Avesiar – Jakarta
Pelaksanaan Haji dari tahun ke tahun bertepatan dengan teriknya musim panas Saudi. Pada haji tahun lalu, suhu udara melonjak hingga 51,8°C (125°F), yang mengakibatkan lebih dari seribu kematian.
Dilansir TRT World, Kamis (29/5/2025), telah meramalkan cuaca panas hingga sangat panas di tempat-tempat suci tahun ini, dengan suhu tertinggi antara 40°C dan 47°C, suhu terendah dari 27°C hingga 32°C, dan kelembaban udara berkisar antara 15 persen hingga 60 persen, menurut Pusat Meteorologi Nasional, dikutip dari Saudi Press Agency.
Kondisi panas ekstrem diantisipasi oleh otoritas Saudi selama haji 2025, dengan menyediakan area istirahat yang teduh dan sistem pendingin, tenda ber-AC dan monitor panas yang dapat dikenakan, jalan putih yang dapat mengurangi panas, pengaturan untuk distribusi air dan payung, serta salat Jumat yang dipersingkat adalah beberapa solusi yang mereka miliki.
Disebutkan, bahwa Kementerian kesehatan Saudi juga secara aktif mengunggah kiat-kiat di X untuk menghindari kelelahan akibat panas. Mereka telah memberikan saran tentang apa yang harus dikemas dan vaksinasi yang diperlukan, selain kiat-kiat untuk pasien jantung, ginjal, dan asma serta penderita diabetes.
Tidak hanya itu, Gulf News melaporkan pada hari Kamis bahwa Arab Saudi telah meluncurkan jalur pejalan kaki sepanjang 4 km menuju Gunung Arafat, yang dilengkapi dengan trotoar yang memantulkan sinar matahari serta aspal berlapis karet untuk meningkatkan kenyamanan bagi para peziarah lanjut usia dan penyandang disabilitas, mencakup koridor hijau dengan sistem kabut dan air mancur.
Sebanyak 11 ambulans udara, 900 ambulans darat, dan lebih dari 7.500 paramedis dikerahkan Arab Saudi di lokasi-lokasi ziarah utama, bersama dengan pendirian 71 pos pertolongan pertama dan tiga rumah sakit lapangan.
Arab Saudi juga memperkuat sistem perizinannya untuk meminimalkan risiko terkait panas selama haji. Kementerian Haji dan Umrah secara konsisten menekankan bahwa hanya jemaah dengan izin yang sah yang akan diizinkan untuk melaksanakan haji tahun ini. Hal itu menjadi sebuah langkah yang bertujuan untuk mengurangi kepadatan dan memastikan kondisi yang lebih aman di tengah meningkatnya suhu. (put)













Discussion about this post