• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Healtech

Menurunkan Berat Badan dengan Diet OCD yang Aman

by Avesiar
1 Juli 2024 | 23:32 WIB
in Healtech, Hidup Sehat
Reading Time: 5 mins read
A A
Tips Bagi Penderita Maag dan Asam Lambung Saat Puasa serta Obatnya

Ilustrasi. Foto: Pexels/Vegan Liftz.

Avesiar – Jakarta

Menurunkan berat badan bisa dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya dengan diet. Diet OCD dan intermittent fasting masih menjadi primadona di antara orang yang giat melangsingkan badan.

Program diet yang mirip dengan metode puasa ini bisa efektif menurunkan berat badan jika dilakukan dengan aturan yang tepat. Dilansir laman Hello Sehat, berikut adalah tahapan diet yang sehat,

Empat tahapan diet OCD

Obsessive Corbuzier Diet (OCD) dipopulerkan oleh pesulap ternama Deddy Corbuzier yang juga aktif mempromosikan gaya hidup sehat.

Diet OCD adalah metode diet seperti puasa dengan menggunakan sistem jendela makan, yaitu lamanya waktu ketika Anda diperbolehkan makan.

Waktu makannya berbeda-beda dan bebas sesuai pilihan, ada yang dilakukan dalam kurun waktu 8 jam, 6 jam, hingga 4 jam saja dalam sehari.

Di bawah ini tahapan jendela makan dalam diet OCD yang bisa Anda pilih.

Bacaan Terkait :

Jalan Sehat Sebagai Gaya Hidup, Jumlah Kalori yang Dibakar dan Menurunkan Berat Badan

Load More

1. Jendela makan 16:8

Panduan pertama menjalankan diet OCD ini cocok dilakukan oleh pemula. Anda bisa mencoba makan 8 jam dalam sehari (24 jam) dan puasa selama 16 jam.

Pada tahapan ini, Anda boleh mengonsumsi makanan dan minuman apa saja selama 8 jam. Setelah jendela makan habis, Anda tidak boleh mengonsumsi makanan dan minuman apa pun kecuali air putih.

Pengaturan jadwal puasa dan jendela makan ini sebaiknya dilakukan dalam waktu teratur selama kurun waktu 2 minggu. Misalnya, Anda mulai diet OCD pada jam 7 pagi, maka Anda dapat mengonsumsi makanan apa pun dari jam 7 pagi – 3 sore.

Setelah jendela makan sudah habis, Anda harus melakukan puasa hanya dengan minum air putih sampai esok hari jam 7 pagi.

2. Jendela makan 18:6

Pada tahap yang kedua ini, ada sedikit perbedaan dan penambahan waktu diet. Tahapan 18:6 ini memperbolehkan Anda mengonsumsi makanan apa saja dalam durasi 6 jam.

Setelah itu, Anda diwajibkan berpuasa selama 18 jam. Contohnya, Anda membuka jendela makan pada jam 10 pagi. 8 jam berikutnya atau pada pukul 4 sore Anda sudah mulai puasa.

Anda tidak boleh mengonsumsi apa pun kecuali air putih. Hal ini dilakukan hingga pukul 10 pagi keesokan harinya.

Anda yang ingin melakukan diet ini disarankan untuk melatih jendela puasa tahap pertama terlebih dahulu, yang baiknya dilakukan selama 2 minggu.

3. Jendela Makan 20:4

Tahap selanjutnya boleh Anda lakukan saat tubuh dirasa telah mampu menyesuaikan diri.

Tahapan 20:4 bisa dimulai dengan jendela makan yang sangat sedikit, yaitu hanya 4 jam saja dalam satu hari.

Cara yang dilakukan tidak jauh berbeda dengan tahapan pertama dan tahapan kedua. Perbedaannya hanya pada waktu puasa dan jendela makan.

Pada tahap yang cukup berat ini, jika Anda merasa kesulitan atau diet ini justru tidak manjur, Anda boleh bertahan pada tahap kedua saja.

4. Makan satu kali saja dalam sehari

Tiba saatnya pada tahapan terberat dan tersulit. Pada tahapan ini, Anda harus puasa makan selama 24 jam. Namun, bukan berarti Anda tidak boleh makan sama sekali.

Anda tetap diperbolehkan makan, tapi hanya sekali dalam satu hari. Misalnya kita memulai diet OCD tahap ini pada jam 6 sore, maka Anda hanya makan saat jam 6 sore saja.

Setelah dan selama puasa, Anda hanya diperbolehkan mengonsumsi air putih sampai waktu jendela makan keesokan harinya.

Anda sebaiknya juga mengombinasikan diet OCD ini dengan tahapan diet yang sebelumnya. Coba lakukan selama dua minggu saja agar tubuh tidak mengalami kekurangan gizi.

Makanan yang harus dimakan selama melakukan diet OCD

Setelah memahami tahapannya, kini Anda mungkin tertarik untuk menerapkan cara diet yang satu ini.

Akan tetapi, Anda harus memperhatikan asupan zat gizi yang harus dikonsumsi saat berada pada tahapan jendela makan diet OCD.

Umumnya, penting untuk mengonsumsi makanan dengan kandungan karbohidrat. Selain sebagai sumber energi, karbohidrat dibutuhkan untuk proses metabolisme tubuh.

Selain itu, tubuh membutuhkan zat gizi protein untuk menjaga massa otot. Anda bisa mendapatkan protein pada bahan makanan seperti telur, daging hewan, tahu, atau tempe.

Sedangkan untuk memenuhi kebutuhan vitamin harian, pastikan terdapat makanan seperti sayuran hijau atau buah-buahan dalam tahapan jendela makan diet Anda.

Anda juga bisa mengonsumsi suplemen vitamin agar tidak kekurangan nutrisi. Hal yang paling penting selanjutnya adalah mencukup kebutuhan cairan dengan minum air mineral.

Jangan sampai tubuh Anda kurang atau menjadi dehidrasi selama diet. Triknya yaitu minum 1 – 2 gelas air setiap jamnya.

Selain itu, penting untuk selalu melakukan aktivitas fisik ringan selama diet agar tubuh tidak lemas.

Hal yang harus diketahui sebelum menjalani diet OCD

Efek penurunan berat badan dari diet OCD cukup menggiurkan. Sayangnya, tidak semua orang boleh melakukan diet ini.

Dengan mengikuti tahapan jendela makan yang sudah dijabarkan di atas, Anda akan melewatkan makan makan deal biasanya.

Berpuasa terlalu lama akan mendorong produksi hormon rasa lapar yang meningkatkan keinginan untuk makan.

Bila demikian, efeknya membuat Anda melampiaskan lapar tersebut dengan makan berlebihan saat memasuki jendela makan.

Selain itu, ada beberapa orang yang tidak disarankan untuk menjalani diet OCD yaitu:

• orang-orang yang memiliki diabetes,

• memiliki penyakit jantung dan tekanan darah,

• orang-orang yang memiliki riwayat mengalami gangguan makan,

• orang-orang yang memiliki riwayat amenore (tidak mengalami haid),

• ibu hamil, serta

• anak-anak di bawah usia 18 tahun.

Bila Anda termasuk dalam kelompok yang disebutkan, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau ahli gizi sebelum mencoba diet ini.

Jika Anda mengalami sakit kepala, mual, kecemasan yang tidak biasa, atau gejala lainnya setelah menjalani diet, segera hentikan diet dan periksakan diri kepada dokter. (adm)

Tags: Diet OCDMantan PesulapMenurunkan Berat Badan
ShareTweetSendShare
Previous Post

Ribuan Anak di Gaza Kehilangan Anggota Tubuh dari Sekitar 10.000 Warga Palestina yang Menjadi Cacat Diserang Israel

Next Post

Wow! Festival Muharram 1446 H Villa Pamulang RW 12,  Hajat Besar Warga Bersama Yatim dan Ulama

Mungkin Anda Juga Suka :

Proses Penuaan Mempengaruhi Kerja Pencernaan, Cara Mengimbanginya Agar Tetap Optimal

Proses Penuaan Mempengaruhi Kerja Pencernaan, Cara Mengimbanginya Agar Tetap Optimal

8 Juni 2026

...

Menua dengan Baik, Ada 7 Tanda Menurut Para Ahli Geriatri

Menua dengan Baik, Ada 7 Tanda Menurut Para Ahli Geriatri

7 Juni 2026

...

Kalori yang Terbakar Jika Berjalan Kaki Selama 30 Menit

Kalori yang Terbakar Jika Berjalan Kaki Selama 30 Menit

27 Mei 2026

...

Penyakit Hati yang Merusak Diri Menurut Al Qur’an dan Hadits

Penyakit Hati yang Merusak Diri Menurut Al Qur’an dan Hadits

21 Mei 2026

...

OCD Moral, Selalu Berusaha Membuktikan Bahwa Anda Adalah Orang Baik Satu Gejalanya

OCD Moral, Selalu Berusaha Membuktikan Bahwa Anda Adalah Orang Baik Satu Gejalanya

11 Mei 2026

...

Load More
Next Post
Wow! Festival Muharram 1446 H Villa Pamulang RW 12,  Hajat Besar Warga Bersama Yatim dan Ulama

Wow! Festival Muharram 1446 H Villa Pamulang RW 12,  Hajat Besar Warga Bersama Yatim dan Ulama

Turut Mencegah Peredaran Narkotika, JNE Menerima Penghargaan dari BNN Provinsi DKI Jakarta

Turut Mencegah Peredaran Narkotika, JNE Menerima Penghargaan dari BNN Provinsi DKI Jakarta

Discussion about this post

TERKINI

Senator AS Menyebut Amerika Seharusnya Tidak Mendanai Militer AS dan Akan Menentangnya di UU NDAA

9 Juni 2026

Antisipasi Kekerasan di Pesantren, 11 Juni MUI Gelar Halaqah Pesantren Aman dan Ramah Anak

9 Juni 2026

Proses Penuaan Mempengaruhi Kerja Pencernaan, Cara Mengimbanginya Agar Tetap Optimal

8 Juni 2026

Total Jemaah Haji Tiba di Tanah Air per 8 Juni 47.012 Orang, Kloter Terakhir Dijadwalkan Tiba 1 Juli

8 Juni 2026

Menua dengan Baik, Ada 7 Tanda Menurut Para Ahli Geriatri

7 Juni 2026

Piala Dunia Dimulai Seminggu Lagi, Timnas Iran Masih Menunggu Visa Masuk ke AS

6 Juni 2026

“Ajegnya” Santo Kadarusman Jadi Humas, Mulai Memimpin Humas Polytron, Sampai VP di Consumer Goods

6 Juni 2026

Perang Sudah 4 Tahun Lebih, Zelenskyy Kirim Surat ke Putin Minta Ketemu dan Negosiasi

5 Juni 2026

Selain Utamanya Sebagai Tempat Shalat, Inilah Cara Memakmurkan Masjid

5 Juni 2026

Serunya Hadiansyah Lubis, Antara Memimpin Sebagai VP Public Relations Trans TV & Juragan Sop Kambing

5 Juni 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video