• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT!
    • Kanal Kamu Kuat
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home World Economy

Kasus WNI di Pertanian di Inggris, Sedih Dipecat dalam Beberapa Minggu Padahal Sudah Modal Puluhan Juta

by Avesiar
21 Juli 2024 | 23:48 WIB
in Economy
Reading Time: 2 mins read
A A
Sedih, Fenomena Kampus Tawarkan Bayar Tunggakan Kuliah Pakai Pinjol, MUI Mengingatkan

Ilustrasi. Foto: Pexels/Inzmam Khan.

Avesiar – Jakarta

Kasus WNI yang bermimpi bekerja di bidang pertanian di Inggris, belum mendapatkan pekerjaan, dan pernah diberitakan  pada akhir September 2022, ternyata belum berakhir.

Kali ini, dilansir The Guardian, Ahad (21/7/2024), terdapat kasus pekerja Indonesia yang membayar ribuan poundsterling untuk bepergian ke Inggris dan memetik buah di pertanian yang memasok sebagian besar supermarket besar, telah dipulangkan dalam beberapa minggu karena tidak memetik buah dengan cukup cepat.

Pengakuan dari salah satu pekerja WNI itu, untuk menutupi biaya lebih dari 2.000 poundsterling atau sekitar lebih dari Rp 42 juta, agar berangkat ke Inggris pada bulan Mei, dia telah menjual tanah keluarganya serta sepeda motor miliknya dan orang tuanya. Saat itu juga dia merasa tertekan karena menganggur dengan sedikit harta benda sehingga memilih demikian.

Pengawas eksploitasi tenaga kerja sedang menyelidiki tuduhan bahwa ia adalah salah satu dari beberapa pekerja yang dikenakan biaya ilegal hingga 1.100 poundsterling atau sekitar Rp 23 juta oleh sebuah organisasi di Indonesia yang mengklaim bahwa hal itu akan membawa mereka ke Inggris lebih cepat.

Dilansir dalam beritanya, The Guardian mengaku telah berbicara dengan empat pekerja yang dipecat dan dalam tiga kasus terlihat bukti adanya pembayaran biaya kepada pihak ketiga selain lebih dari 1.000 poundsterling yang ditransfer untuk penerbangan dan visa kepada perekrut berlisensi.

Tuduhan pembayaran pungutan liar di Indonesia menimbulkan pertanyaan tentang risiko eksploitasi dalam skema pekerja musiman, yang memungkinkan pekerja dari luar negeri mendapatkan visa enam bulan untuk bekerja di pertanian namun membuat mereka menanggung semua risiko finansial.

Para pekerja mengatakan target di perkebunan di Ledbury termasuk memetik 20 kg ceri dalam satu jam. Salah satu pemetik yang dipecat mengatakan: “Sangat sulit untuk mencapai target karena hari demi hari buah yang dihasilkan semakin sedikit.”

Bacaan Terkait :

No Content Available
Load More

Dia mengatakan dia meminjam uang dari “bank, teman dan keluarga” dan dia masih memiliki hutang lebih dari £1.100. “Kenapa aku berakhir seperti ini? Sekarang saya di Indonesia tanpa pekerjaan… Ini tidak adil bagi saya karena saya sudah berkorban begitu banyak.”

Kelima pria tersebut baru tiba di Inggris pada pertengahan Mei dan semuanya diberhentikan dari Haygrove pada 24 Juni, dengan penghasilan antara 2.555 dan 3.874 poundsterling atau sekitar Rp 53 juta dan Rp 81 juta. Setelah biaya perjalanan ke Inggris dan juga dipotong biaya hidup, beberapa orang mengatakan bahwa mereka mempunyai hutang yang besar.

Dilansir The Guardian, dua pria tersebut melarikan diri ke London dan menolak menaiki penerbangan pulang yang dipesan pada tanggal 25 Juni. Mereka kini diberi pekerjaan baru di tempat penampungan setelah ada intervensi dari aktivis kesejahteraan migran.

Investigasi Gangmasters dan Otoritas Penyalahgunaan Tenaga Kerja dibuka bulan lalu. (ard)

Tags: Dipecat dalam Beberapa MingguKasus WNI di InggrisWNI Kerja di Pertanian Inggris
ShareTweetSendShare
Previous Post

Kompetisi Pidato Nasional Moderasi Beragama Diramaikan 1.236 Peserta Gen Z, Pendaftaran Ditutup

Next Post

Fenomenalnya Capres Inkumben AS Joe Biden Rela Mundur dan Mendukung Kamala Harris, Demokrat Pertimbangkan Kandidat

Mungkin Anda Juga Suka :

Gelombang Panas Menggila, Tunisia Padamkan Listrik Bergilir untuk Hindari Pemadaman Total

Gelombang Panas Menggila, Tunisia Padamkan Listrik Bergilir untuk Hindari Pemadaman Total

19 Juli 2026

...

Warga AS Menanggung Biaya Bahan Bakar Tambahan Lebih dari  40 Miliar Dolar Setelah Sejak Ikut Israel Perang Menyerang Iran

Warga AS Menanggung Biaya Bahan Bakar Tambahan Lebih dari  40 Miliar Dolar Setelah Sejak Ikut Israel Perang Menyerang Iran

19 Mei 2026

...

Trump Mengakui Tidak Peduli dengan Ekonomi Rakyatnya, Yang Penting Iran Tidak Punya Nuklir

Trump Mengakui Tidak Peduli dengan Ekonomi Rakyatnya, Yang Penting Iran Tidak Punya Nuklir

13 Mei 2026

...

AS Belanjakan 25 Miliar Dolar AS untuk Perang Melawan Iran, Ungkap Pejabat AS

AS Belanjakan 25 Miliar Dolar AS untuk Perang Melawan Iran, Ungkap Pejabat AS

29 April 2026

...

Imbas Serangan AS-Israel ke Iran yang Membuat Selat Hormuz Ditutup, 13 Juta Barel Hilang Setiap Hari

Imbas Serangan AS-Israel ke Iran yang Membuat Selat Hormuz Ditutup, 13 Juta Barel Hilang Setiap Hari

25 April 2026

...

Load More
Next Post
Pemilu Lokal Tunisia 24 Desember, Banyak Partai Politik Serukan Boikot

Fenomenalnya Capres Inkumben AS Joe Biden Rela Mundur dan Mendukung Kamala Harris, Demokrat Pertimbangkan Kandidat

Telinga Bindeng, Penyebab Mulai yang Ringan Sampai Serius  dan Penanganannya

Telinga Bindeng, Penyebab Mulai yang Ringan Sampai Serius  dan Penanganannya

Discussion about this post

TERKINI

JNE dan Penerbit Gramedia Widiasarana Indonesia (GRASINDO) Luncurkan Komik Pengantar Kebahagiaan, Mengangkat Kisah Para Kurir yang Menghubungkan Kebahagiaan

21 Agustus 2026

Atas Instruksi Presiden, Hingga Hari Kelima 253 Ton Bantuan Logistik Telah Dikirim ke NTT

20 Agustus 2026

Meta Digugat dengan Tuduhan Menutupi Penelitian Internal Soal Instagram Bersifat Adiktif dan Berpotensi Bayar 200 Miliar Dolar

19 Agustus 2026

Serunya Lomba Mewarnai dan Makan Rendang Saat Rayakan HUT RI ke-81 di Gadang Barubah

18 Agustus 2026

Delapan Mahasiswa Ajukan Uji Konstitusionalitas Akreditasi Perguruan Tinggi ke MK, Soal A Menjadi B

18 Agustus 2026

Sayembara Iran, 30.000 Hingga 60.000 Dolar Uang Jasa Menangkap atau Membunuh Tentara AS yang Serang Iran

17 Agustus 2026

Hukum Islam Soal Hormat Bendera Merah Putih Menurut NU dan Muhammadiyah

16 Agustus 2026

TAU Meluluskan 237 Sarjana serta Magister Berbasis Technopreneurship dan Sustainability di Wisuda Ke-XI

15 Agustus 2026

Gempa M7,7 Flores Akibatkan 47 Meninggal dan 157 Rumah Rusak, BMKG Catatkan 235 Gempa Susulan serta Kordinasinya

15 Agustus 2026

Lebih dari 1000 Kebakaran Hutan Membara di Eropa, Prancis dan Inggris Alami Rekor Suhu Panas Ekstrem

14 Agustus 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT!
    • Kanal Kamu Kuat
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video