Avesiar – Jakarta
Olahraga yang murah dan menyehatkan dan bisa dilakukan hampir kapan saja adalah jalan santai dan jogging atau lari santai. Bagi Anda yang menyukai olahraga yang membutuhkan aktifitas lebih cepat, dapat memilih jogging.
Jogging atau lari santai ini memiliki banyak sekali manfaat bagi fisik kita dan juga mental. Dikumpulkan dari beberapa sumber, 20 manfaat ini bisa Anda rasakan melalui olahraga jogging.
1. Memperkuat sistem imun
Jogging menguatkan respons tubuh terhadap penyakit yang membantu Anda terhindar dari berbagai gangguan kesehatan. Selain itu, aktivitas ini merangsang sirkulasi makrofag yang dapat menghalau infeksi, baik infeksi bakteri maupun virus. Karena itu, jogging secara konsisten akan membuat tubuh menjadi lebih bugar dan tidak mudah sakit.
2. Menurunkan berat badan
Jogging secara teratur menjadi salah satu cara mudah untuk mencegah kelebihan berat badan. Jogging selama 30 menit dapat membakar sekitar 200-500 kalori. Jika dibarengi dengan diet sehat dan seimbang, jogging bisa bekerja efektif untuk mengendalikan berat badan. Selain itu, ketika kecepatan jogging meningkat, maka pembakaran kalori pun bisa ikut meningkat.
3. Meningkatkan kesehatan paru-paru
Bukan hanya baik untuk jantung, jogging juga memiliki manfaat bagi paru-paru. Ketika melakukan jogging, paru-paru akan bekerja lebih keras untuk memasok oksigen tambahan yang dibutuhkan otot sehingga membantu paru-paru menjadi lebih kuat. Dibandingkan orang yang jarang jogging, mereka yang rajin jogging biasanya memiliki kemampuan yang lebih baik untuk mengekstrak oksigen dari paru-paru dan darah.
4. Menjaga kesehatan jantung
Ketika melakukan jogging, jantung benar-benar terpompa dan membantu memperkuat jantung dan pembuluh darah, serta meningkatkan aliran oksigen ke seluruh tubuh. Sebuah studi yang diterbitkan oleh British Journal of Sports Medicine menemukan bahwa risiko kematian dini akibat masalah jantung dan peredaran darah menurun 30 persen.
5. Membakar Kalori dengan Efisien
Jogging merupakan metode pembakaran kalori paling efisien. jogging selama 30 menit dapat meningkatkan metabolisme tubuh dan membakar setidaknya 200-500 kalori.
Ketika kecepatan jogging Anda meningkat, proses pembakaran kalori juga akan meningkat, bahkan hingga lebih dari 10 kalori per menit per milnya.
6. Memberikan Pasokan Energi
Semakin sering Anda berjogging, maka semakin banyak pula energi yang Anda miliki. Ini adalah paradoks dari jogging yang justru akan memberikan pasokan energi dan peningkatan stamina tubuh.
Manfaat jogging juga akan membuat Anda tidur lebih cepat dan meningkatkan kualitas tidur malam Anda.
7. Mempertahankan dan memperkuat otak serta daya ingat
Jika Anda memiliki masalah dengan kemampuan daya ingat, cobalah untuk melakukan jogging secara rutin sebab jogging dapat memengaruhi fungsi otak, baik dalam jangka pendek maupun panjang. Dengan melakukan jogging secara rutin, supply aliran darah ke otak meningkat sehingga otak bisa mendapatkan pasokan nutrisi dan oksigen yang digunakan dalam metabolisme sel-sel otak.
Bukan hanya itu, jogging teratur juga dapat meningkatkan ukuran hippocampus, area otak yang berperan penting dalam pemrosesan memori serta memperlambat penyusutan hippocampus yang menyebabkan kehilangan ingatan seiring usia.
Kombinasi antara kecepatan jogging yang lambat dan latihan aerobik dengan porsi sedang berkhasiat untuk melawan kelelahan mental dan meningkatkan kekuatan otak.
Anda memang bisa menjaga kebugaran otak dengan bermain teka-teki Sudoku atau catur. Namun, manfaat jogging juga cukup baik untuk melatih fokus hingga pengambilan keputusan.
8. Menjaga kesehatan kardiovaskular
Jogging merupakan salah satu latihan kardio terbaik yang dapat dilakukan. Berlari minimal 10 menit sehari dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular secara signifikan. Selain itu, jogging juga diketahui dapat mengontrol detak jantung yang merupakan indikator penting dari kesehatan dan kebugaran secara keseluruhan.
9. Memperkuat otot
Bukan hanya menjaga kesehatan tulang, jogging juga dapat membantu tubuh menjadi lebih kencang sebab kegiatan ini melibatkan otot-otot besar seperti otot paha belakang, betis, bokong, dan lain-lain.
Perlu diketahui juga bahwa setiap kali tubuh bekerja lebih keras dari biasanya, maka otot-otot tubuh akan mengalami stres fisik yang akan memengaruhi jaringan di otot dan membuat tubuh menjadi lebih kuat.
Selain betis, otot paha depan dan gluteal akan menstabilkan gerakan lari Anda. Otot paha depan akan menuntun langkah Anda saat jogging serta kemampuan saat berlari menanjak. Sementara otot paha belakang akan menghasilkan tenaga.
10. Tulang belakang fleksibel
Di antara tulang belakang, terdapat bantalan pelindung yang dinamakan diskus. Bagian ini dapat menjadi susut ketika usia bertambah. Kebiasaan duduk terlalu lama biasanya akan meningkatkan tekanan pada diskus, sebaliknya rutin bergerak atau beraktivitas fisik akan membuat diskus tersebut tetap fleksibel.
Dilansir dari Klikdokter, sebuah studi menemukan bahwa seorang pelari memiliki hidrasi diskus yang cenderung lebih baik sehingga dapat membuat tulang belakang tetap fleksibel meski usia terus bertambah.
11. Membuat tidur lebih nyenyak
Jogging secara rutin di sore hari dapat membuat tubuh dan pikiran bisa menjadi lebih rileks sehingga menurunkan risiko insomnia. Setelah jogging di sore hari, biasanya tubuh akan merasa lelah yang nantinya dapat membuat Anda tidur lebih nyenyak dan berkualitas. Selama tidur inilah tubuh akan melakukan proses regenerasi terhadap sel-sel sehingga Anda bisa bangun pagi dengan tubuh yang segar.
12. Mengatasi depresi
Stres berlebihan bisa berdampak buruk bagi kesehatan, salah satunya dapat mengubah fungsi otak. Sebuah studi menemukan, berolahraga secara rutin dapat mencegah Anda mengalami efek merugikan dari stres. Studi terbaru dari Brigham Young University yang dilansir dari Klikdokter memperlihatkan bahwa tikus yang mengalami stres dan secara teratur berlari di atas roda memiliki performa serta memori yang lebih baik.
13. Mengurangi risiko flu
Sebuah studi dari British Medical Journal yang dilansir dari Kompas menemukan bahwa olahraga mengurangi risiko flu dan infeksi pernapasan lainnya hingga 50 persen. Gejala penyakit pernapasan atas juga lebih ringan sekitar 32-41 persen pada orang yang sering berolahraga dibandingkan mereka yang jarang berolahraga.
14. Menurunkan resistensi insulin
Resistensi insulin adalah salah satu penanda prediabetes, di mana sel-sel dalam tubuh sama sekali tidak merespon insulin. Sebuah penelitian menemukan bahwa jogging secara teratur dapat membantu menurunkan resistensi insulin. Para peneliti mencatat bahwa hal ini kemungkinan besar dipengaruhi oleh adanya penurunan lemak tubuh.
15. Menjaga kesehatan tulang
Manfaat lain dari jogging yang bisa Anda dapatkan adalah kesehatan tulang yang selalu terjaga. Dengan jogging rutin, tubuh akan mempersiapkan tulang untuk bisa menahan tekanan tambahan dengan memperkuat tulang dan mencegah cedera. Ketebalan tulang pun akan bertambah dan mencegah terjadinya masalah seperti osteoporosis, osteoarthritis, dan lain-lain.
16. Anti penuaan
Jogging juga bermanfaat bagi kecantikan kulit dan membuat kulit tampak lebih segar dan awet muda. Hal ini dikarenakan kulit mendapat lebih banyak oksigen dan pasokan darah. Agar manfaat ini lebih terasa, pastikan juga untuk melengkapi dengan penggunaan tabir surya saat jogging di luar rumah.
17. Membuat hati bahagia dan positif
Jogging juga dapat membantu meningkatkan suasana hati, konsentrasi, dan kualitas hidup Anda secara keseluruhan. Tak hanya itu, selama melakukan jogging, tubuh Anda juga akan melepaskan hormon endorfin yang mampu membantu meningkatkan semangat serta menciptakan perasaan positif. Oleh karena itu, kapan pun Anda merasa kecewa atau sedih, cobalah jogging sekitar 30 menit untuk mengubah perasaan menjadi lebih positif.
Ketika jogging, Anda pun akan mendapat banyak udara segar, dan inilah yang akan mengatasi masalah yang menjadi beban pikiran lebih cepat. Anda juga dapat merasakan manfaat pemulihan kesehatan mental dari sesi jogging dapat bertahan lama setelah Anda pulih secara fisik.
18. Sarana yang tepat untuk pemulihan
Jogging bisa mempercepat pemulihan dari sesi latihan yang intens atau jarak yang lebih jauh. Untuk proses pemulihan, Anda hanya perlu jogging ringan pada 30-60 persen dari detak jantung maksimal. Kegiatan lain untuk pemulihan termasuk berjalan, berenang, bersepeda, yoga, atau peregangan ringan.
19. Membuka Potensi Kreatif
Jogging juga dapat membuka pikiran Anda untuk mendapatkan inspirasi dan mengatasi beragam tantangan dalam aktivitas sehari-hari.
Hanya dengan jogging, Anda bisa membuka pikiran bawah sadar untuk mencari ide atau solusi dari permasalahan yang sedang Anda hadapi.
Orang-orang yang beraktivitas fisik di luar ruangan dapat menghasilkan setidaknya satu ide menarik dibandingkan yang sedikit melakukannya. Karena itulah, jogging juga berelasi dengan kreativitas.
20. Mengefisienkan Pernapasan
Manfaat jogging juga dapat membantu Anda bernapas lebih efisien. Saat berlari, otot dan sel Anda bergantung pada pengiriman oksigen secara konstan dan pengeluaran karbon dioksida.
Proses tersebut dapat mendorong gerakan sehingga pernapasan menjadi lebih baik. Pernapasan yang lebih efisien ini akan memastikan fungsi otot diafragma juga lebih baik.
Lakukanlah jogging untuk memperkuat diafragma dan melatih pernapasan. jogging juga baik untuk mengoptimalkan masuknya kadar oksigen ke dalam tubuh.
Selamat berolahraga!
(adm/dari berbagai sumber)













Discussion about this post