• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Syar'i Harmoni Keluarga

Tidak Pakai Ngomel dan Jengkel, Ini Cara Supaya Anak Makan Sayur

by Ave Rosa
27 Februari 2022 | 22:34 WIB
in Harmoni Keluarga
Reading Time: 3 mins read
A A
Tidak Pakai Ngomel dan Jengkel, Ini Cara Supaya Anak Makan Sayur

Ilustrasi. Freepik.

Avesiar – Jakarta

Banyak orang tua terutama para Ibu yang jengkel serta kesal karena anak susah makan sayur. Padahal, sayur-sayuran adalah salah satu penyumbang nutrisi penting bagi tumbuh kembang anak.

Saking susahnya, sering para orang tua akhirnya terpaksa menggunakan berbagai jalan pintas agar anaknya mau makan sayur. Misalnya mengancam anak tidak boleh bermain atau menyogok anak dengan uang, permen, serta mainan yang mereka sukai. Bahkan tak sedikit pula orang tua yang memarahi anaknya karena tidak makan sayur.

Apa yang harus dilakukan jika anak susah makan sayur?

Pada dasarnya, seperti dikutip dari Hello Sehat, Ahad (27/2/2022), anak yang susah makan sayur jangan dipaksa atau dimarahi. Ini karena segala sesuatu yang dipaksa akan membuat anak semakin benci dengan makanan sehat, khususnya sayur-sayuran.

Selain itu, anak-anak juga akan berpikir bahwa sayur adalah makanan yang memang tidak enak, jika Anda saja sampai harus memberinya hadiah supaya ia mau memakannya. Nah, hal-hal tersebutlah yang justru membuat anak-anak jadi semakin susah untuk makan sayur.

lalu bagaimana caranya menghadapi anak susah makan sayur? Berikut cara yang dapat Anda terapkan di rumah:

1. Sajikan sayuran sejak kecil

Bacaan Terkait :

Menurut Kamu, Meskipun Tidak Sempurna, Keluarga Yang Ideal Itu Seperti Apa?

Hindari 11 Perlakuan Orang Tua yang Membangun Kebencian Pada Anaknya

Mewaspadai  Penyakit Batten yang Bikin Anak Pikun atau Demensia Dini

Gen Z Juga Sering Disebut Generasi Micin, Berikut Karakteristik dan Ciri-cirinya

Bunda Tidak Perlu Risau, Ini Alasan Mengapa Anak Malas Belajar dan Mengatasinya

Bunda, Kenali Ciri-ciri Kecanduan Game Online dan Cara Mengatasinya

Anak Mengamuk atau Tantrum, Bagaimana Menyikapinya?

Load More

Agar anak suka makan sayur, maka Anda harus membiasakan mereka untuk makan sayur sejak kecil, tepatnya saat mereka sudah mulai mengonsumsi MPASI.

Lakukan kebiasaan menyajikan sayuran untuk anak-anak sebagai makan siang dan makan malam sampai ia beranjak besar.

Agar anak tidak bosan, sajikan berbagai macam sayur dalam menu makannya setiap hari. Jangan berikan sayur yang itu-itu saja, apalagi bila pada dasarnya anak susah makan sayur.

2. Tawarkan semua jenis sayuran

Anak Anda mungkin memuntahkan bayam saat makan, tapi jangan cepat menyerah. Bahkan, jika Anda tidak berhasil membuat si kecil makan sayur dalam beberapa kesempatan, tetap jangan menyerah.

Cobalah beragam sayuran lainnya yang tidak kalah bergizi. Anda dapat mencoba selada, buncis, brokoli, wortel, sawi, bok choy, kangkung, kacang panjang, dan lain-lain.

Dengan menawarkan sayuran yang beragam, anak akan lebih banyak mengenal jenis dan rasa sayuran. Jadi, teruslah mengenalkan beragam sayuran sampai anak Anda menemukan sayuran yang paling mereka sukai.

3. Jangan menyembunyikan sayuran

Menyembunyikan sayuran di dalam makanan lain seperti telur mungkin menjadi salah satu cara mengatasi anak susah makan sayur.

Sayangnya, cara ini tidak selalu berhasil. Pasalnya, anak perlu dikenalkan sayuran dalam bentuk dan rasa yang asli, bukan malah disembunyikan dan diolah jadi makanan lain.

Hal ini juga bisa menjadi bumerang, anak-anak bisa kehilangan kepercayaan terhadap makanan ketika menyadari bahwa selama ini mereka telah tertipu.

Anak juga mungkin jadi tidak mau makan sayur kalau tidak disembunyikan dan diolah sedemikian rupa. Ini tentu bukan kebiasaan makan yang baik bagi anak.

4. Jadi teladan buat si kecil

Jika Anda ingin si kecil suka sayuran, maka pastikan Anda pun menyukainya. Ingat, anak adalah cerminan orang tua. Maka, jadilah panutan yang baik untuk anak-anak Anda. Tunjukkan sayuran adalah makanan enak dan menyehatkan.

Makanlah dengan cara yang menyenangkan dan buatlah menu makan yang menggugah selera, sehingga anak Anda pun akan menyukai sayuran dengan cara yang Anda tunjukkan padanya.

Supaya sayuran terlihat lebih menggoda, masak sayur dengan berbagai warna cerah. Misalnya menambah wortel di cap cay, jagung manis di sayur bayam, dan potongan tomat di sup ayam.

5. Memasak bersama

Jika perlu, ajak anak Anda untuk memasak bersama. Ketika memasak, kenalkan pada anak tentang manfaat sayuran yang sedang ia masak.

Mungkin si kecil justru bikin dapur jadi berantakan, tapi ini adalah cara terbaik untuk menciptakan suasana yang positif bersama anak Anda. Selain itu, anak juga akan lebih terdorong untuk makan sayur hasil masakannya sendiri.

Selain mengenalkan anak dengan manfaat dan cita rasa sayuran, memasak bersama juga akan mempererat ikatan batin (bonding) Anda dengan sang buah hati. (ros)

Tags: anak-anakCara Supaya Anak Makan SayurMakan SayurSayurSayuranSupaya Anak Mau Makan SayurTips Anak Mau Makan Sayur
ShareTweetSendShare
Previous Post

Ukraina, Sejarah Serta Kesultanan Utsmaniyah yang Pernah Punya Kepentingan di Sini

Next Post

Bersiap Mengadang dengan Bom-bom Molotov dan Survei Didukung 90 Persen Warga

Mungkin Anda Juga Suka :

Kunci Bahagia Rumah Tangga dan Pola Komunikasinya dalam Islam

Kunci Bahagia Rumah Tangga dan Pola Komunikasinya dalam Islam

29 Mei 2026

...

Memahami Talak dan Jenisnya, Perkara Halal yang Paling Dibenci oleh Allah Ta’ala

Memahami Talak dan Jenisnya, Perkara Halal yang Paling Dibenci oleh Allah Ta’ala

23 Mei 2026

...

Menciptakan Keluarga Samawa atau Harmonis ala Imam Al-Ghazali

Menciptakan Keluarga Samawa atau Harmonis ala Imam Al-Ghazali

31 Maret 2026

...

Tuntunan dan Cara Membayar Utang Puasa Ramadhan Bagi Muslimah

Tuntunan dan Cara Membayar Utang Puasa Ramadhan Bagi Muslimah

12 Februari 2026

...

Jenis-jenis Perkawinan yang Bejat di Masa Jahiliyah dan Diganti dengan Pernikahan Suci Islami

Jenis-jenis Perkawinan yang Bejat di Masa Jahiliyah dan Diganti dengan Pernikahan Suci Islami

27 Oktober 2025

...

Load More
Next Post
Bersiap Mengadang dengan Bom-bom Molotov dan Survei Didukung 90 Persen Warga

Bersiap Mengadang dengan Bom-bom Molotov dan Survei Didukung 90 Persen Warga

Lenovo Tampilkan Prosesor Snapdragon dan Layar 165Hz di ThinkPad Barunya

Lenovo Tampilkan Prosesor Snapdragon dan Layar 165Hz di ThinkPad Barunya

Discussion about this post

TERKINI

Membuminya Endang Rosawati, Eks Corsec BNI Syariah Kini CEO Taha Institute, Edukasi Keuangan Syariah

2 Juni 2026

Kolumbia Gelar Pilpres yang Diikuti 10 Kandidat dan Lebih Dari 40 Juta Warga di Tengah Polarisasi

1 Juni 2026

Laporan Tes Kognitif Trump Dibahas Analis Medis CNN

31 Mei 2026

Jemaah Haji per 1 Juni Bertahap Kembali ke Indonesia Usai Ditutup Rangkaian Ibadah di Armuzna

31 Mei 2026

Minuman-minuman Favorit yang Menurut Studi Membuat Risiko Demensia Lebih Rendah

30 Mei 2026

Konsep Pria Alfa atau Alpha Male, Memahami serta Kontroversi dan Alternatif Maskulin Sehat

30 Mei 2026

Risiko Pertumpahan Darah Besar Jika AS Lakukan Agresi Militer Terhadap Kuba Demi Kedaulatannya

29 Mei 2026

Kunci Bahagia Rumah Tangga dan Pola Komunikasinya dalam Islam

29 Mei 2026

Uranium yang Diperkaya Iran Bukan Bagian dari Negosiasi, Sebut AS-Israel Tetap Niat Menggulingkan Negaranya

28 Mei 2026

Gagal Berangkat Haji, 118 Calon Haji Ilegal Dicegat di Soekarno-Hatta, Kualanamu, dan Sultan Hasanuddin

28 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video