Avesiar – Jakarta
Dukungan kepada Palestina kembali ditunjukkan oleh fans Celtic saat pertandingan Liga Champions pada hari Selasa, (25/10/2022), menyusul serangan brutal Israel di Nablus pekan ini.
Pendukung di North Curve Celtic Park, dilansir The New Arab, Kamis (27/10/2022), mengibarkan bendera Palestina dan memegang spanduk besar bertuliskan “Solidaritas Nablus! Bebaskan Palestina!” pada pertandingan Grup F Celtic melawan tim Ukraina FC Shakhtar Donetsk.
Solidaritas tersebut muncul buntut serangan mematikan Israel di Tepi Barat yang diduduki pekan ini, yang menewaskan enam warga Palestina, termasuk seorang remaja.
“Terima kasih para penggemar @CelticFC atas [solidaritas] dan dukungannya dengan Nablus & . Rakyat Palestina tahu bahwa mereka tidak sendirian dalam perjuangan untuk mengakhiri penindasan & ketidakadilan!” tweeted Duta Besar Palestina untuk Inggris Husam Zumlot.
Dukungan Celtic sebagian besar datang dari penggemar Skotlandia dari latar belakang Irlandia yang sangat bersimpati dengan perjuangan Palestina dan melihatnya sebagai cerminan dari perjuangan mereka sendiri untuk Irlandia yang bersatu.
Ultras Celtic sering menunjukkan dukungan untuk Palestina di pertandingan, terutama pertandingan Liga Champions Eropa. Hal ini mengakibatkan denda dari badan sepak bola Eropa UEFA.
Pada tahun 2014, klub didenda 20.750 dolar oleh UEFA setelah puluhan penggemar mengibarkan bendera Palestina pada pertandingan melawan tim Islandia KR Reykjavik setelah serangan Israel yang menghancurkan di Gaza yang menewaskan lebih dari 2.000 warga Palestina. (ard)













Discussion about this post