Avesiar – Jakarta
Al Qur’an adalah panduan dan tuntunan serta petunjuk bagi umat Islam dalam menjalani kehidupan yang sesuai syariat. Tanpa Al Qur’an, maka hidup kita akan tersesat. Banyak hadist yang mengingatkan kita untuk senantiasa menghiasi rumah dengan kegiatan membaca Al Qur’an.
Ketenangan dan kelapangan hidup serta tempat tinggalnya bukanlah karena harta yang berlimpah, rumah yang mewah, serta lainnya yang bersifat duniawi. Namun, meskipun rumah kecil dan sempit sekalipun, jika rumah tersebut biasa dibacakan Al Qur’an di dalamnya, maka akan serasa luas dan lapang karena banyak kebaikan yang bertabur di dalamnya.
Rumah yang tidak dibacakan Al Qur’an di dalamnya menurut Islam, akan seperti kuburan. Sedangkan rumah yang sering dibacakan Al-Qur’an akan dikunjungi oleh para malaikat, sehingga setan-setan akan lari tunggang langgang dari rumah tersebut.
Banyak hadits yang menjelaskan mengapa rumah akan seperti kuburan jika tidak dibacakan Al Qur’an di dalamnya, serta kebaikan dan manfaat lainnya. Sebagaimana hadits-hadits berikut:
“Jangan kalian jadikan rumah kalian seperti kuburan! Sesungguhnya setan akan lari dari rumah yang penghuninya membaca surat Al-Baqarah di dalamnya.”
(HR. Muslim no.780, dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu’anhu).

Ad Darimi dalam Musnad-nya, ia berkata:
Mu’adz bin Hani’ menyampaikan hadits kepadaku, ia berkata, Harb bin Syaddad menyampaikan hadits kepadaku, ia berkata, Yahya bin Abi Katsir menyampaikan hadits kepadaku, ia berkata, Hafsh bin Inan Al-Hanafi menyampaikan hadits kepadaku, ia berkata, bahwa Abu Hurairah radhiyallahu’anhu berkata:
“Sesungguhnya rumah akan terasa luas bagi penghuninya, dan akan dihadiri oleh Malaikat, dan akan dijauhi oleh setan, dan akan banyak kebaikan di dalamnya, jika penghuninya membaca Al-Qur’an di dalamnya. Dan rumah akan terasa sempit bagi penghuninya, dan akan dijauhi oleh Malaikat, dan akan dihadiri oleh setan, dan sedikit kebaikan di dalamnya, jika penghuninya tidak membaca Al-Qur’an di dalamnya.” (HR. Ad-Darimi no.3412).
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda,
“Sesungguhnya rumah yang dibacakan di dalamnya al-Qur’an, maka rumah tersebut akan terlihat oleh para penduduk langit sebagaimana terlihatnya bintang-bintang oleh penduduk bumi.” (HR Ahmad)
Diriwayatkan dari Abu Musa radhiyallohu ‘anhu, Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda,
“Perumpamaan rumah yang disebut nama Allah di dalamnya dan rumah yang tidak disebut nama Allah di dalamnya, ialah seperti perumpamaan orang hidup dan mati.” (HR Bukhari).

Hadits Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam riwayat Abu Hurairah.
“Segala sesuatu memiliki bongkol. Dan bongkol Al-Qur’an adalah surat Al-Baqarah. Di dalamnya terdapat sebuah ayat yang menjadi “tuannya” ayat-ayat Al-Qur’an, yakni ayat Kursi. Tidaklah ayat itu dibaca di suatu rumah yang di dalamnya terdapat setan kecuali setan itu akan keluar.” (HR. Abdur Razzaq).
Dari Abdullah bin Abbas r. huma. berkata bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda,
“Sesungguhnya seorang yang tidak sedikitpun Al Qur’an dalam hatinya adalah seperti rumah kosong.” (HR Tirmidzi)
Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda:
“Yang mahir membaca al Qur’an bersama malaikat yang terhormat, dan yang membaca al Qur’an sedangkan ia terbata-bata serta mengalami kesulitan maka baginya dua pahala.” (HR. Bukhari 4937 dan Muslim 798)
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda sebagai berikut:
“Barangsiapa yang membaca satu huruf dari Alquran maka ia akan mendapat satu kebaikan dan dari satu kebaikan itu berlipat menjadi sepuluh kebaikan. Aku tidak mengatakan alif lam mim sebagai satu huruf. Akan tetapi alif satu huruf, lam satu huruf dan mim satu huruf.” (HR. Bukhari)
Demikian penjelasan dari makna mengapa rumah akan seperti kuburan jika di dalamnya tidak dibacakan Al Qur’an. Semoga mengingatkan kita untuk senantiasa membaca atau mengaji Al Qur’an. Wallahua’lam. (put/dari berbagai sumber)













Discussion about this post