Avesiar – Jakarta
Dinamika kehidupan memang harus dijalani dengan baik, terutama dalam hal kebutuhan belanja sehari-hari. Di saat-saat tertentu, keuangan yang dimiliki dalam rumah tangga dari penghasilan, bisa tidak cukup jika menuruti semua keinginan. Terlebih di masa pandemi, di mana sebagian orang mengalami penurunan atau pemotongan pendapatan bulanan.
Sebenarnya bukan hanya di masa pandemi kondisi keuangan sebuah rumah tangga bisa tidak sesuai harapan, namun bisa kapan saja. Misalnya saat ada anggota keluarga yang sakit, membantu keluarga yang sakit atau bantuan darurat, anak-anak harus mengganti peralatan sekolahnya karena suatu, dan lain sebagainya.
Akhirnya, kita teringat peribahasa “Hemat Pangkal Kaya”. Seperti dikutip dari laman resmi Bank Muamalat, istilah tersebut memang terbukti bukan hanya sekedar isapan jempol belaka. Jika diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, maka akan berdampak positif bagi sisi kehidupan kita, utamanya ekonomi keluarga.
Seiring dengan perkembangan teknologi saat ini tentu setiap orang akan semakin mudah mengakses berbagai informasi termasuk informasi mengenai berbagai jenis kebutuhan hidup.
Dengan kemudahan informasi dan akses tersebut tentu masyarakat dapat memiliki kecenderungan untuk lebih konsumtif, sehingga hal ini perlu dicermati agar tidak mengalami istilah “Besar Pasak dari pada Tiang”, yang artinya pengeluaran lebih besar dibanding dengan pemasukan.
Untuk menyiasati hal ini maka diperlukan cara hidup yang lebih hemat dan terkontrol sehingga setiap pengeluaran dapat diatur dengan lebih seksama. Hemat sendiri berarti hati-hati dalam menggunakan uang, barang dan lain sebagainya, sehingga tidak menimbulkan pemborosan.
Beberapa cara yang dapat dilakukan agar menjadi lebih hemat antara lain sebagai berikut :
1. Puasa
Puasa adalah salah satu alternatif yang sangat patut untuk dicoba karena sudah terbukti memiliki banyak manfaat baik bagi kesehatan, maupun bagi kehidupan kita sehari hari. Contohnya ketika berpuasa maka kita bisa menghemat pengeluaran untuk makan semisal untuk 3 kali menjadi hanya untuk 2 kali makan yaitu sahur dan berbuka. Selain itu puasa juga berpahala dan dapat lebih mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
2. Membuat skala prioritas
Dengan membuat skala prioritas, maka kita dapat memfokuskan hal yang paling penting untuk dibeli maupun dikonsumsi. Dengan demikian, hal-hal yang bukan menjadi prioritas dapat kita kesampingkan untuk bisa lebih hemat dalam menyikapi pengeluaran harian, mingguan, maupun bulanan.
3. Membuat anggaran belanja bulanan
Membuat anggaran belanja bulanan sangat penting untuk membuat target bulanan pengeluaran yang jelas. Artinya, kita mengunci total pengeluaran bulanan sesuai dengan kebutuhan prioritas terlebih dahulu dengan jumlah yang sudah kita tetapkan di awal, sehingga pengeluaran menjadi lebih terkontrol.
4. Hindari berhutang
Dengan semakin besarnya arus teknologi dan informasi mengenai berbagai barang konsumtif saat ini, membuat kita tergoda untuk bisa membeli barang-barang tersebut meskipun harus berhutang. Hal ini perlu dihindari agar tidak menyebabkan pembengkakan pada anggaran yang sudah kita tetapkan.
5. Rajin menabung
Menabung juga merupakan solusi yang baik untuk hidup hemat dan perlu untuk ditetapkan secara berkala. Ada pepatah “Sedikit-sedikit Menjadi Bukit” dapat diterapkan dengan rajin menabung.
Anggaplah uang yang kita tetapkan untuk ditabung seperti semacam “uang hilang”, sehingga kita tidak tergoda untuk mengambilnya kecuali pada kondisi terdesak. Sudah banyak sekali d iluar sana jasa perbankan yang menawarkan berbagai jenis tabungan sehingga Anda tinggal memilih jenis tabungan yang memang sesuai dengan kebutuhan Anda dan keluarga.
Salah satu contoh bank syariah yang menawarkan membuka tabungan dengan saldo awal murah yaitu Bank Muamalat. Bank syariah pertama di Indonesia ini juga memiliki beragam jenis tabungan sesuai dengan kebutuhan Anda.
Persyaratan pembukaan Tabungan Bank Muamalat juga cukup mudah yaitu dengan melampirkan KTP & NPWP asli, serta setoran awal sebesar 100 ribu rupiah. Nah mulai sekarang Anda tidak perlu bingung lagi jika ingin menabung.
Demikian beberapa cara yang bisa diterapkan untuk dapat menjalankan gaya hidup hemat untuk masa depan, semoga penjelasan di atas bermanfaat untuk Anda yang ingin hidup hemat. (ard)












Discussion about this post