• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Syar'i Psikologi

Psikiater: Orang Tua dan Guru Berperan Penting Bangkitkan Semangat Belajar

by Ave Rosa
7 Oktober 2021 | 17:30 WIB
in Psikologi
Reading Time: 3 mins read
A A
Psikiater: Orang Tua dan Guru Berperan Penting Bangkitkan Semangat Belajar

MEMBANGUN PSIKOLOGIS ANAK UNTUK BELAJAR : Orang tua dan guru memiliki peran penting untuk memberi contoh penerapan protokol kesehatan di rumah dan sekolah serta membangun semangat belajar siswa saat pelaksanaan PTM Terbatas. Foto adalah kegiatan sosialisasi Pertemuan Tatap Muka (PTM) Terbatas di Sekolah Menengah Pertama Muhammadiyah 29, Cinangka, Sawangan, Depok, Sabtu (2/9/2021). Foto : Ave Rosa/avesiar.com

Avesiar – Jakarta

Pemerintah saat ini melakukan relaksasi di dunia pendidikan dengan mengizinkan Pertemuan Tatap Muka dalam bentuk PTM Terbatas, baik dalam bentuk uji coba dan pelaksanaan.

Penerapan protokol kesehatan ketat untuk menghindari penularan atau penyebaran kasus baru pun wajib dilakukan oleh penyelenggara sekolah. Penerapan prokes ini dimulai dari pimpinan sekolah, para guru, hingga pegawai di sekolah, serta memberikan aturan khusus kepada para siswa untuk taat prokes sesuai aturan pemerintah.

Dalam pelaksanaannya, bisa dikatakan bahwa dari sisi psikologis, baik orang tua, anak, dan para pengajar juga telah mengalami masa yang lama tanpa proses mengajar secara offline atau bertatap muka.

Secara otomatis, kebiasaan-kebiasaan lama serta perilaku yang terbentuk bertahun-tahun sebelumnya, menjadi berubah dengan pertemuan yang dilakukan secara online. Hal ini tentu tidak bisa disepelekan, mengingat perilaku siswa yang sudah lebih dari 1,5 tahun berada di rumah, terbiasa dengan tidak masuk sekolah dan sedikit bersosialisasi dengan lingkungan.

Sebaliknya, bagi siswa yang terbiasa mengabaikan prokes karena faktor lingkungannya, mereka malah terlalu banyak bermain, sehingga malas belajar. Hal ini tidak bisa dipungkiri terjadi di banyak wilayah terutama saat meledaknya kasus penularan yang tinggi hanya beberapa bulan lalu.

Namun, menurut dokter ahli kejiwaan atau Psikiater senior dari RSUD Cengkareng Jakarta Barat dr. H. Djoni Hendarwin Ismoyo, SpKJ, kebiasaan lama dalam pertemuan offline akan perlahan terbentuk kembali dengan kesabaran para guru, orang tua, dan siswa. Utamanya dalam mengembalikan semangat belajar secara psikologis.

“Panduan secara khusus sebenarnya tidak jauh berbeda dengan yang telah disampaikan oleh pemerintah. Hanya saja kita sebagai orang Indonesia dan secara khusus umat Islam sedikitnya mempunyai beberapa perilaku yang dibangkitkan kembali yang bisa dijadikan pegangan. Baik untuk membangkitkan semangat belajar dan juga berikhtiar menjaga diri,” terang Psikiater yang kini berusia 65 tahun itu kepada avesiar.com.

Bacaan Terkait :

Edaran Baru Mendikbudristek Orang Tua Bisa Pilih Anaknya PTM atau PJJ

Mulai 3 Februari, Pemerintah Setujui PTM Terbatas 50 Persen di Daerah PPKM Level 2

Penyesuaian SKB Empat Menteri Syarat PTM Terbatas Didukung P2G

Lapor Covid-19 Sarankan Anak Belajar Daring, Mewaspadai Varian Omicron

BPOM Menerbitkan EUA Vaksin CoronaVac, Anak 6-11 Tahun Bisa Divaksin

dr. Djoni Ismoyo, SpKj : Euforia Pelonggaran PPKM & PTM Boleh Saja, Tetap Prokes

6 Strategi Pemerintah Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19

Load More

Berikut daftar kegiatan untuk membangkitkan semangat belajar dan juga ikhtiar menjaga diri dari hal-hal yang tidak diinginkan :

1. Anak sebaiknya mencium tangan orang tua sebelum berangkat sekolah.

2. Mengucapkan salam sebelum meninggalkan rumah, karena salam adalah doa.

3. Membaca doa yang dicontoh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam agar bagi pembacanya selalu dalam lindungan Allah Subhahanu Wa Ta’ala yaitu :

“Bismillahi, tawakkaltu ’alallah, laa haula wa laa quwwata illaa billaah billâhil ‘aliyyil ‘adhîm”

Artinya, “Dengan menyebut nama Allah, aku bertawakkal kepada Allah. Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung”

4. Demikian pula saat sampai ke rumah. Mengucap syukur sudah selamat kembali ke rumah. Kemudian mengucapkan salam terlebih dahulu.

5. Setelah membersihkan badan dan mengganti pakaian, lakukan kegiatan mencium tangan orang tua.

6. Orang tua dan guru agar mengingatkan anak-anak untuk sholat 5 waktu berjamaah, tilawah Qur’an, sholat Dhuha di rumah, dan bersedekah.

Dokter Djoni melanjutkan, bahwa dari sisi para guru atau pengajar, harus  mempunyai motivasi yang luhur dan kuat dengan visi misi yang lebih jauh ke depan.

“Mereka harus berkeyakinan bahwa apa yang mereka ajarkan adalah untuk menciptakan generasi Muslim yang mumpuni, yang mampu menghadapi masa depan yang Lebih sulit, penuh tantangan, dan cobaan,” kata Djoni menekankan.

Sebaiknya, lanjut Psikiater yang suka menyeimbangkan antara terapi medis dengan agamis pada prakteknya itu, seorang guru tidak saja memberikan muridnya contoh cerdas dalam pendidikan knowledge, tapi harus juga cerdas dalam pendidikan karakter, akhlaq, moral, sesuai dengan pemahaman spiritual sesuai keyakinan masing-masing murid. (ard)

Tags: Orang Tua dan Guru Berperan Penting Bangkitkan Semangat Belajarperan guru bangkitkan semangat belajarperan orang tua bangkitkan semangat belajarPTM Terbatassekolah ttap muka saat pandemi
ShareTweetSendShare
Previous Post

Ice Volcano atau Gunung Berapi Es Itu Apa Sih?

Next Post

Dibatalkan, Pajak Sembako, Klinik hingga Sekolah

Mungkin Anda Juga Suka :

Balasan dari Allah Bagi yang Membantu dan Meringankan Kesulitan Orang Lain

Balasan dari Allah Bagi yang Membantu dan Meringankan Kesulitan Orang Lain

8 Mei 2026

...

Kewajiban Bersikap Adil Menurut Islam Merujuk pada Al Qur’an dan Hadits

Kewajiban Bersikap Adil Menurut Islam Merujuk pada Al Qur’an dan Hadits

5 Mei 2026

...

Tingkatan Rezeki Dalam Islam, Harta Ternyata Ada di Bagian Ini

Tingkatan Rezeki Dalam Islam, Harta Ternyata Ada di Bagian Ini

20 April 2026

...

Luar Biasanya Manfaat Setiap Gerakan Shalat untuk Fisik dan Psikis Menurut Penelitian Medis

Luar Biasanya Manfaat Setiap Gerakan Shalat untuk Fisik dan Psikis Menurut Penelitian Medis

11 April 2026

...

Ayat-ayat Al Qur’an di Mana Allah Meninggikan Derajat Hamba-Nya yang Beriman dan Berilmu

Ayat-ayat Al Qur’an di Mana Allah Meninggikan Derajat Hamba-Nya yang Beriman dan Berilmu

7 April 2026

...

Load More
Next Post
Dibatalkan, Pajak Sembako, Klinik hingga Sekolah

Dibatalkan, Pajak Sembako, Klinik hingga Sekolah

Santika Bengkulu Tawarkan Layanan Weeding “Menuju Sah” Seharga 9,5 Juta

Santika Bengkulu Tawarkan Layanan Weeding “Menuju Sah” Seharga 9,5 Juta

Discussion about this post

TERKINI

Membuminya Endang Rosawati, Eks Corsec BNI Syariah Kini CEO Taha Institute, Edukasi Keuangan Syariah

2 Juni 2026

Kolumbia Gelar Pilpres yang Diikuti 10 Kandidat dan Lebih Dari 40 Juta Warga di Tengah Polarisasi

1 Juni 2026

Laporan Tes Kognitif Trump Dibahas Analis Medis CNN

31 Mei 2026

Jemaah Haji per 1 Juni Bertahap Kembali ke Indonesia Usai Ditutup Rangkaian Ibadah di Armuzna

31 Mei 2026

Minuman-minuman Favorit yang Menurut Studi Membuat Risiko Demensia Lebih Rendah

30 Mei 2026

Konsep Pria Alfa atau Alpha Male, Memahami serta Kontroversi dan Alternatif Maskulin Sehat

30 Mei 2026

Risiko Pertumpahan Darah Besar Jika AS Lakukan Agresi Militer Terhadap Kuba Demi Kedaulatannya

29 Mei 2026

Kunci Bahagia Rumah Tangga dan Pola Komunikasinya dalam Islam

29 Mei 2026

Uranium yang Diperkaya Iran Bukan Bagian dari Negosiasi, Sebut AS-Israel Tetap Niat Menggulingkan Negaranya

28 Mei 2026

Gagal Berangkat Haji, 118 Calon Haji Ilegal Dicegat di Soekarno-Hatta, Kualanamu, dan Sultan Hasanuddin

28 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video