KAMU KUAT – Jakarta
Warga negara yang baik adalah warga negara yang mengetahui, memahami, dan mengaplikasikan dasar negara serta falsafah bangsa dan negara dalam kehidupan sehari-hari. Hal itu tentu saja mencerminkan dari sikap nasionalisme dan kebanggaan menjadi bangsa Indonesia.
Dikutip dari Wikipedia, Pancasila adalah dasar negara serta falsafah bangsa dan negara Republik Indonesia yang terdiri atas lima sila. Nama ini terdiri dari dua kata dari bahasa Sanskerta: “pañca” berarti lima dan “śīla” berarti prinsip atau asas. Pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia.
Lantas, bagaimana dengan generasi muda di zaman sekarang tahu, memahami, dan mengaplikasikan Pancasila dalam kehidupan mereka? Kali ini kanal remaja dana anak muda KAMU KUAT! Avesiar.com mengulas dan meminta pendapat
Ramanindia Keifasha, Kelas 10, SMM Margonda, Depok

Menurut Ramanindia, Pancasila adalah dasar negara Indonesia. Ia kemudian menjelaskan menurut literasi yang dimiliki bahwa Pancasila melibatkan Moh. Yamin, Soepomo dan Ir. Soekarno dalam penyusunannya di sidang BPUPKI. Pada 18 Agustus 1945, PPKI menetapkan Pancasila sebagai dasar negara pada sidang UUD 1945.
Lantas, apa pendapat siswi tersebut? “Pancasila merupakan dasar dan ideologi negara, alat pemersatu bangsa, dan pedoman hidup seluruh warga negara. Seperti menjadi landasan bagi seluruh hukum, pedoman dalam berperilaku dan penyatu keberagaman,” jelasnya.
Yolanda Shalsabila, Semester 9 Jurusan Akuntansi, Univ. Sumatera Utara, Medan

Pancasila bagi Yolanda, adalah dasar negara Indonesia yang sangat mendalam maknanya. Menurut dua, itu bukan sekadar semboyan atau rangkaian kata-kata indah, tetapi sebuah pedoman hidup yang memuat nilai-nilai luhur untuk menjaga persatuan, kesatuan, dan keadilan sosial di Negara ini.
“Pancasila berfungsi sebagai filter moral yang mengarahkan tindakan dan keputusan kita sebagai bangsa, supaya tetap mencerminkan kebersamaan dan saling menghormati di tengah keberagaman,” ucapnya
Setiap sila di dalamnya memiliki arti penting:
Ketuhanan yang Maha Esa mengajarkan kita untuk menghormati agama dan keyakinan satu sama lain.
Kemanusiaan yang adil dan beradab mengingatkan kita untuk menghargai hak asasi manusia.
Persatuan Indonesia menegaskan pentingnya menjaga persatuan dalam keberagaman.
Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan menekankan prinsip demokrasi yang berkeadilan.
Keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia adalah cita-cita untuk menciptakan masyarakat yang makmur dan sejahtera.
Yolanda menambahkan bahwa Pancasila bukan hanya sekadar simbol, tapi juga bagian dari cara hidup yang harus dipegang teguh oleh setiap warga negara.
Pancasila disusun oleh para founding fathers Indonesia, yang dipimpin oleh Soekarno sebagai Ketua Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). Pancasila pertama kali disampaikan oleh Soekarno pada tanggal 1 Juni 1945, dalam pidatonya yang kemudian dikenal dengan nama “Pancasila” sebagai dasar negara. Setelah melalui proses perdebatan dan pembahasan yang cukup panjang, Pancasila secara resmi ditetapkan sebagai dasar Negara dalam pembukaan UUD 1945 pada 18 Agustus 1945, setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya.
Pancasila itu penting banget bagi Negara kita karena ia bukan hanya sebagai simbol, tetapi juga menjadi pedoman hidup yang mengatur cara kita hidup bersama dalam masyarakat yang sangat beragam. Dengan Pancasila, kita bisa menjaga kerukunan antar umat beragama, suku, dan budaya. Sebagai bangsa yang terdiri dari ribuan pulau dan berbagai kelompok etnis, Indonesia bisa saja terpecah-pecah jika tidak ada landasan yang kuat untuk menyatukan kita. Di sinilah peran penting Pancasila, yang menjadi perekat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Selain itu, Pancasila mengajarkan nilai-nilai seperti keadilan, kebersamaan, dan musyawarah, yang sangat relevan dengan tantangan zaman sekarang. Dalam menghadapi berbagai masalah sosial, ekonomi, dan politik, Pancasila menjadi acuan kita dalam mencari solusi yang terbaik demi kebaikan bersama. Tanpa Pancasila, mungkin kita akan kehilangan arah dan keseimbangan dalam menjalani kehidupan bermasyarakat.
Di tingkat global, Pancasila juga memperlihatkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa yang mampu hidup dalam harmoni meski sangat plural, dan hal itu adalah kekuatan kita. Maka, sudah sepatutnya kita terus menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila agar Indonesia tetap utuh dan maju di masa depan.
Muhammad Farhan Ibrahim, kelas 12, SMA Kesatuan Bogor, Jawa Barat

“Kalau menurut saya, Pancasila adalah suatu dasar negara Indonesia yang berfungsi sebagai ideologi, pandangan hidup dan pemersatu bangsa. Lalu, pancasila itu berasal dari Bahasa Sanskerta yaitu Panca artinya Lima dan sila artinya dasar jadi jika di artikan pancasila itu adalah Lima dasar atau lima prinsip yang menjadi suatu landasan kehidupan berbangsa dan bernegara bagi Indonesia,” ujarnya.
Berdasarkan literatur yang ia dapatkan, Pancasila itu pertama kali diusulkan oleh Ir. Soekarno di Sidang BPUPKI yang dilaksanakan pada Tanggal 29 Mei 1945 – 1 Juni 1945 dan pada Sidang tersebut Membahas tentang dasar Negara dan soekarno juga di dampingi Oleh 2 orang yaitu Mohammad Yamin dan DR. Soepomo yang pada akhirnya memberikan usulan kepada soekarno tentang dasar negara Indonesia dan pancasila ditetapkan sebagai dasar negara itu pada tanggal 18 Agustus 1945 atau lebih tepatnya sehari setelah Kemerdekaan
Ketika ditanya mengapa Pancasila penting bagi negara kita” Farhan menjawab, karena Pancasila adalah Sebagai dasar Negara Indonesia yang di mana semua aturan, kebijakan, sistem pemerintahan itu berdiri di atas nilai-nilai pancasila. “Pancasila juga sebagai pemersatu bangsa, karena Indonesia memiliki banyak sekali Suku,budaya, agama dan bahasa dan pancasila itu menjadi jembatan yang menyatukan semua perbedaan itu. dan juga pancasila itu bisa menjadi Sumber hukum bagi negara karena semua aturan perundang-undangan Negara Indonesia itu harus sesuai dengan Pancasila. (Adam/Rizka)













Discussion about this post