• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Healtech Hidup Sehat

Telinga Bindeng, Penyebab Mulai yang Ringan Sampai Serius  dan Penanganannya

by Avesiar
23 Juli 2024 | 22:40 WIB
in Hidup Sehat
Reading Time: 4 mins read
A A
Telinga Bindeng, Penyebab Mulai yang Ringan Sampai Serius  dan Penanganannya

AVESIAR - 23 JULI - Telinga Bindeng, Penyebab Mulai yang Ringan Sampai Serius dan Penanganannya. Foto: put/Avesiar.com

Avesiar – Jakarta

Telinga terasa bindeng baik satu atau keduanya mungkin pernah Anda alami. Hal ini bisa terjadi ketika kita bepergian naik pesawat, sehabis berenang, atau saat udara dingin seperti ketika berada di puncak pegunungan.

Bindeng adalah kondisi ketika saluran eustachius, yang berada di tengah telinga dan belakang hidung, tersumbat. Dampaknya, telinga terasa penuh, membuatnya terasa tertekan, berdenging, maupun sakit, hingga pusing, dan pendengaran teredam.

Jika bindeng terjadi sesekali, tentu tidak menjadi masalah. Namun, jika terjadi terus-menerus, maka Anda harus tahu penyebab sehingga dapat ditangani dengan segera. Dikutip dari laman Hello Sehat, Selasa (23/7/2024), inilah penjelasannya.

Penyebab telinga bindeng

Tidak hanya kesulitan dalam mendengar, telinga bindeng terkadang muncul bersama dengan bunyi denging, rasa nyeri, pusing, telinga terasa penuh, dan gangguan keseimbangan. Gejala tersebut bisa muncul secara perlahan atau mendadak.

Keadaan demikian bisa diobati dengan mudah, namun ada yang bertambah parah. Yang harus dilakukan yaitu segera lakukan pemeriksaan dokter untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat.

Berikut penyebab telinga bindeng:

Bacaan Terkait :

No Content Available
Load More

1. Kotoran telinga menumpuk

Penyebab telinga bindeng yang paling sering terjadi adalah kotoran telinga yang menumpuk. Sebenarnya, kotoran telinga (serumen) dapat membunuh kuman sehingga membantu melindungi telinga dari infeksi.

Ketika Anda mengunyah, berbicara, atau menguap, serumen akan berpindah dari telinga bagian dalam ke telinga bagian luar. Ini membuat kotoran telinga ini menjadi kering dan terkelupas.

Membersihkan telinga dengan menggunakan cotton bud biasanya akan mendorong kotoran lebih dalam ke telinga. Kebiasaan ini bisa menyebabkan kotoran telinga menumpuk dan lebih sulit untuk dibersihkan.

Seiring waktu, penumpukan kotoran bisa menyumbat telinga dan membuat telinga Anda meredam. Anda menjadi sulit mendengar, telinga terasa penuh, sakit dan gatal, serta berdering.

2. Mendengar suara yang keras

Telinga meredam juga bisa diakibatkan oleh suara keras. Hal ini bisa terjadi saat Anda mendengarkan suara yang terlalu keras atau bising, misalnya suara ledakan atau tembakan.

Suara-suara tersebut berpotensi merobek gendang telinga dan menimbulkan gangguan sementara. Telinga yang meredam ini umumnya akan mereda jika robekan pada gendang telinga sudah sembuh.

Robekan pada gendang telinga yang tidak sembuh bisa menyebabkan gangguan pendengaran jangka panjang, termasuk kehilangan pendengaran.

3. Penyakit Meniere

Penyakit Meniere adalah gangguan telinga yang dapat menyebabkan kehilangan pendengaran, telinga berdenging, pusing atau vertigo yang parah, serta telinga yang terasa penuh.

Melansir National Institute on Deafness and Other Communication Disorders (NIDCD), serangan pusing bisa terjadi secara tiba-tiba atau setelah tinnitus atau telinga bindeng beberapa saat.

Penyebab kondisi ini tidak diketahui secara pasti, tetapi diyakini akibat penumpukan cairan di telinga bagian dalam. Penumpukan cairan ini bisa terjadi akibat infeksi virus, gangguan autoimun, atau alergi.

4. Tinnitus

Ketika Anda merasa pendengaran seperti meredam disertai kemunculan suara dengung, deru, desis, decak, atau siulan pada telinga, bisa jadi ini merupakan gejala tinnitus.

Ini terjadi karena telinga mendengar suara bising yang keras, penggunaan obat-obatan antiradang nonsteroid, atau juga disebabkan oleh gangguan lain, seperti infeksi telinga atau cedera kepala.

Tergantung pada kondisi yang menjadi penyebabnya, tinnitus dapat membaik seiring waktu dengan pengobatan dokter atau Anda bisa memiliki kondisi ini dalam waktu yang lama.

Tidak ada obat khusus untuk penyakit ini. Namun, tetapi perawatan dan terapi yang didapatkan dari dokter bisa membantu Anda mengurangi gejala.

5. Infeksi telinga tengah (otitis media)

Otitis media atau juga bisa menjadi penyebab dari telinga bindeng, terutama pada anak. Kondisi ini terjadi ketika telinga bagian tengah meradang dan terjadi penumpukan cairan akibat infeksi bakteri atau virus.

Selain kesulitan mendengar, telinga bisa terasa sakit dan demam akan muncul. Biasanya, kondisi ini terjadi akibat flu atau pilek yang Anda alami sebelumnya.

Telinga meredam akibat flu (pada orang dewasa dan anak berusia 12 tahun ke atas) umumnya bisa diobati dengan obat yang mengandung dekongestan untuk mengurangi gejala tersebut.

Gangguan telinga ini biasanya akan membaik dengan sendirinya. Namun, bila tidak membaik, kemungkinan penumpukan cairan sudah terinfeksi dan kondisi sudah kronis. Ini membutuhkan perawatan dokter lebih lanjut.

6. Tumor

Meskipun tidak umum, tumor di sepanjang saraf yang menghubungkan telinga ke otak atau di telinga bagian dalam dapat menyebabkan gangguan pendengaran, termasuk telinga bindeng.

Biasanya, tumor ini ditemukan pada orang yang mengalami gangguan pendengaran di satu telinga, tetapi tidak pada yang lain. Pusing dan vertigo juga merupakan tanda kemungkinan adanya tumor.

Diagnosis dini tumor dapat mempercepat pengobatan, yang tentu bisa mencegah tumor bertumbuh semakin besar. Segera periksakan diri ke dokter jika menemukan gejala-gejala di atas. (put)

Tags: Kuping BindengPenyebab BindengTelinga Bindeng
ShareTweetSendShare
Previous Post

Fenomenalnya Capres Inkumben AS Joe Biden Rela Mundur dan Mendukung Kamala Harris, Demokrat Pertimbangkan Kandidat

Next Post

Wapres AS Kamala Harris Mendapat Dukungan Biden dan Delegasi, Berharap Resmi dari Partai Demokrat

Mungkin Anda Juga Suka :

Kalori yang Terbakar Jika Berjalan Kaki Selama 30 Menit

Kalori yang Terbakar Jika Berjalan Kaki Selama 30 Menit

27 Mei 2026

...

Penyakit Hati yang Merusak Diri Menurut Al Qur’an dan Hadits

Penyakit Hati yang Merusak Diri Menurut Al Qur’an dan Hadits

21 Mei 2026

...

OCD Moral, Selalu Berusaha Membuktikan Bahwa Anda Adalah Orang Baik Satu Gejalanya

OCD Moral, Selalu Berusaha Membuktikan Bahwa Anda Adalah Orang Baik Satu Gejalanya

11 Mei 2026

...

Apa yang Disebut Narcissistic Collapse atau ‘Keruntuhan Narsistik’ dan Cara Melindungi Diri Anda

Apa yang Disebut Narcissistic Collapse atau ‘Keruntuhan Narsistik’ dan Cara Melindungi Diri Anda

5 Mei 2026

...

Menjalani Usia Paruh Baya yang Identik dengan Midlife Crisis, Kiat Sehat Psikis dan Fisik

Menjalani Usia Paruh Baya yang Identik dengan Midlife Crisis, Kiat Sehat Psikis dan Fisik

22 April 2026

...

Load More
Next Post
Kapal Selam Nuklir AS Datang ke Korea Selatan Ditanggapi Korut dengan Rapat Penting

Wapres AS Kamala Harris Mendapat Dukungan Biden dan Delegasi, Berharap Resmi dari Partai Demokrat

Menang Atas Belgia, Fans Maroko Juga Kibarkan Bendera Palestina Sebagai Tanda Cinta

Warga Palestina Tidak Peduli Apakah Biden, Harris, atau Trump: Pendukung Utama Genosida Israel di Gaza Tetap Saja AS

Discussion about this post

TERKINI

Kolumbia Gelar Pilpres yang Diikuti 10 Kandidat dan Lebih Dari 40 Juta Warga di Tengah Polarisasi

1 Juni 2026

Laporan Tes Kognitif Trump Dibahas Analis Medis CNN

31 Mei 2026

Jemaah Haji per 1 Juni Bertahap Kembali ke Indonesia Usai Ditutup Rangkaian Ibadah di Armuzna

31 Mei 2026

Minuman-minuman Favorit yang Menurut Studi Membuat Risiko Demensia Lebih Rendah

30 Mei 2026

Konsep Pria Alfa atau Alpha Male, Memahami serta Kontroversi dan Alternatif Maskulin Sehat

30 Mei 2026

Risiko Pertumpahan Darah Besar Jika AS Lakukan Agresi Militer Terhadap Kuba Demi Kedaulatannya

29 Mei 2026

Kunci Bahagia Rumah Tangga dan Pola Komunikasinya dalam Islam

29 Mei 2026

Uranium yang Diperkaya Iran Bukan Bagian dari Negosiasi, Sebut AS-Israel Tetap Niat Menggulingkan Negaranya

28 Mei 2026

Gagal Berangkat Haji, 118 Calon Haji Ilegal Dicegat di Soekarno-Hatta, Kualanamu, dan Sultan Hasanuddin

28 Mei 2026

Kalori yang Terbakar Jika Berjalan Kaki Selama 30 Menit

27 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video