Avesiar – Jakarta
Sepatu untuk sekolah atau pun kuliah adalah salah satu kebutuhan yang memerlukan ketelitian sebelum membeli. Demi asas kemanfaatan dari uang yang dibelanjakan, sepatu haruslah memenuhi criteria agar nyaman, awet, dan value for money.
Dikutip dari berbagai sumber, berikut adalah tipsdan info buat kamu sebelum membeli
1. Tentukan Kebutuhan dan Jenis Aktivitas
Langkah pertama sebelum membeli sepatu adalah menentukan tujuan atau kebutuhan penggunaannya. Apakah sepatu tersebut akan dipakai untuk olahraga, bekerja, jalan santai, traveling, atau acara formal? Setiap aktivitas membutuhkan jenis sepatu yang berbeda, karena masing-masing didesain untuk memenuhi fungsi spesifik.
Misalnya, sepatu lari dibuat dengan konstruksi yang lebih ringan dan fleksibel agar memudahkan gerakan kaki, sementara sepatu hiking dirancang dengan bahan lebih tebal, sol bergerigi, dan daya cengkeram kuat agar aman saat dipakai di medan berbatu.
Sedangkan sepatu kerja formal biasanya lebih mengedepankan estetika dengan material kulit dan desain klasik. Menentukan jenis aktivitas akan membantu mempersempit pilihan serta memastikan sepatu yang dibeli benar-benar sesuai kebutuhan.
2. Pilih Model Sepatu yang Mudah Dipakai
Selain bahan, hal yang tak kalah penting untuk diperhatikan dalam memilih sepatu sekolah adalah model yang digunakan. Usahakan untuk memilih model sepatu sesuai dengan aturan sekolah, dan juga yang simple dan mudah dipakai.
Velcro
Sepatu model velcro merupakan model yang praktis digunakan. Cara pakainya mudah, hanya dengan membuka dan merekatkan kembali velcro. Bagi anak-anak yang belum menguasai teknik mengikat tali sepatu, model sepatu ini sangatlah cocok.
Slip on
Model sepatu slip on juga bisa menjadi pilihan untuk sepatu sekolah. Model sepatu ini sangat simpel dan mudah dikenakan, serta cocok untuk kamu yang tidak mau ribet. Kamu bisa memakai maupun melepas sepatunya dengan cepat. Selain sebagai sepatu sekolah, modelnya yang cukup trendi juga bisa dipakai untuk acara santai di luar sekolah, lho!
Model tali
Sepatu sekolah yang paling populer adalah sepatu sekolah hitam bertali. Beberapa sekolah memiliki aturan untuk mengenakan sepatu warna hitam dengan model ini agar terlihat seragam. Dengan memakai sepatu bertali, anak bisa mengatur lebar atau sempitnya sesuai dengan kenyamanan mereka. Sepatu ini juga akan melekat erat di kaki dan tidak mudah lepas meski digunakan berlari.
3. Perhatikan bahan sepatu
Pemilihan bahan sepatu sekolah adalah poin yang paling penting untuk dipertimbangkan. Bahan yang dipilih akan mempengaruhi kenyamanan memakainya. Sebelum memilih, ketahui dahulu beberapa kelebihan dan kekurangan bahan sepatu berikut ini.
Kanvas
Kanvas merupakan jenis material sepatu sekolah yang paling banyak ditemukan di pasaran. Keunggulan dari sepatu ini memiliki bahan yang ringan dan lentur, permukaannya juga terlihat berserat. Jenis bahan ini mudah dicuci atau dibersihkan hanya dengan di lap menggunakan kain. Meskipun begitu, kamu juga perlu berhati-hati saat merawat sepatu berbahan kanvas.
Simpan sepatu kanvas di tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung. Jika banyak terpapar sinar matahari, sepatu kamu bisa berubah warna dan memudar. Sepatu ini juga mudah menyerap air sehingga tidak cocok dipakai saat musim hujan.
Mesh
Mesh merupakan material berpori besar yang breathable dan banyak ditemukan pada sepatu olahraga. Bahannya breathable yang berarti mempunyai sirkulasi udara yang baik sehingga sepatu tidak mudah apek dan pengap. Bahan mesh juga dikenal ringan.
Sama seperti bahan kanvas, sepatu berbahan mesh juga mudah dicuci. Kamu cukup mencucinya dengan sikat halus dan mengeringkannya di tempat berangin selama kurang lebih 24 jam. Hindari menjemurnya di bawah sinar matahari langsung karena bahannya bisa berubah menjadi kaku.
Kulit sintetis
Kulit sintetis adalah jenis kulit imitasi yang terbuat dari bahan dasar kain dan campuran bahan kimia olahan pabrik. Bahan ini banyak digunakan untuk membuat sepatu karena harganya relatif lebih murah dibandingkan kulit asli. Kamu bisa langsung mengenali sepatu jenis ini dari teksturnya yang mengkilat.
Meski kulit sintetis tidak mudah basah saat terkena air, sebaiknya kamu tidak menggunakannya saat cuaca hujan atau jalanan becek. Supaya tahan lama, kamu harus rajin membersihkannya dengan sabun khusus kulit, lap bagian permukaan sepatu dan usahakan tidak ada air yang masuk ke bagian dalam sepatu.
4. Cermati Model dan Warna yang Mudah Dipadupadankan
Selain faktor teknis, memilih sepatu juga berkaitan dengan personal preference dan kemudahan mix n match dengan berbagai busana. Pilihlah model dan warna yang netral atau sesuai dengan karakter pakaian yang sering digunakan.
Misalnya, sepatu berwarna hitam, putih, atau cokelat cenderung lebih mudah dipasangkan dengan berbagai jenis outfit, baik kasual, semi formal, maupun formal. Jika ingin mencoba sepatu berwarna cerah atau dengan desain mencolok, pastikan tetap sesuai dengan karakter aktivitas dan tidak mengurangi kenyamanan. Sepatu dengan desain sederhana namun elegan biasanya lebih fleksibel untuk berbagai suasana.
5. Bandingkan Harga dan Fitur yang Ditawarkan
Harga sepatu memang sering kali mencerminkan kualitas. Namun, bukan berarti sepatu mahal selalu lebih baik. Banyak sepatu dengan harga terjangkau yang tetap menawarkan kualitas bagus, asalkan jeli saat memilih.
Sebelum membeli, ada baiknya membandingkan harga dari beberapa merek atau toko. Perhatikan pula fitur tambahan yang ditawarkan, seperti teknologi anti-bakteri, waterproof, breathable material, atau teknologi peredam kejut. Fitur-fitur tersebut bisa menjadi nilai lebih yang membuat sepatu lebih nyaman dan awet.
Jika membeli secara online, pastikan membeli dari toko resmi atau marketplace terpercaya untuk menghindari barang palsu yang kualitasnya belum tentu terjamin.
6. Pastikan Ukuran Nyaman di Kaki
Pastikan kamu mengukur kaki dengan tepat agar sepatu yang dikenakan pas dan nyaman dipakai. Jika kamu hendak membelinya lewat offline store, belilah sepatu pada malam hari. Ukuran kaki pada malam hari biasanya jauh lebih besar dibandingkan pada pagi hari.
Namun, jika kamu mau membeli lewat online store, pastikan kamu memperhatikan size chart yang tertera ya. Kamu mungkin akan melihat tiga tipe ukuran, yaitu EU, US, atau UK.
Bagian Outsole
Bagian bawah sepatu menjadi bagian terpenting dalam memberikan cengkeraman yang kuat sehingga tidak mudah terpeleset. Ada beberapa bahan utama yang biasa digunakan, yakni karet, PU, dan TPU.
• Bahan outsole karet, umum dipakai pada sepatu safety atau sepatu lapangan, lebih fleksibel, dan ketahanan panas hingga 300 derajat Celcius selama satu menit. Sol ini tahan pada bahan minyak, tahan abrasi, dan tahan pada bahan kimia. Uniknya jenis sol karet tidak memiliki masa kadaluarsa, tapi sedikit kaku dan berat.
• Bahan outsole PU atau polyurethane, berasal dari bahan elastomer hasil reaksi poliol dari isosianat. Daya tahan 100 derajat Celcius dalam waktu satu menit, tapi tahan pada cairan kimia, minyak, dan handal memberikan daya cengkeram pada permukaan licin. Cenderung lebih fleksibel dan ringan, tapi ada masa kadaluarsa ketika disimpan
• Bahan outsole TPU, terbuat dari bahan termoplastik dan lebih unggul dari sisi daya tahannya. Sol berbahan TPU tidak mengalami hidrolisis, tapi memiliki harga yang cenderung tinggi.
7. Sesuaikan dengan Aturan Sekolah atau kampus
Sebelum memutuskan untuk membeli sepatu sekolah, pastikan kamu sudah mengetahui aturan sekolah dalam hal pemakaian sepatu. Biasanya yang dianjurkan oleh sekolah adalah sepatu berwarna hitam polos dan hitam bertali. Ada sekolah yang mengharuskan sepatu benar-benar berwarna hitam secara keseluruhan. Ada pula yang mengizinkan sepatu dengan kombinasi warna putih.
Ada banyak juga aturan yang mewajibkan kamu untuk memilih satu model tertentu. Kamu tidak perlu khawatir karena saat ini sudah ada banyak sekali sepatu warna hitam yang keren. Jadi, kamu bisa tetap tampil trendi tanpa harus melanggar aturan sekolah atau kampus. (put/dari berbagai sumber)













Discussion about this post