• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT!
    • Kanal Kamu Kuat
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Syar'i True Story

Kisah Nabi Idris AS, Nabi ke-2 yang Sholeh dan Penyabar

by Avesiar
11 Maret 2025 | 17:31 WIB
in True Story
Reading Time: 4 mins read
A A
Kisah Nabi Idris AS, Nabi ke-2 yang Sholeh dan Penyabar

Ilustrasi Astronomy. Foto: Pexels/Pixabay

Avesiar – Jakarta

Nabi Idris Alaihissalam adalah kakek Nabi Nuh AS dan beliau adalah nabi ke-2 dari 25 Nabi serta Rasul yang harus diketahui umat Islam. Beliau memiliki bermacam-macam ilmu, yaitu ilmu hitung, ilmu perbintangan, dan ilmu jahit-menjahit.

Beliau adalah manusia pertama yang mengetahui ilmu jahit-menjahit, karena sebelumnya orang-orang masih memakai pakaian kulit binatang, serta berani menggempur habis-habisan orang-orang yang durhaka kepada Allah.

Nabi Idris Alaihissalam diangkat oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala sebagai orang yang mempunyai derajat yang tinggi, karena beliau adalah seseorang yang shalih dan menyabar.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala tetap menyayangi orang-orang yang shalih dan bersabar, dan paling benci kepada orang yang mendurhakai-Nya.

Nama Nabi Idris AS tertulis dalam Al-Qur’an dan sekaligus mendapatkan pujian dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala, sebagaimana firman-Nya dalam Al-Qur’an surat Maryam ayat 56-57.

“Dan ceritakanlah (hai Muhammad kepada mereka, kisah) Idris (yang tersebut) di dalam Al-Qur’an. Sesungguhnya ia adalah seorang yang sangat membenarkan dan seorang nabi. Dan Kami telah mengangkatnya ke martabat yang tinggi.”

Ibnu Katsir dalam buku Kisah Para Nabi: Sejarah Lengkap Kehidupan Para Nabi sejak Nabi Adam hingga Nabi Muhammad, menjelaskan bahwa ayat tersebut berisi pujian Allah Subhanahu Wa Ta’ala kepada Nabi Idris dan menyebutnya sebagai nabi dan orang yang sangat menyukai kebenaran.

Bacaan Terkait :

No Content Available
Load More

Nabi Idris adalah anak Adam yang pertama kali diberi risalah kenabian setelah Nabi Adam dan Syits. Ibnu Ishaq menyebutkan bahwa Idris adalah orang pertama yang menulis dengan pena. Nabi Idris AS sempat hidup bersama ayahnya, Nabi Adam AS selama 380 tahun.

Sebagian orang mengatakan bahwa Idris adalah nabi yang dimaksud di dalam hadis Mu’awiyah bin al-Hakam as Sulami saat Rasulullah Shallalahu Alaihi Wasallam ditanya tentang penulisan dengan kerikil. Ketika itu beliau menjawab, “Idris adalah nabi yang menulis dengannya. Siapa yang mengikuti jejak tulisannya maka demikian itulah tulisannya.” (HR. Ahmad)

Banyak di antara ulama ahli tafsir dan ahli hukum yang menganggap bahwa Idris adalah orang pertama yang membicarakan tentang tafsir dan hukum.

Kaum Nabi Idris AS memberi gelar kepada beliau dengan gelar “Harmas al-Haramisah (Singa dari Segala Singa)”. Akan tetapi, kaumnya juga mendustakan beliau dalam berbagai hal sebagaimana pula mereka telah mendustakan para nabi, ulama, ahli ilmu, dan para wali.

Al-Qur’an surat Maryam ayat 57 menyebutkan bahwa Nabi Idris AS diangkat ke martabat yang tinggi. Ketinggian martabat Nabi Idris AS ini telah ditegaskan di dalam kitab Ash Shalihin (sahih Bukhari dan Muslim) tentang hadis Isra’ Mi’raj bahwa Rasulullah Shallalahu Alaihi Wasallam pernah bertemu dengan Nabi Idris yang berada di langit keempat.

Sementara itu, Ibnu Jarir meriwayatkan dari Yunus, dari Abdul Ala, dari Ibnu Wahab, dari Jarir bin Hazim, dari al-A’masy, dari Syamiri bin Athiyah, dari Hilal bin Yusuf, ia berkata, “Ibnu Abbas pernah bertanya kepada Kaab yang saat itu aku bersama mereka. Ibnu Abbas bertanya kepada Ka’ab: ‘Apa makna firman Allah kepada Idris: Dan kami telah mengangkatnya ke tempat (martabat) yang tinggi?”

Ka’ab menjawab: “Allah telah memberi wahyu kepada Idris (dengan firman-Nya): ‘Sesungguhnya, Aku telah mengangkatmu setiap hari seperti amal seluruh anak-anak keturunan Adam -mungkin yang sezaman dengannya- dan Aku menyukai untuk menambah amalmu itu.’

Selanjutnya, seorang temannya dari kalangan malaikat menemui beliau (Nabi Idris) seraya berkata: ‘Sesungguhnya, Allah Subhanahu Wa Ta’ala telah mewahyukan kepadaku begini dan begini.’ Beliau lalu berbicara kepada malaikat maut sehingga amal beliau semakin bertambah banyak. Setelah itu, malaikat membawa beliau di antara kedua sayapnya. Selanjutnya, malaikat naik bersama beliau ke langit. Setelah sampai di langit keempat, malaikat itu disambut oleh malaikat maut.

Selanjutnya, malaikat itu memberitahukan kepada malaikat maut yang telah ia bicarakan dengan Idris. Malaikat maut bertanya: ʻManakah Idris? Malaikat itu menjawab: ‘Ada di belakang punggungku.’ Malaikat maut berkata: ‘Sungguh sangat menakjubkan. Aku diutus (menemui Idris untuk mencabut nyawanya) lalu difirmankan kepadaku:

‘Cabutlah nyawa Idris di langit keempat. Aku menjawab: ‘Bagaimana mungkin aku mencabut nyawanya sementara aku berada di langit keempat dan Idris berada di bumi’? Setelah itu, malaikat maut mencabut nyawa Idris di sana (langit keempat).” Demikianlah, sebagaimana dijelaskan di dalam firman Allah: Dan Kami telah mengangkatnya ke tempat (martabat) yang tinggi.” (QS. Maryam: 57)

Ibnu Abi Hatim juga meriwayatkan hadist seperti ini ketika ia menafsirkan ayat tersebut. Di dalamnya disebutkan bahwa Idris berkata kepada malaikat (yang akan membawanya) itu, “Tanyakan kepada malaikat maut, berapa lagi sisa umurku?”

Malaikat itu pun bertanya kepada malaikat maut yang sudah ada bersamanya, “Berapa lagi sisa umurnya?” Malaikat maut menjawab, “Aku tidak tahu sebelum aku melihatnya dulu.”

Malaikat maut lalu melihat (catatan umur) nya kemudian ia berkata, “Engkau barusan menanyakan kepadaku tentang sisa umur seseorang. Sesungguhnya, umurnya yang tersisa tidak lebih dari sekejap mata lagi.”

Kemudian malaikat itu melihat ke bawah sayapnya, yaitu tempat di mana Nabi Idris Alaihissalam berada. Ternyata, Nabi Idris Alaihissalam telah dicabut nyawanya, sementara ia sama sekali tidak merasakannya. (put/dari berbagai sumber)

Tags: Derajat TinggiNabi ke-2Nabi yang Penyabar
ShareTweetSendShare
Previous Post

Kecewa dan Sedih Pernah Melanda, Bagaimana Mereka Berjuang Agar Kuat Melewatinya

Next Post

Dilanda Kekeringan, Akan Mengimpor Satu Juta Domba Menyambut Idul Adha

Mungkin Anda Juga Suka :

Keistimewaan Anak Yatim Berakhir di Saat Baligh, Pengertian Hukum dan Batasnya

Keistimewaan Anak Yatim Berakhir di Saat Baligh, Pengertian Hukum dan Batasnya

6 Agustus 2026

...

Candaan-candaan yang Dilarang dalam Islam dan Penjelasannya

Candaan-candaan yang Dilarang dalam Islam dan Penjelasannya

1 Agustus 2026

...

Agar Istiqomah Memenuhi Kebutuhan Hidup dengan Mencari Rezeki yang Halal

Agar Istiqomah Memenuhi Kebutuhan Hidup dengan Mencari Rezeki yang Halal

19 Juli 2026

...

Nikmat Membawa Sengsara, Deretan Hukuman dan Dosa Riba yang Sangat Berat

Nikmat Membawa Sengsara, Deretan Hukuman dan Dosa Riba yang Sangat Berat

13 Juni 2026

...

Sufi Wanita yang Akan Menggenggam Tauhid Demi Menagih Janji Allah

Sufi Wanita yang Akan Menggenggam Tauhid Demi Menagih Janji Allah

13 April 2026

...

Load More
Next Post
Dilanda Kekeringan, Akan Mengimpor Satu Juta Domba Menyambut Idul Adha

Dilanda Kekeringan, Akan Mengimpor Satu Juta Domba Menyambut Idul Adha

Si Usil di Rumah Kamu, Siapa Orangnya?

Si Usil di Rumah Kamu, Siapa Orangnya?

Discussion about this post

TERKINI

Muktamar ke-35 NU Resmi Ditutup Presiden, Rais Aam KH Miftachul Akhyar dan Ketumnya KH Abdul Hakim Mahfudz

30 Agustus 2026

Permohonan Uji Ketentuan Pengupahan Dosen Diputus Mahkamah Konstitusi

30 Agustus 2026

Untuk 2.500 Santri, Program Beasiswa Santri Baznas RI 2026 Resmi Diluncurkan

30 Agustus 2026

Hal Unik ke Mana Perginya Lemak Ketika Anda Menurunkan Berat Badan

29 Agustus 2026

Banyak Aduan WhatsApp yang Dinonaktifkan, Kemkomdigi Minta Penjelasan Meta yang Mengakui Kesalahan Sistem Global

28 Agustus 2026

Hadiri Muktamar ke-35 NU, Warga Jombang Sambut Hangat Presiden Prabowo di Sepanjang Jalan

27 Agustus 2026

Menyelenggarakan dan Menghadiri Maulid Nabi Muhammad SAW, Keutamaannya Berdasarkan Penjelasan Ulama

27 Agustus 2026

Kisah “Master HRD Indonesia” Priyantono Rudito, Bos HRD Telkom Indonesia & 100 HRD Berpengaruh Dunia

27 Agustus 2026

Ridzki Kramadibrata “Leader with Openess”, Sukses Pimpin Air Asia, President Grab & Planet Carbon

26 Agustus 2026

Teheran Akan Balas Negara yang Ikut Sanksi AS, Ancam Tidak Ada Setetes Minyak yang Keluar dari Teluk Persia dan Hormuz

25 Agustus 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT!
    • Kanal Kamu Kuat
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video