• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nasional & Opini Kesehatan

Saran Psikolog, Agar Sekolah Tatap Muka Dilakukan Bertahap

by Avesiar
30 Agustus 2021 | 16:53 WIB
in Kesehatan
Reading Time: 2 mins read
A A
Saran Psikolog, Agar Sekolah Tatap Muka Dilakukan Bertahap

Suasana uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) atau sekolah tatap muka hari pertama di SDN Cipinang Melayu 08, Jakarta Timur, Senin (30/8/2021). Foto/MPI/Aldhi Chandra via sindonews

Avesiar – Jakarta

Direktur Indonesia Institut yang juga psikolog rumah konseling Muhammad Iqbal mengatakan, sekolah tatap muka atau pembelajaran tatap muka tidak bisa dilakukan secara sembarangan tanpa ada koordinasi dan persiapan yang matang, karena menyangkut keselamatan dan nyawa guru dan siswa.

Sekolah tatap muka atau pembelajaran tatap muka di beberapa daerah di saat pandemi menjadi polemik, bahkan ditemukan beberapa sekolah seperti di Solo dan Medan menggelar sekolah tatap muka secara diam-diam ini menunjukkan bahwa tingkat kejenuhan siswa dan guru sudah memuncak, mereka ingin segera sekolah dilakukan secara langsung, karena sekolah daring di rasa kurang efektif.

Di beberapa kepala daerah pun berbeda kebijakan ada yang sudah membolehkan ada juga yang masih melarang, karena kekhawatiran akan keselamatan guru dan siswa.

Menurut Iqbal yang juga alumni PPRA Lemhannas, sekolah tatap muka harus dilakukan bertahap dan dibuat simulasi, karena siswa dan guru memerlukan waktu untuk adaptasi perilaku. Mereka terbiasa dengan daring dan harus berubah menjadi tatap muka

“Sekolah tatap buka bisa diprioritaskan bagi guru yang sudah mendapatkan vaksinasi ataupun prioritas jenjang. Ada dua kriteria yang memerlukan tatap muka, mereka yang akan lulus dan persiapan masuk perguruan tinggi ataupun mereka yang baru masuk yang memerlukan orientasi. Untuk itu, simulasi perlu dilakukan untuk penerapan protokol kesehatan dan tidak mungkin dilakukan sekaligus,” jelas Iqbal, Senin (30/8/2021).

Bila didapati kasus/kluster baru, kata Iqbal, sekolah harus segera dihentikan dan dilakukan penelusuran. Untuk itu, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan harus menyiapkan panduan dan SOP dalam pembelajaran tatap muka 

“Simulasi dan adaptasi bisa dilakukan dengan mengatur jadwal kedatangan dan kepulang an agar tidak terjadi kerumunan, demikian juga dengan penggunaan ruang kelas, pembagian jadwal kelas hingga kesiapan dukungan sarana dan prasarana,” ujarnya seperti dikutip dari sindonews.

Bacaan Terkait :

Studi: Pandemi Berdampak Berat Pada Kesehatan Mental Dewasa Muda

Jawa Barat Sudah Masuk Gelombang Tiga Covid-19

Shalat Jum’at Bisa Diganti Dzuhur, MUI: Ketika Kasus Positif Covid di Lingkungan Banyak

Presiden Joko Widodo Perpanjang Status Kebencanaan Pandemi Covid-19

Penyesuaian SKB Empat Menteri Syarat PTM Terbatas Didukung P2G

Waspada, Australia Mengkonfirmasi Dua Kasus Covid-19 Varian Omicron

Libur Nataru 2022: Larangan Pawai, Tempat Wisata Dibatasi

Load More

Untuk mencegah ‘Learning Loss’ dan mengejar ketertinggalan, Iqbal juga menyarankan pemerintah membuat sekolah program sekolah berasrama ataupun program intensif bagi siswa yang akan lulus dan memasuki perguruan tinggi. 

“Program ini bisa dengan membuat pola ‘Training Centre’ ataupun bekerja sama dengan sekolah yang sudah ada dengan menitipkan siswanya ataupun dengan pesantren, karena di saat pandemi sekolah berasrama dan pesantren terbukti bisa berjalan dan ini adalah salah satu solusi mencegah terjadinya ‘Learning Lost’,” pungkasnya. (ros)

Tags: pandemi covid-19pembelajaran tatak mukapsikolog rumah konselingsaran psikolog sekolah tatap muka dilakukan bertahap
ShareTweetSendShare
Previous Post

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Gelar Rakornas Soal PTM Terbatas

Next Post

KPAI: Pemda Jangan Mengakali Positivity Rate Demi PTM

Mungkin Anda Juga Suka :

Penghapusan Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan, Ombudsman Sebut Kembalinya Marwah Jaminan Sosial

Penghapusan Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan, Ombudsman Sebut Kembalinya Marwah Jaminan Sosial

15 Oktober 2025

...

Tegaskan Komitmen Pemerintah Tingkatkan Layanan Kesehatan, Prabowo Targetkan 500 Rumah Sakit Berkualitas Tinggi

Tegaskan Komitmen Pemerintah Tingkatkan Layanan Kesehatan, Prabowo Targetkan 500 Rumah Sakit Berkualitas Tinggi

27 Agustus 2025

...

Cegah Pengeluaran Devisa ke Luar Negeri, Presiden Prabowo Resmikan KEK Sanur dan Bali International Hospital

Cegah Pengeluaran Devisa ke Luar Negeri, Presiden Prabowo Resmikan KEK Sanur dan Bali International Hospital

26 Juni 2025

...

Diresmikan Presiden Prabowo, NSWAC Indonesia Siap Menyaingi Layanan Kesehatan Dunia

Diresmikan Presiden Prabowo, NSWAC Indonesia Siap Menyaingi Layanan Kesehatan Dunia

25 Juni 2025

...

Sertifikat Halal Roti Merek Okko Dicabut, BPJPH Temukan Penggunaan Bahan Berbahaya

Sertifikat Halal Roti Merek Okko Dicabut, BPJPH Temukan Penggunaan Bahan Berbahaya

2 Agustus 2024

...

Load More
Next Post
KPAI: Pemda Jangan Mengakali Positivity Rate Demi PTM

KPAI: Pemda Jangan Mengakali Positivity Rate Demi PTM

Penumpang di Bandara AP I Naik 29 Ribu Orang per Hari Saat PPKM Dilonggarkan

Penumpang di Bandara AP I Naik 29 Ribu Orang per Hari Saat PPKM Dilonggarkan

Discussion about this post

TERKINI

Iran Memaksa AS Akui Sistem Pertahanannya yang Murah dan Efektif

19 April 2026

Hormuz Kembali Ditutup Buntut AS Tidak Buka Blokade, Dua Kapal Kena Tembakan Iran

18 April 2026

Imbas Naiknya Kekerasan Perempuan di Ruang Digital, Pemerintah Awasi dan Bisa Tutup Platform yang Abai

18 April 2026

Kabar Baik Dibukanya Selat Hormuz, Saham Melonjak dan Harga Minyak Anjlok 10 Persen

17 April 2026

Paus Leo Tidak Takut pada Trump, Menyebut Dunia Sedang Dihancurkan Segelintir Tiran Saat Berseteru dengan Gedung Putih

16 April 2026

Polemik Alat Vape Disalahgunakan, Menelusuri Hukum Rokok Elektrik

15 April 2026

Saksikan Segera, Podcast Khusus Profesional “Ladders to be Leaders” Mengulas Perjalanan Hidup dan Karir

15 April 2026

AS Repot Berkonflik dengan Iran, Zelenskyy Kecewa Dicuekin Karena Suplai Senjata ke Ukraina Terganggu

15 April 2026

TikTok Lapor Tutup 780 Ribu Akun Anak dan Roblox Belum Dianggap Patuh PP TUNAS, Beberapa Menyatakan Patuh

14 April 2026

Negosiasi Iran dan AS Disebut Akan “Segera” Diadakan Lagi di Islamabad, Iran Menolak Diatur Pengayaan Uranium dan Nuklirnya

14 April 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video