Avesiar – Jakarta
Demonstrasi yang terjadi dan disertai pemadaman internet di Iran diklaim pemerintah Iran terkendali. Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi pada hari Senin, dilansir The New Arab, Selasa (12/1/2026), mengatakan bahwa pemerintah Iran telah mengendalikan situasi sepenuhnya setelah pasukan keamanan mulai menindak demonstrasi di tengah pemadaman internet.
Di lain sisi, Presiden AS Donald Trump mengklaim pada hari Minggu bahwa para pemimpin Iran telah meminta pembicaraan karena Washington mengancam akan campur tangan dalam protes ekonomi nasional yang telah mengguncang negara tersebut.
“Para pemimpin Iran menelepon pada hari Sabtu, pertemuan sedang diatur…mereka ingin bernegosiasi,” kata Trump kepada wartawan di atas pesawat Air Force One.
Presiden AS itu, dikutip dari The New Arab, telah berulang kali mengancam akan mengambil tindakan militer terhadap Iran jika negara itu melukai para demonstran.
Para aktivis mengatakan bahwa hampir 550 orang telah tewas saat protes memasuki minggu ketiga. Kantor Berita Aktivis Hak Asasi Manusia yang berbasis di AS mengatakan bahwa 483 demonstran telah tewas dan 47 anggota pasukan keamanan meninggal dalam protes yang semakin brutal. (ard)













Discussion about this post