• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home KAMU KUAT

Transportasi Umum dan Pelayanannya yang Seperti Apa Anak Muda Suka?

by Ave Rosa
23 April 2025 | 23:58 WIB
in KAMU KUAT
Reading Time: 5 mins read
A A
Transportasi Umum dan Pelayanannya yang Seperti Apa Anak Muda Suka?

Ilustrasi. Foto: ist & Pexels - Suzy Hazelwood. Kolase: Avesiar.com

KAMU KUAT – Jakarta

Pernah nggak sih kamu mikir, gimana jadinya kota-kota kita kalau semua orang naik kendaraan pribadi? Macet di mana-mana, polusi makin tebal, dan jalanan jadi penuh sesak. Di tengah semua itu, angkutan umum sebenarnya bisa jadi solusi jitu.

Tapi, kenyataannya masih banyak anak muda yang ragu atau malas naik transportasi umum entah karena kurang nyaman, nggak terjangkau, atau nggak praktis. Padahal, kalau sistemnya bagus dan fasilitasnya memadai, transportasi umum bisa banget jadi pilihan utama kita.

Nah, beberapa teman remaja dari berbagai daerah punya cerita seru dan pendapat unik soal angkutan umum. Yuk, simak bareng-bareng pengalaman dan harapan para sahabat kanal KAMU KUAT! Avesiar.com

Eka Widiyanti, mahasiswi semester 4, Universitas Teknokrat Indonesia

Eka Widiyanti, mahasiswi semester 4, Universitas Teknokrat Indonesia. Foto: istimewa

Eka bilang, dia cukup sering naik transportasi umum, terutama bus. Menurutnya, transportasi umum di daerah tempat tinggalnya udah lumayan nyaman, tapi masih perlu pengembangan. “Harusnya bisa kayak di Jakarta yang udah pakai sistem pembayaran kartu dan lebih terintegrasi,” katanya.

Kalau disuruh pilih, Eka masih lebih sering pakai kendaraan pribadi. Kenapa? “Karena akses angkutan umum belum tersebar luas di daerah saya. Jadi masih lebih praktis pakai kendaraan sendiri,” jelasnya.

Menurut Eka, salah satu hal yang paling oke dari transportasi umum adalah harganya yang ramah di kantong. Tapi, ada juga hal yang bikin nggak nyaman. “Kadang ketemu orang yang bau atau yang suka jahil, jadi kurang aman,” curhatnya.

Bacaan Terkait :

Pertama Kali Kamu Naik Kereta, Pesawat, atau Kapal Laut dan Kemana Tujuannya?

Load More

Kalau punya kesempatan ngasih saran ke pemerintah, Eka pengen banget supaya jumlah dan jangkauan angkutan umum ditambah. “Biar makin banyak orang bisa akses transportasi umum dengan nyaman dan aman,” ujar Eka

Eka percaya banget kalau anak muda harus peduli dan mau pakai transportasi umum. “Itu penting banget buat ngurangin macet dan polusi udara,” katanya.

Pesan Eka Buat Masa Depan Terakhir, Eka berharap ke depannya transportasi umum makin layak dan menarik. “Kalau angkutannya nyaman dan aman, masyarakat pasti lebih sadar dan mau beralih dari kendaraan pribadi ke angkutan umum,” tutup Eka.

Aisha Cahyarani Nabila, mahasiswi semester 4, Universitas Jenderal Soedirman

Aisha Cahyarani Nabila, mahasiswi semester 4, Universitas Jenderal Soedirman. Foto: istimewa

Aisha  punya cerita seru soal pengalaman naik angkutan umum dari zaman SD sampai sekarang merantau ke Purwokerto.

Dulu Angkot, Sekarang Transbanyumas dan KRL “Dulu pas SD sampai SMP aku sering banget naik angkot,” cerita Aisha.

 Tapi sejak merantau ke Purwokerto, dia lebih sering naik Transbanyumas transportasi umum andalan kota itu. “Aku juga sering naik KRL kalau lagi pulang kampung pas libur kuliah,” tambahnya.

Menurut Aisha, Transbanyumas udah kekinian banget. “Sekarang bisa bayar pakai QRIS, jadi cocok banget buat yang udah terbiasa cashless,” katanya. Belum lagi fasilitas kayak AC dan tempat duduknya juga masih bagus dan bersih. Untuk KRL, Aisha juga salut karena sekarang lebih tertib dan nyaman.

Meskipun suka naik transportasi umum, Aisha masih sering pakai kendaraan pribadi. “Soalnya bisa sekalian quality time bareng keluarga atau teman,” ungkapnya. Tapi dia juga paham banget pentingnya transportasi umum buat ngurangin macet dan polusi.

Soal hal-hal yang dia suka, Aisha bilang, “Jelas karena murah, Naik Transbanyumas cuma sekitar 3 ribu.” Tapi ya, ada juga sisi kurang enaknya. Misalnya, angkot yang suka ngetem dan jadwalnya nggak jelas.

Aisha yakin, anak muda punya peran penting dalam mendorong penggunaan transportasi umum. “Dengan naik transportasi umum, kita ikut bantu kurangi polusi dan kemacetan,” tegasnya.

Terakhir, Aisha berharap fasilitas transportasi umum makin lengkap dan nyaman, serta bisa jadi solusi buat semua kalangan. “Semoga bisa makin memudahkan siapa pun yang mau bepergian,” tutupnya.

Marwati, siswi kelas 11, SMA Negeri 1 Rumpin, Bogor

Marwati, siswi kelas 11, SMA Negeri 1 Rumpin, Bogor. Foto: istimewa

Transportasi umum emang nggak selalu jadi pilihan utama buat sebagian orang, apalagi kalau aksesnya terbatas. Tapi siapa sangka, dari daerah yang jauh dari pusat kota, ada pelajar yang tetap punya kepedulian tinggi soal pentingnya transportasi umum. Dia adalah Marwati, siswi kelas XI dari SMA Negeri 1 Rumpin.

Marwati nggak terlalu sering naik transportasi umum, tapi kalau memang perlu, biasanya dia naik angkot atau kereta. “Soalnya di daerahku susah banget nemuin transportasi umum. Harus jalan sekitar 10 km dulu buat nemu yang terdekat,” ujarnya.

Karena akses yang minim, Marwati lebih nyaman naik kendaraan pribadi. “Lebih efektif dan efisien, apalagi kalau harus buru-buru ke sekolah atau ke tempat lain,” katanya.

Satu hal yang bikin Marwati kurang suka dari transportasi umum adalah harus nunggu lama karena angkot suka ngetem sampai penuh. Dan lebih parah lagi, kondisi jalan di daerahnya banyak yang rusak karena dilalui truk-truk tambang berat setiap hari.

“Akibatnya, transportasi umum jadi nggak bisa maksimal. Aku berharap pemerintah lebih perhatian sama fasilitas jalan,” ungkapnya.

Meski jarang naik angkutan umum, Marwati tetap sadar pentingnya peran generasi muda dalam penggunaan transportasi umum. “Biar kita nggak terus-terusan tergantung kendaraan pribadi. Bisa bantu ngurangin macet, polusi, dan hemat juga,” jelasnya.

Marwati punya harapan besar buat transportasi umum ke depan. “Semoga jumlahnya ditambah, terutama di wilayah yang banyak pelajarnya. Kalau bisa juga berbasis listrik supaya ramah lingkungan,” tutup Marwati

Dari cerita mereka, kita bisa lihat kalau transportasi umum itu penting banget bukan cuma buat sekarang, tapi juga buat masa depan. Makin banyak anak muda yang pakai transportasi umum, makin besar juga dampak positifnya: polusi berkurang, jalanan lebih lengang, dan biaya transportasi pun jadi lebih hemat. Tapi tentu aja, semua itu harus didukung dengan fasilitas yang nyaman, rute yang jelas, dan akses yang merata.

Jadi, sudah saatnya kita nggak cuma mengeluh soal macet, tapi mulai ikut peduli dan ambil peran. Karena perubahan besar bisa dimulai dari langkah kecil seperti memilih naik bus, angkot, atau kereta hari ini. (Resty)

Tags: Kendaraan UmumPelayanan PublicTransportasi Umum
ShareTweetSendShare
Previous Post

Beredar ‘Pesan SMS Israel’ yang Menjanjikan Jalan Keluar dari Gaza, Warga Palestina Diminta Mengabaikan

Next Post

Hentikan Sementara Work from Home, Google Panggil Karyawan Kerja di Kantor atau Resign Sukarela

Mungkin Anda Juga Suka :

Cara Jadi Mahasiswa Tokcer dan Bahkan Bintang Kelas di Kampus

Cara Jadi Mahasiswa Tokcer dan Bahkan Bintang Kelas di Kampus

14 Januari 2026

...

Jenis-jenis Usaha Sederhana yang Cocok untuk Remaja dengan Modal Kecil

Jenis-jenis Usaha Sederhana yang Cocok untuk Remaja dengan Modal Kecil

14 Oktober 2025

...

Kapan Kamu Pernah Mengalami Homesick?

Kapan Kamu Pernah Mengalami Homesick?

13 Oktober 2025

...

Masakan yang Kamu dan Keluargamu Suka Ketika di Rumah dan Bepergian

Masakan yang Kamu dan Keluargamu Suka Ketika di Rumah dan Bepergian

10 Oktober 2025

...

Apa Makna Kecukupan Sesuai Agama dan Kamu Menyikapinya?

Apa Makna Kecukupan Sesuai Agama dan Kamu Menyikapinya?

9 Oktober 2025

...

Load More
Next Post
Hentikan Sementara Work from Home, Google Panggil Karyawan Kerja di Kantor atau Resign Sukarela

Hentikan Sementara Work from Home, Google Panggil Karyawan Kerja di Kantor atau Resign Sukarela

Apa yang Kamu Ketahui Tentang Kekayaan Intelektual, Sebutkan Contoh-contohnya!

Apa yang Kamu Ketahui Tentang Kekayaan Intelektual, Sebutkan Contoh-contohnya!

Discussion about this post

TERKINI

Polemik Alat Vape Disalahgunakan, Menelusuri Hukum Rokok Elektrik

15 April 2026

Saksikan Segera, Podcast Khusus Profesional “Ladders to be Leaders” Mengulas Perjalanan Hidup dan Karir

15 April 2026

AS Repot Berkonflik dengan Iran, Zelenskyy Kecewa Dicuekin Karena Suplai Senjata ke Ukraina Terganggu

15 April 2026

TikTok Lapor Tutup 780 Ribu Akun Anak dan Roblox Belum Dianggap Patuh PP TUNAS, Beberapa Menyatakan Patuh

14 April 2026

Negosiasi Iran dan AS Disebut Akan “Segera” Diadakan Lagi di Islamabad, Iran Menolak Diatur Pengayaan Uranium dan Nuklirnya

14 April 2026

Sufi Wanita yang Akan Menggenggam Tauhid Demi Menagih Janji Allah

13 April 2026

Perundingan di Pakistan Gagal Mendikte Soal Program Nuklir, Trump Ancam Blokade Hormuz dan Serang Infrastruktur Sipil Iran

12 April 2026

Munas XVI IPSI 2026 Dibuka Presiden Prabowo, Pencak Silat Budaya Bangsa Menuju Olimpiade

11 April 2026

Sumber Senior Iran Sebut AS Setuju Cairkan Aset Iran Demi Pembicaraan di Islamabad, Seorang Pejabat AS Membantah

11 April 2026

Luar Biasanya Manfaat Setiap Gerakan Shalat untuk Fisik dan Psikis Menurut Penelitian Medis

11 April 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video