• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home KAMU KUAT

Nasionalisme, Seberapa Pentingnya Bagi Warga Negara dan Bagaimana Membuktikannya?

by Ave Rosa
11 September 2025 | 23:55 WIB
in KAMU KUAT
Reading Time: 4 mins read
A A
Nasionalisme, Seberapa Pentingnya Bagi Warga Negara dan Bagaimana Membuktikannya?

KAMU KUAT – Avesiar

Setiap warga negara yang mencintai tanah airnya harus memiliki jiwa nasionalisme. Sebagai warga negara Indonesia yang baik, tentu kecintaan pada bangsa, negara, dan tanah air adalah hal penting. Sebenarnya, seperti apa pengertian nasionalisme.

Dikutip dari laman KBBI, nasionalisme adalah paham (ajaran) untuk mencintai bangsa dan negara sendiri; sifat kenasionalan: — makin menjiwai bangsa Indonesia; 2 kesadaran keanggotaan dalam suatu bangsa yang secara potensial atau aktual bersama-sama mencapai, mempertahankan, dan mengabadikan identitas, integritas, kemakmuran, dan kekuatan bangsa itu; semangat kebangsaan

Sedangkan dikutip dari Wikipedia, nasionalisme adalah sebuah ide atau gerakan yang menyatakan bahwa bangsa harus selaras dengan negara. Sebagai sebuah gerakan, nasionalisme mengandaikan keberadaan dan cenderung untuk memajukan kepentingan bangsa tertentu, terutama dengan tujuan untuk memperoleh dan mempertahankan kedaulatannya (pemerintahan sendiri) atas tanah airnya yang dipersepsikan untuk menciptakan negara-bangsa.

Nasionalisme menyatakan bahwa setiap bangsa harus memerintah dirinya sendiri, bebas dari campur tangan luar (penentuan nasib sendiri), bahwa bangsa adalah dasar alami dan ideal bagi sebuah pemerintahan, dan bahwa bangsa adalah satu-satunya sumber kekuatan politik yang sah. Nasionalisme juga bertujuan untuk membangun dan mempertahankan identitas nasional tunggal, berdasarkan kombinasi karakteristik sosial bersama seperti budaya, etnis, lokasi geografis, bahasa, politik (atau pemerintahan), agama, tradisi, dan kepercayaan pada sejarah tunggal bersama, dan untuk memajukan persatuan atau solidaritas nasional.

Sebagai generasi muda, seperti apa nasionalisme yang dipahami dan diaplikasikan. Di kanal KAMU KUAT! Avesiar.com, remaja dan anak muda berikut berbagai pendapatnya.

Sivia Dwi Parwanti, Siswi kelas 10, SMA Negeri 1 Semarang

Sivia Dwi Parwanti, Siswi kelas 10, SMA Negeri 1 Semarang. Foto: istimewa

Nasionalisme, menurut Sivia, adalah pemahaman seorang individu memiliki kesadaran, cinta, dan kesetiaan terhadap bangsa dan negara.

Bacaan Terkait :

Suka Merek Lokal atau Merek Internasional dan Apa Alasanmu?

Jiwa Nasionalisme Harus Dimiliki Setiap Warga Negara, Mengapa?

Load More

“Nasionalisme ini memang 100 persen penting bagi warga negara, karena nasionalisme ini menjadi pemersatu bangsa dan menunjukkan bahwa suatu bangsa memiliki indentitas dan jati diri,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa, kita bisa saja dapat membuktikannya dengan cara menunjukkan cinta dan rasa bangga terhadap negara seperti menggunakan produk lokal, mematuhi hukum dan aturan, melestarikan budaya, dan turut serta dalam kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Zivara Shabrina Rizad, Kelas VII, SMP IT Indah Medan

Zivara Shabrina Rizad, Kelas VII, SMP IT Indah Medan. FotoL istimewa

Lain halnya dengan Zivara. Ia menjelaskan bahwa nasionalisme adalah perasaan cinta dan kebanggaan terhadap negara dan tanah air. ”Nasionalisme sangat penting karena menjadi salah benteng pertahanan yang kuat jika setiap warga negara memiliki rasa tersebut. Kekuatan dalamnya akan mengalahkan kekuatan senjata terhebat apapun,” katanya.

Menurut Zivara, orang yang memiliki jiwa nasionalisme tinggi biasanya akan sangat membanggakan negaranya melalui prestasi yang dimilikinya, berusaha untuk melakukan yang terbaik dalam segala hal bukan untuk dirinya sendiri tapi untuk negaranya.

Aditya Mufti, mahasiswa semester 5, jurusan Kewirausahaan, FEB Universitas Sumatera Utara

Aditya Mufti, mahasiswa semester 5, jurusan Kewirausahaan, FEB Universitas Sumatera Utara. Foto: istimewa

Anak muda bernama Aditya ini punya pendapat tersendiri. “Nasionalisme menurut saya adalah rasa cinta , bangga terhadap tanah air dan keinginan untuk berkontribusi dalam memajukan negara.,” ucapnya.

Rasa nasionalisme, lanjutnya, sangat penting bagi setiap warga negara.. Karena dengan jiwa nasionalisme, maka akan tumbuh sikap bela tanah air yang akhirnya menjadikan semangat untuk terus belajar, bekerja dan berkarya yang akhirnya membawa dampak positif demi kepentingan bersama seluruh bangsa. Nasionalisme juga akan memperkuat pertahanan negara. Ana-anak muda dengan sangat membara ingin menjadi bagian dari sistem pertahanan yang ada.

“Bukti bahwa kita memiliki rasa nasionalisme dapat terlihat misalkan pada saat pertandingan olah raga antar negara. Di mana seluruh anak bangsa dengan sukarela memberi dukungan bagi para atlet indonesia yang bertanding. Contoh lain dapat dilihat saat budaya ataupun produk budaya diklaim negara lain, maka seluruh rakyat indonesia akan serentak menyuarakan pembelaan baik secara langsung maupun secara media sosial,” jelas Aditya berapi-api.

Nah, itulah pendapat beberapa sahabat kanal KAMU KUAT! Avesiar.com. Bagaimana menurut kamu? Tuliskan juga pendapatmu di kolom komentar yang berada di akhir artikel ini. Jangan lupa cantumkan namamu ya! (Adam/Rizka)

Tags: Bukti NasionalismeCinta Tanah AirNasionalismePentingnya NasionalismeWarga Negara
ShareTweetSendShare
Previous Post

Pemilik Doa yang Mustajab dan Ditakuti, Sa’ad bin Abi Waqqash Sahabat Rasulullah SAW

Next Post

Mubahalah Itu Berkenaan dengan Apa?

Mungkin Anda Juga Suka :

Cara Jadi Mahasiswa Tokcer dan Bahkan Bintang Kelas di Kampus

Cara Jadi Mahasiswa Tokcer dan Bahkan Bintang Kelas di Kampus

14 Januari 2026

...

Jenis-jenis Usaha Sederhana yang Cocok untuk Remaja dengan Modal Kecil

Jenis-jenis Usaha Sederhana yang Cocok untuk Remaja dengan Modal Kecil

14 Oktober 2025

...

Kapan Kamu Pernah Mengalami Homesick?

Kapan Kamu Pernah Mengalami Homesick?

13 Oktober 2025

...

Masakan yang Kamu dan Keluargamu Suka Ketika di Rumah dan Bepergian

Masakan yang Kamu dan Keluargamu Suka Ketika di Rumah dan Bepergian

10 Oktober 2025

...

Apa Makna Kecukupan Sesuai Agama dan Kamu Menyikapinya?

Apa Makna Kecukupan Sesuai Agama dan Kamu Menyikapinya?

9 Oktober 2025

...

Load More
Next Post
Mubahalah Itu Berkenaan dengan Apa?

Mubahalah Itu Berkenaan dengan Apa?

Apa Itu Standar Ganda atau Double Standard?

Apa Itu Standar Ganda atau Double Standard?

Discussion about this post

TERKINI

Tidak Ada Takutnya, Iran Hantamkan Rudal ke Pangkalan-pangkalan AS di Yordania, Bahrain, dan Kuwait

10 Juni 2026

Asperindo Desak Pembatalan Biaya Tarif Jasper dan SGHA Karena Efeknya Kenaikan Harga ke Konsumen

10 Juni 2026

Indonesia Raih Pengakuan di WSIS Prizes 2026 PBB Melalui 3 Inovasi Digital

10 Juni 2026

Senator AS Menyebut Amerika Seharusnya Tidak Mendanai Militer AS dan Akan Menentangnya di UU NDAA

9 Juni 2026

Antisipasi Kekerasan di Pesantren, 11 Juni MUI Gelar Halaqah Pesantren Aman dan Ramah Anak

9 Juni 2026

Proses Penuaan Mempengaruhi Kerja Pencernaan, Cara Mengimbanginya Agar Tetap Optimal

8 Juni 2026

Total Jemaah Haji Tiba di Tanah Air per 8 Juni 47.012 Orang, Kloter Terakhir Dijadwalkan Tiba 1 Juli

8 Juni 2026

Menua dengan Baik, Ada 7 Tanda Menurut Para Ahli Geriatri

7 Juni 2026

Piala Dunia Dimulai Seminggu Lagi, Timnas Iran Masih Menunggu Visa Masuk ke AS

6 Juni 2026

“Ajegnya” Santo Kadarusman Jadi Humas, Mulai Memimpin Humas Polytron, Sampai VP di Consumer Goods

6 Juni 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video