• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home KAMU KUAT

Fotografi yang Menarik Jadi Hobi

by Avesiar
17 Januari 2025 | 23:01 WIB
in KAMU KUAT
Reading Time: 7 mins read
A A
Nikon 400mm Super-telefoto Baru Bisa Jadi ‘Raja Hutan” Fotografi Satwa Liar

KAMU KUAT – Jakarta

Bagi remaja, fotografi bukan sekadar seni memotret gambar. Namun, ini adalah cara mengekspresikan diri, menangkap momen yang penuh makna, dan menciptakan cerita melalui setiap jepretan. Dengan teknologi yang semakin maju, kamera di genggaman tangan kini dapat menjadi alat untuk mengabadikan keindahan dunia di sekitar kita.

Dikutip dari wikipedia, sebagai istilah umum, fotografi berarti proses atau metode untuk menghasilkan gambar atau foto dari suatu objek dengan merekam pantulan cahaya yang mengenai objek tersebut pada media yang peka cahaya. Alat paling populer untuk menangkap cahaya ini adalah kamera. Tanpa cahaya, tidak ada foto yang bisa dibuat.


Pengalaman menciptakan foto-foto unik, menarik, bahkan epik, akan membuat pehobinya akan terus berusaha produktif. Apalagi bagi remaja, membuat foto bagus akan menciptakan kebanggaan tersendiri tentunya. Karena meskipun masih muda, namun mampu produktif menghasilkan jepretan yang mampu menarik perhatian orang banyak.


Remaja dan anak muda berikut tertarik menjadikan fotografi sebagai hobi. Dan apa yang dikatakan oleh fotografer senior ini juga akan menambah wawasan kamu. Yuk kita simak!

Muhammad Ariel Hutama. Siswa Kelas XI, SMAN 2 Tangerang Selatan


Cerita cinta dengan fotografi dimulai sejak remaja ini duduk di bangku SD kelas 4. “Saya suka fotografi sejak SD, terutama fotografi alam,” ujar Ariel Hutama dengan semangat. Ketika itu, saudara kandungnya meminjamkan kamera dan memberinya kesempatan untuk berkreasi. “Awalnya cuman iseng-iseng jepret aja, tapi seiring berjalannya waktu, saya mulai belajar dan akhirnya jadi hobi,” ceritanya. Seiring bertambahnya ilmu tentang fotografi yang ia pelajari, skill-nya semakin berkembang.

Saat memasuki SMA, ariel menemukan kesempatan untuk mengasah kemampuannya lebih jauh. Di kelas 10, ia mendengar tentang Ekstrakurikuler Cinemoon di SMAN 2 Tangerang Selatan, yang fokus pada pembuatan film. “Setelah mendengar dari teman-teman, saya langsung tertarik dan mencari tahu lebih banyak tentang eskul ini,” katanya.

Bacaan Terkait :

Redakan Stres,  Berikut Kebiasaan dan Hobi yang Baik untuk Pria dan Wanita

Foto dan Fotografi, Yuk Cek Definisinya

‘The Kid of Mosul’ Jepretan fotografer Italia Juarai iPhone Awards

Nikon 400mm Super-telefoto Baru Bisa Jadi ‘Raja Hutan” Fotografi Satwa Liar

Load More

Ternyata, Cinemoon ini membuka peluang bagi anggotanya untuk mengembangkan berbagai keterampilan, termasuk fotografi. Dengan keinginan kuat untuk mengembangkan skill fotografi yang dimilikinya, ia bergabung dengan departemen fotografi di eskul tersebut, atau yang lebih dikenal dengan sebutan camera man.

“Walaupun kameraku tidak terlalu canggih, aku tetap belajar dan memaksimalkan kamera yang aku punya,” ujarnya merendah.

Salah satu hal yang membuat perjalanan hobi fotografi semakin menarik adalah kemampuan untuk berbagi ilmu dan pengalaman. “Di eskul Cinemoon, saya juga berbagi ilmu tentang fotografi dengan teman-teman lainnya,” tambahnya.

Selain belajar dari teman-teman di sekolah, ia juga mendapatkan inspirasi dari ayahnya. “Ayah saya juga suka fotografi, jadi saya belajar banyak dari beliau,” kata remaja ini. Ayahnya menjadi sumber motivasi dan inspirasi dalam mengembangkan bakat fotografi serta membantu melihat fotografi sebagai sesuatu yang lebih dari sekadar hobi.

Tidak bisa dipungkiri bahwa dukungan orang tua sangat berpengaruh dalam perjalanan Ariel. “Ayah saya adalah orang yang bijaksana dan sangat pintar. Dari beliau saya belajar banyak hal, mulai dari kehidupan, pelajaran sekolah, hingga fotografi,” ungkapnya dengan penuh rasa terima kasih. Ayahnya selalu memberikan dukungan dan motivasi untuk terus mengembangkan bakat, baik dalam fotografi maupun bidang lainnya.

Untuk memamerkan hasil karyanya, ia juga memiliki akun Instagram yang khusus berisi foto-foto yang diambilnya. “Instagram menjadi tempat saya untuk menunjukkan hasil karya dan berbagi dengan orang lain,” ujarnya bangga.

Di sisi lain, ia memiliki rencana besar untuk mengembangkan hobinya lebih jauh. “Tahun ini, saya dan teman saya berencana untuk membuka usaha fotografi,” katanya. Walaupun peralatan yang dimilikinya belum memadai, mereka berencana untuk mengikuti lomba-lomba fotografi terlebih dahulu. “Kalau menang dan dapat hadiah uang, kami akan gunakan untuk upgrade kamera dan lebih fokus mengembangkan usaha ini,” lanjutnya dengan penuh semangat.

Celvin Octabrilliant Al-Khalifi, kelas 12 SMA BOASH Bogor


Awalnya Celvin hanya sekadar iseng mengambil gambar, tapi dari situlah muncul rasa ingin tahu lebih dalam. Ketertarikan itu berkembang hingga bergabung dengan ekstrakurikuler fotografi di sekolah. Di sana, dia belajar dasar-dasar fotografi, seperti pengaturan pencahayaan, teknik memotret, hingga seni menangkap momen berharga.

“Di ekstrakurikuler itu, saya belajar bahwa fotografi bukan sekadar memotret. Ini tentang bagaimana kita bisa menangkap momen yang mungkin tidak akan terulang,” ujarnya.

Dari berbagai tema fotografi, ia paling suka mengambil gambar bertema human interest. Baginya, foto adalah cara untuk bercerita. “Tema human interest membuat saya merasa lebih terhubung dengan kehidupan sosial. Setiap gambar punya cerita yang mendalam,” katanya. Gambar-gambar tersebut tidak hanya menampilkan keindahan visual, tetapi juga menyampaikan emosi dan pesan bagi yang melihat.

Saat diajak oleh kakaknya untuk membantu di tempat kerja, ia mendapatkan kesempatan pertama untuk menggunakan kamera profesional. Dia dipercaya memotret kegiatan dari awal hingga akhir acara. Dari pengalaman ini, dia tidak hanya belajar tentang fotografi, tetapi juga videografi.

“Diberi kepercayaan untuk memotret dan merekam acara membuat saya semakin menyadari pentingnya fotografi dan videografi. Saya belajar banyak tentang alat dan cara pengoperasiannya,” ungkapnya.

Meskipun saat ini fokusnya masih pada sekolah, dia tidak menutup kemungkinan untuk mengembangkan fotografi di masa depan. Pengalaman memegang kamera, belajar teknik baru, hingga membangun kepercayaan diri di dunia kerja menjadi modal yang sangat berharga. Dukungan dari orang tua membuat celvin semakin semangat untuk belajar dan terus mencoba hal baru dalam fotografi.

“Fotografi mengajarkan saya untuk selalu mencari perspektif baru, baik dalam gambar maupun kehidupan. Ini lebih dari sekadar hobi ini adalah cara saya memahami dunia,” tutupnya.

Muhammad Oddit Pratama, mahasiswa semester 7 Universitas Esa Unggul


Semuanya bermula saat mencoba mengikuti teman yang hobi memotret. Awalnya, fotografi tidak terlalu menarik baginya. Namun, setelah beberapa kali mencoba, rasa penasaran berubah menjadi ketertarikan. “Awalnya coba-coba, tapi kok seru ya? Jadi saya teruskan deh,” katanya.

Hobi ini kemudian berkembang menjadi kesukaan pada objek tertentu. Baginya, setiap objek memiliki cerita yang menarik untuk diabadikan. Dengan ketekunan, ia mulai mengeksplorasi berbagai teknik dan alat fotografi, hingga akhirnya memutuskan untuk lebih serius mendalami bidang ini.

Saat ini, ia menggunakan kamera Canon M3 dengan lensa kit 15-45mm dan lensa fix 50mm. Namun, tidak jarang ia juga memotret menggunakan kamera lain seperti DSLR Canon 500D. Baginya, alat bukanlah batasan, karena yang terpenting adalah kreativitas dalam menangkap momen. “Kadang saya suka coba kamera lain juga. Setiap kamera punya karakteristik yang membuat saya belajar lebih banyak tentang teknik fotografi,” ujarnya.

Hobi fotografi ini tidak hanya memberikan kepuasan pribadi, tetapi juga membuka peluang profesional. Saat magang disebuah perusahan di jakarta, ia dipercaya untuk memotret foto objek sebagai cover majalah. Selain itu, ia juga ditugaskan untuk mengabadikan momen di berbagai acara yang diadakan perusahaan. “Dari bakat ini, saya mulai menghasilkan. Rasanya menyenangkan bisa menjadikan hobi sebagai sesuatu yang bermanfaat,” katanya.

Menariknya, kamera yang ia gunakan bukanlah hasil membeli sendiri, melainkan pemberian dari sang nenek. Kamera itu menjadi lebih dari sekadar alat ia merupakan simbol dukungan dan dorongan untuk terus berkarya.

“Dukungan nenek saya sangat berarti. Kamera ini jadi salah satu alasan saya terus semangat memotret,” katanya.

Bagi dia, fotografi bukan hanya soal gambar yang bagus. Ada makna yang lebih dalam di setiap jepretan. Ia terinspirasi oleh sebuah kalimat yang selalu ia pegang:

“Foto bukan hanya sekadar gambar, tapi juga memiliki makna yang bisa membuat Anda sadar bahwa dunia ini punya banyak momen yang perlu diabadikan.” ujar oddit

Adrianto, Fotografer Senior
Fotografi sering diibaratkan sebagai seni melukis, tetapi alih-alih menggunakan kuas, seorang fotografer melukis dengan cahaya. “Memotret itu sama dengan melukis, hanya kamu melukis dengan cahaya,” kata Adri. Dalam seni ini, seorang fotografer belajar memindahkan keindahan dari dunia nyata ke dalam bingkai atau frame yang ia ciptakan.

Bagi pemula, memulai perjalanan fotografi sering kali terasa membingungkan. Namun, para ahli menyarankan untuk memulainya dengan hal-hal sederhana di sekitar kita. “Mulailah dari yang dekat, seperti pemandangan sekitar rumah atau aktivitas sehari-hari,” tambahnya.

Hal yang paling penting dalam fotografi adalah menentukan Point of Interest (POI) elemen utama yang menjadi cerita dalam sebuah foto. “Apa yang ingin kamu ceritakan melalui foto tersebut? Setelah kamu menemukannya, fokuslah membuat komposisi terbaik untuk menonjolkan POI itu,” jelas sang pakar.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya meminimalkan bidang kosong dalam frame. Terlalu banyak ruang kosong dapat mengaburkan subjek utama dan melemahkan cerita yang ingin disampaikan. Untuk pemula, latihan menjadi kunci utama.

“Di awal, kamu bisa sambil melihat referensi foto di internet, lalu mencoba menirunya dengan sedikit perubahan pada posisi atau subjek,” sarannya. Dengan banyak latihan, fotografer pemula akan lebih mahir memahami teknik pencahayaan, komposisi, dan cara bercerita melalui sebuah gambar.

Fotografi bukan hanya tentang alat yang digunakan, tetapi juga bagaimana seseorang dapat menangkap momen dan menyampaikannya kepada orang lain. “Latihan dan eksplorasi akan membawa kamu menemukan gaya unikmu sendiri,” tutupnya. (Resty)

Tags: FotografiHobi FotografiHobi Motret
ShareTweetSendShare
Previous Post

Asuransi Jiwa, Asuransi Jiwa Syariah, dan Takaful

Next Post

Pantau 8 Tips Mudah Berbahan Alami yang Bikin Wajah Glowing

Mungkin Anda Juga Suka :

Cara Jadi Mahasiswa Tokcer dan Bahkan Bintang Kelas di Kampus

Cara Jadi Mahasiswa Tokcer dan Bahkan Bintang Kelas di Kampus

14 Januari 2026

...

Jenis-jenis Usaha Sederhana yang Cocok untuk Remaja dengan Modal Kecil

Jenis-jenis Usaha Sederhana yang Cocok untuk Remaja dengan Modal Kecil

14 Oktober 2025

...

Kapan Kamu Pernah Mengalami Homesick?

Kapan Kamu Pernah Mengalami Homesick?

13 Oktober 2025

...

Masakan yang Kamu dan Keluargamu Suka Ketika di Rumah dan Bepergian

Masakan yang Kamu dan Keluargamu Suka Ketika di Rumah dan Bepergian

10 Oktober 2025

...

Apa Makna Kecukupan Sesuai Agama dan Kamu Menyikapinya?

Apa Makna Kecukupan Sesuai Agama dan Kamu Menyikapinya?

9 Oktober 2025

...

Load More
Next Post
Tips Gaul Tetap Hemat Tanpa Bikin Dompet Kaget

Pantau 8 Tips Mudah Berbahan Alami yang Bikin Wajah Glowing

Bocah Enam Tahun Memesan Makanan Seharga 1000 Dolar dan Memberi Tip Menggunakan Ponsel Ayahnya

Tips Hemat Jajan di Kantin Sekolah untuk Remaja

Discussion about this post

TERKINI

Pabrik Senjata Israel di Inggris Didemo dan Diterobos Aktivis pro-Palestina Karena Berperan dalam Genosida di Gaza

26 April 2026

Imbas Serangan AS-Israel ke Iran yang Membuat Selat Hormuz Ditutup, 13 Juta Barel Hilang Setiap Hari

25 April 2026

Fatayat NU Memperingati Harlah Ke-76 dengan Ziarah dan Aksi Sosial Serentak

25 April 2026

Trump Ngebet Minta Iran Diganti Italia di Piala Dunia Sejak Maret, Italia Tidak Sudi

24 April 2026

Negara Asal Merek-merek Handphone yang Pernah dan Masih Diproduksi

24 April 2026

Pemilu Pertama Gaza Sejak Lebih dari Dua Dekade Kosong Akan Berlangsung di Deir al-Balah Sabtu Ini

23 April 2026

Iran Peringatkan Negara-negara Teluk Agar Tidak Mengizikan Wilayahnya Jadi Tuan Rumah Serangan

22 April 2026

Menjalani Usia Paruh Baya yang Identik dengan Midlife Crisis, Kiat Sehat Psikis dan Fisik

22 April 2026

Trump Posting di Truth Social Ngamuk-ngamuk Dianggap Dirayu Netanyahu untuk Perang Lawan Iran dan Kredibilitasnya 32 Persen

21 April 2026

Pematangan Giant Sea Wall Pantura Dipercepat, Ratas Dipimpin Presiden Prabowo

21 April 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video