Avesiar – Timur Jauh Rusia
Putin mengklaim pada Selasa (12/4/2022), bahwa gambar dan rekaman mayat yang berserakan di kota Bucha di Ukraina adalah palsu, meniru kalimat yang sama yang diberikan juru bicaranya awal pekan ini.
Dia membandingkan tuduhan itu dengan tuduhan tentang penggunaan senjata kimia oleh rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad. “Ini adalah jenis palsu yang sama di Bucha,” kata Putin, dikutip dari Daily Mail UK.
Presiden Belarusia Lukashenko menuduh Inggris melakukan kekejaman di Bucha dengan membawa mayat dari seluruh Ukraina, bukan tentara Rusia yang mendatangkan malapetaka di kota-kota Ukraina saat mereka mundur.
Lukashenko mengklaim bahwa pertunjukan kekejaman Rusia diperlukan untuk mempertahankan pembenaran Barat atas sanksi terhadap Moskow.
“Kami telah membahas operasi khusus psikologis yang dilakukan oleh Inggris. Jika ada di antara Anda yang membutuhkan alamat, detail, nomor plat mobil, merek mobil yang digunakan (mereka) tiba di Bucha dan bagaimana mereka melakukannya, (dinas rahasia) FSB Rusia dapat menyediakan bahan-bahan ini,” kata Lukashenko tentang pembicaraannya dengan Putin, dikutip dari Daily Mail UK.
Sementara itu Putin mengklaim Ukraina telah menyimpang dari kesepakatan yang dibuat pada konferensi perdamaian di Istanbul, dan bahwa pembicaraan berada dalam jalan buntu.
Komentar Putin datang ketika senjata berat Rusia termasuk sistem rudal terlihat bergerak menuju perbatasan dengan Finlandia, beberapa jam setelah Kremlin memperingatkan tetangga utaranya agar tidak bergabung dengan NATO. (ard)













Discussion about this post