.

Dwi Septiani, Ibu Rumah Tangga

Dwi Septiani, Ibu Rumah Tangga. Foto: istimewa

Menurut Dwi, Pemahaman tentang fiqih haid bukanlah hal sepele bagi seorang muslimah. Ia merupakan bagian penting dalam menjaga keabsahan ibadah, seperti shalat dan puasa. Sebab, wanita yang sedang haid memiliki hukum tersendiri yang telah diatur dalam Islam.

“Sangat penting sekali. Karena merupakan aturan dalam Islam tentang penentuan darah haid. Sebab bisa jadi bukan darah haid yang keluar, ataupun sebaliknya,” ungkap seorang ibu muslimah yang pernah mempelajari fiqih haid sejak masa sekolah.

Ia mengaku mulai mengenal hukum-hukum haid saat duduk di bangku SMP, melalui pelajaran di madrasah. Meski sederhana, ilmu tersebut menjadi bekal penting baginya untuk memahami batasan dalam beribadah.

Dalam mendidik anak perempuannya, beliau menyampaikan pentingnya pendekatan yang lembut dan rutin. “Memberi pemahaman lewat ngobrol, tapi tetap harus diikutsertakan dalam pengajian madrasah,” tuturnya.

Menurutnya, pendidikan agama tidak cukup hanya dari rumah, tapi juga perlu lingkungan belajar yang membina secara spiritual. Namun, ia juga mengungkapkan bahwa sosialisasi tentang fiqih haid di masyarakat masih sangat minim. “Sangat kurang,” jawabnya singkat namun padat.

Hal ini menunjukkan bahwa pembahasan tentang haid masih dianggap tabu, padahal sangat penting bagi kesempurnaan ibadah wanita muslimah.

Dalam hal menjaga kebersihan selama haid, beliau menekankan pentingnya menjaga tubuh tetap bersih dan nyaman. “Ganti pembalut secara rutin, cuci tangan tiap sesudah ganti menstrual pad, bersihkan area tersebut, dan gunakan panties yang tepat,” jelasnya.

Fiqih haid bukan hanya tentang larangan ibadah semata, tetapi juga tentang bagaimana Islam menjaga kesucian, kesehatan, dan kehormatan seorang wanita.

Karena itu, setiap muslimah, baik yang masih remaja maupun yang sudah menjadi ibu, memiliki tanggung jawab untuk terus belajar dan mengajarkan ilmu ini, agar dapat terhindar dari keburukan-keburukan yang dilarang dan diperingatkan dalam syariat Islam, saat menjalani masa haid atau menstruasi. (Resty)

Tags: Boleh Saat HaidDilarang Saat HaidHaidKesucian MuslimahLiterasi HaidThoharoh
ShareTweetSendShare
Previous Post

Terpilih Sebagai Wali Kota di Usia 80, Mantan Presiden Filipina Masih Dipenjara ICC di Den Haag

Next Post

Bea Cukai Arab Saudi Sita 100 Slop Rokok Jemaah Indonesia, PPIH Minta Jemaah Taat Aturan

Mungkin Anda Juga Suka :

Integritas serta Profesional dalam Mengemban Amanat dan Pekerjaan Ditegaskan Islam untuk Mencegah Kerusakan

Integritas serta Profesional dalam Mengemban Amanat dan Pekerjaan Ditegaskan Islam untuk Mencegah Kerusakan

25 Februari 2026

...

Anggota Keluarga yang Berhak Menjadi Wali Nikah Bagi Perempuan dan Wali Hakimnya

Anggota Keluarga yang Berhak Menjadi Wali Nikah Bagi Perempuan dan Wali Hakimnya

29 Oktober 2025

...

Alasan Shalat 5 Waktu Hukumnya Wajib, Pengertian dan Waktu Pelaksanaan

Alasan Shalat 5 Waktu Hukumnya Wajib, Pengertian dan Waktu Pelaksanaan

9 September 2025

...

Wajibnya Berbakti Kepada Kedua Orang Tua dan Keistimewaannya

Wajibnya Berbakti Kepada Kedua Orang Tua dan Keistimewaannya

3 Juli 2025

...

Tuntunan Islam Mengenai Merias Diri atau Make Up Bagi Muslimah dan Komentar Ibu Rumah Tangga

Tuntunan Islam Mengenai Merias Diri atau Make Up Bagi Muslimah dan Komentar Ibu Rumah Tangga

1 Juni 2025

...

Load More
Next Post
Bea Cukai Arab Saudi Sita 100 Slop Rokok Jemaah Indonesia, PPIH Minta Jemaah Taat Aturan

Bea Cukai Arab Saudi Sita 100 Slop Rokok Jemaah Indonesia, PPIH Minta Jemaah Taat Aturan

Wahai Remaja! Sejauh Mana Kamu Memperhatikan Kebersihan Tubuh?

Wahai Remaja! Sejauh Mana Kamu Memperhatikan Kebersihan Tubuh?

Discussion about this post

TERKINI

Menyayat Hati, 8.000 Jenazah Masih Terperangkap di Puing-puing Reruntuhan di Gaza di Tengah 72.000 Jiwa Korban Genosida Israel

3 Mei 2026

Mencermati Hukum Shalat Fardhu di Akhir Waktu Beralasan Menjaga Wudhu

3 Mei 2026

Mengklaim Perang Telah Berakhir, Lebih Baik Tidak Membuat Kesepakatan Sama Sekali dengan Iran

2 Mei 2026

Jadwal Rencana Keberangkatan Jemaah Haji 1447 H, Puncak, dan Kepulangan ke Indonesia

2 Mei 2026

Cara Agar Tidak Terkena PHK, Mengatasi Stress Jika Terkena PHK, dan Tips Move On

1 Mei 2026

Persediaan Rudal dan Drone Iran Cukup untuk Perang Selama Bertahun-tahun, Kata Anggota Parlemen

30 April 2026

Kepiawaian Vivi Herlambang, Pasang Surut Kehidupan Single Parent Tempa Sukses 30 Tahun di Perhotelan

30 April 2026

AS Belanjakan 25 Miliar Dolar AS untuk Perang Melawan Iran, Ungkap Pejabat AS

29 April 2026

Gigihnya Amiruddin Tumanggor, Anak Desa yang Merantau Jadi Cleaning Service, Kini Punya Kampus & SMK

29 April 2026

Tangguhnya Alice Callista, Pernah Hopeless Bangun dari Tidur, Lalu Bangkit, dan Majukan 46 Resto dll

28 April 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video