KAMU KUAT – Avesiar
Sikap seorang Muslim berbeda dengan seorang Mukmin. Hal ini karena jika seseorang telah menjadi seorang Muslim atau tunduk, belum tentu seseorang tersebut telah menjadi seorang Mukmin.
Definisi Mukmin dalam bahasa Arab, yang sering disebut dalam Al-Qur’an, artinya orang yang beriman. Sehingga ia yang seorang Muslim, dapat memenuhi seluruh kehendak Allah, serta memiliki iman kuat dalam hatinya.
Hal ini dijelaskan dalam Al Qur’an, Surah Al-Hujurat, ayat 14, Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
“Orang-orang Arab Badui itu berkata: “Kami telah beriman”. Katakanlah: “Kamu belum beriman, tetapi katakanlah “kami telah tunduk”, karena iman itu belum masuk ke dalam hatimu; dan jika kamu taat kepada Allah dan rasul-Nya, Dia tidak akan mengurangi sedikitpun pahala amalanmu; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.””
Dengan ayat tersebut, maka jelaslah perbedaan antara seorang Muslim dan seorang Mukmin atau orang beriman. Keimanan seseorang akan membuat dirinya yakin bahwa ajaran Islam adalah pedoman dalam hidupnya yang mengajarkan bagaimana beribadah dan berperilaku untuk kebaikan dunia akhiratnya.
Pada ulasan kali ini, kanal remaja dan anak muda KAMU KUAT! Avesiar.com mengajak beberapa remaja untuk memberikan pendapatnya tentang maksud dari sebutan Mukmin, apa “senjata” dalam hidup seorang Mukmin, serta mengapa seorang Mukmin membutuhkan “senjata” tersebut.
Yuk, kita simak!
Nadira Azzahra, mahasiswa Jurusan Hukum Semester 3 Universitas Malikul Saleh, Lhokseumawe, Aceh

Nadira mengatakan bahwa seorang mukmin ialah seseorang yang beriman kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala, menjalankan perintah dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan menjauhi segala hal yang dilarang Allah Subhanahu Wa Ta’ala, dengan penuh keyakinan dalam hatinya.
“Sedangkan senjatanya orang Mukmin adalah doa, sabar, dan ketakwaan. Mengapa doa, sabar dan takwa diperlukan? Tiga hal ini diperlukan seorang Mukmin untuk menghadapi cobaan hidup, melawan godaan syaitan ke jalan yang tidak baik, dan menjaga keimanan agar tetap kuat,” ujarnya.
Alexica Devly, kelas 9, SMP Nurul Azizi Medan

Sedangkan menurut Alexica Devly, seorang Mukmin itu adalah orang yang lebih mulia atau orang yang memiliki kepercayaan yang kuat/mendalam.
“Dan dalam Islam orang Mukmin lebih tinggi tingkatnya dari Muslim, karena ia lebih berserah diri kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” bebernya yakin.
Alexica menambahkan bahwa doa adalah salah satu senjata senjata Mukmin. Karena dengan berdoa, seorang Mukmin tahu akan kelemahan dirinya di hadapan Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
“Doa salah satu cara untuk berkomunikasi dengan Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Bukan cuma itu, doa juga sebagai tempat untuk meminta pertolongan, perlindungan, kekuatan, kesehatan, kesuksesan, dan masih banyak lagi. Doa sangat penting bagi kita bukan hanya orang mukmin tetapi seluruh orang yang beragama Islam,” ucapnya.
Alyaa Inayah Nurazizah, Teknik Metalurgi, Semester 1, Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani)

Lain halnya pendapat dari Altaa yang seorang mahasiswi di Unjani. Seorang Mukmin, katanya, adalah seseorang yang benar-benar beriman kepada Allah, meyakini rukun iman dengan sepenuh hati, serta membuktikan imannya lewat amal perbuatan. Ia bukan hanya percaya, tapi juga menjaga hubungan dengan Allah dan sesama manusia dengan akhlak yang baik
“Menurut saya senjatanya adalah doa. Doa merupakan ikatan langsung antara seorang hamba dengan Allah. Dengan doa, orang mukmin bisa memohon pertolongan, perlindungan, dan kekuatan yang tidak bisa didapat dari manusia biasa. Melalui doa, orang mukmin menunjukkan bahwa segala kekuatan bukan berasal darinya, melainkan dari Allah, dan karena itu ia berserah diri untuk mendapatkan pertolongannya,” ujarnya kepada tim KAMU KUAT! Avesiar.com.
Hal itu, lanjutnya, karena dalam kehidupan ini banyak cobaan, godaan, dan kelemahan yang tidak bisa dihadapi sendiri. Doa menjadi senjata yang membuat hati tenang, memberi semangat, dan mengingatkan bahwa pertolongan Allah selalu dekat. Dengan doa, imbuhnya, seorang Mukmin yakin bahwa tidak ada masalah yang terlalu berat jika Allah sudah menolong.
So, Kamu pasti sekarang makin paham dong perbedaan antara seorang Muslim dan seorang Mukmin. Maka banyak-banyaklah berdoa untuk kebaikan dunia dan akhirat kita. (Adam/Rizka)













Discussion about this post