• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT!
    • Kanal Kamu Kuat
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home World Freedom for Palestine

Prajurit Israel Diburu Sebagai Penjahat Perang Mulai dari Brasil Hingga Srilanka

by Ave Rosa
15 Januari 2025 | 22:19 WIB
in Freedom for Palestine
Reading Time: 4 mins read
A A
Prajurit Israel Diburu Sebagai Penjahat Perang Mulai dari Brasil Hingga Srilanka

Kebiadaban, arogansi, dan tidak tahu malunya Tentara Israel yang berpose dengan mainan yang ditemukan di sebuah rumah Palestina yang dihancurkan oleh pasukan Israel selama serangan yang sedang berlangsung di Gaza. Mereka membagikan foto tersebut di Instagram. Foto: Israel Genocide Tracker on X via TRT World

Avesiar – Jakarta

Kejahatan perang yang ditampilkan melalui video dengan arogan dan tidak tahu malu oleh tentara Israel di Gaza selama lebih dari 1 tahun telah membuat banyak negara geram. Dikutip dari TRT World, minggu lalu, keadaan mulai berubah ketika pengadilan Brasil mengambil langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk meminta pertanggungjawaban seorang tentara tersebut.

Hal itu dibuktikan pada Ahad (12/1/2025), di mana liburan seorang tentara Israel bernama Yuval Vagdani di Brasil tiba-tiba terganggu oleh delapan panggilan panik dari Kementerian Luar Negeri Israel, konsul, dan keluarganya.

Ia kemudian membalas panggilan tersebut dan sadar bahwa unggahan media sosialnya sendiri, yang tanpa malu-malu memamerkan kejahatan perang yang dilakukan di Gaza, telah membuat Pengadilan Federal Brasil membuka penyelidikan kejahatan perang terhadapnya.

Bukti dari Vagdani sendiri, yang menunjukkan tentara Israel dengan santai menanam bahan peledak di sekitar rumah warga sipil di Gaza, serta momen ledakan yang ia publikasikan, menjadi alat bukti yang dipermasalahkan menurut The Hind Rajab Foundation (HRF), sebuah LSM yang dinamai berdasarkan nama gadis berusia enam tahun yang dibunuh oleh pasukan Israel. LSM HRF berada di balik pengaduan pidana tersebut.

Kepada media lokal Israel setelah melarikan diri, prajurit itu mengatakan ia tidak akan kembali lagi ke Brasil dan menggambarkan cobaan beratnya di Brasil seperti “tertembak di jantung.”

“Ini adalah momen tersulit dalam hidup saya; lebih berat dari Nova, lebih berat dari Gaza, lebih berat dari apa pun,” kata Vagdani dalam rekaman audio yang telah beredar sejak saat itu, di mana ia mengakhiri dengan pesan yang mendesak prajurit Israel agar tidak mengunggah tindakan mereka di Gaza untuk menghindari cobaan berat serupa, dikutip dari TRT World.

Tampaknya ua lebih peduli dengan liburannya yang terganggu daripada kehidupan yang hancur karena tindakannya. “Tidak seorang pun ingin mempersingkat perjalanan mereka setelah hanya dua minggu,” tambahnya.

Bacaan Terkait :

Semakin Keruh, Israel Ngotot Tidak Mau Menarik Pasukannya dari Lebanon, Gaza, dan Suriah

Azab Tentara Israel yang Membuldoser Mati Warga Palestina, Bunuh Diri dan Sakit Jiwa Hanya Makan Sayur

Load More

Vagdani kemudian kabur ke Argentina menghindari penangkapan. Argentina sendiri adalah negara yang terkenal karena melindungi penjahat perang Nazi setelah Perang Dunia II dan insiden itu mengungkap akuntabilitas baru bagi prajurit Israel yang telah lama bertindak tanpa hukuman.

Setelah kembali ke Israel, prajurit itu meremehkan unggahan media sosialnya yang ditinjau oleh otoritas hukum Brasil sebagai gambaran polos dari “ledakan yang indah” selama wawancara dengan surat kabar Israel.

Sejak Oktober 2023, jumlah warga Palestina yang dibunuh oleh Israel telah melampaui 46.000 orang, dengan Vagdani memainkan peran aktif sebagai prajurit cadangan dalam perang genosida Israel.

Keputusan pengadilan Brasil tersebut didorong oleh pengaduan oleh HRF yang berbasis di Belgia, yang menuduh Vagdani melakukan kejahatan perang berdasarkan unggahan media sosialnya yang memberatkan dirinya sendiri.

Intelijen Israel dilaporkan mengatur pelarian Vagdani ke Argentina, yang selanjutnya menggarisbawahi sejauh mana otoritas Israel akan berusaha melindungi tentara mereka dari akuntabilitas.

Kesediaan Pengadilan Federal Brasil untuk bertindak secara independen berdasarkan Statuta Roma merupakan tonggak hukum yang signifikan.

Meskipun telah menandatangani statuta tersebut, sebagian besar negara ragu untuk mengadili kejahatan perang yang dilakukan di luar negeri. Dengan memulai penyelidikannya sendiri, Brasil telah membuat preseden yang dapat mendorong pengadilan nasional lain untuk mengikutinya.

“Hakim melihat bukti yang memberatkan: foto-foto dirinya yang menanam bahan peledak, video ledakan, dan pernyataannya sendiri tentang hal itu. Kasus ini membuktikan bahwa pengadilan nasional dapat, dan harus bertindak ketika mekanisme internasional tidak berfungsi,” kata Pendiri HRF Dyab Abou Jahjah.

Para ahli sepakat bahwa tindakan semacam itu juga dapat menimbulkan rasa takut di antara tentara Israel tentang risiko hukum perjalanan internasional.

Disebutkan bahwa media Israel seperti Ynet telah menerbitkan panduan perjalanan bagi tentara, memperingatkan mereka tentang risiko penangkapan di luar negeri dan menyarankan tindakan untuk menyembunyikan identitas mereka.

HRF, hingga saat ini, telah mengajukan lebih dari 1.000 kasus ke pengadilan internasional berdasarkan bukti yang terdiri dari rekaman sumber terbuka yang dibagikan tentara Israel di media sosial.

Para tentara yang melakukan kejahatan perang itu telah melarikan diri ke berbagai negara, termasuk Ekuador, Belgia, dan Sri Lanka, di mana seorang tentara membagikan video Instagram dirinya yang membanggakan tentang pembunuhan warga sipil yang tewas yang direkamnya.

HRF mengatakan telah mengajukan kasus ke ICC serta otoritas Italia terhadap Mayor Jenderal Israel, menuntut pertanggungjawaban atas “peran penting” yang dimainkannya dalam menerapkan kebijakan yang sama yang menyebabkan mantan Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant dan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu kehilangan surat perintah penangkapan atas kejahatan perang oleh ICC.

Ketika komunitas internasional bergulat dengan kekejaman di Gaza, kasus-kasus seperti Vagdani menyoroti potensi pengadilan domestik untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh proses ICC yang lambat dan seringkali tidak efektif.

Bagi warga Palestina yang kehidupan dan rumahnya telah hancur, ini adalah langkah kecil namun signifikan menuju keadilan. (ard)

Tags: Brasil Buru Tentara IsraelIsrael Penjahat PerangSrilanka Buru Tentara IsraelTentara Israel DiburuThe Hind Rajab Foundation
ShareTweetSendShare
Previous Post

Penting Nggak Sih Belajar Bahasa Asing? Ini Kata Mereka

Next Post

Lebih Bersemangat dengan Olahraga Favorit

Mungkin Anda Juga Suka :

Inggris Pertimbangkan untuk Melarang Import dan Ekspor Empat Bagian Perdagangan dengan Pemukiman Ilegal Israel di Palestina

Inggris Pertimbangkan untuk Melarang Import dan Ekspor Empat Bagian Perdagangan dengan Pemukiman Ilegal Israel di Palestina

14 Juli 2026

...

Kembali Rampas Tanah Palestina, Pemukim Israel Ilegal Bangun Pos Pemukiman Ilegal di Khan al-Ahmar

Kembali Rampas Tanah Palestina, Pemukim Israel Ilegal Bangun Pos Pemukiman Ilegal di Khan al-Ahmar

2 Juli 2026

...

Semakin Keruh, Israel Ngotot Tidak Mau Menarik Pasukannya dari Lebanon, Gaza, dan Suriah

Semakin Keruh, Israel Ngotot Tidak Mau Menarik Pasukannya dari Lebanon, Gaza, dan Suriah

26 Juni 2026

...

Tikus ‘Menyerbu ‘Pangkalan Pelatihan AL Israel di Haifa Hingga Bau Busuk, Dapur Dikuasai dan Masuk ke Panci

Tikus ‘Menyerbu ‘Pangkalan Pelatihan AL Israel di Haifa Hingga Bau Busuk, Dapur Dikuasai dan Masuk ke Panci

21 Mei 2026

...

Menyayat Hati, 8.000 Jenazah Masih Terperangkap di Puing-puing Reruntuhan di Gaza di Tengah 72.000 Jiwa Korban Genosida Israel

Menyayat Hati, 8.000 Jenazah Masih Terperangkap di Puing-puing Reruntuhan di Gaza di Tengah 72.000 Jiwa Korban Genosida Israel

3 Mei 2026

...

Load More
Next Post
Lebih Bersemangat dengan Olahraga Favorit

Lebih Bersemangat dengan Olahraga Favorit

Passion Bakat Seni Remaja, Mereka Punya Cerita

Passion Bakat Seni Remaja, Mereka Punya Cerita

Discussion about this post

TERKINI

Ijtima Ulama Indonesia Tegaskan Dukungan Mengawal Pembangunan Nasional di Bawah Kepemimpinan Presiden Prabowo

25 Juli 2026

Mencengangkan, Taipan SK Hynix Korea Selatan Harus Membayar Uang Cerai ke Mantan Istri Sebesar 644 Juta Dolar

24 Juli 2026

Hana Nabila Bustami, Kejar Cita-cita ke Inggris di Jurusan Mechanical Engineering with Aeronautics

24 Juli 2026

Agusnadi “The Social Trainer”, Eks Supir Angkot yang Kini Chief Learning & Communications Strategist

24 Juli 2026

Ingin Dongkrak Wisatawan Usai Dihantam Iran, Dubai  Tawarkan Hadiah Bagi Warganya yang Membantu

23 Juli 2026

Diwakili 87 Organisasi di Bawah MUI, KUII ke-8 Pada 26-28 Juli Bahas Hukuman Khusus Bagi Koruptor

23 Juli 2026

Dua Pangkalan AS di Yordania Rusak Dihantam Rudal dan Drone Iran, Tentara AS Tewas dan Luka-luka

22 Juli 2026

Indonesian Education Digitalization Accelerated, President Prabowo Reaffirms Government Commitment

21 Juli 2026

Digitalisasi Pendidikan Indonesia Dipercepat, Presiden Prabowo Kembali Tegaskan Komitmen Pemerintah

21 Juli 2026

Kemenangan Spanyol di Piala Dunia Dirayakan Warga Gaza Palestina di Antara Reruntuhan dan Genosida

20 Juli 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT!
    • Kanal Kamu Kuat
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video