KAMU KUAT – Avesiar
Setiap warga negara yang mencintai tanah airnya harus memiliki jiwa nasionalisme. Sebagai warga negara Indonesia yang baik, tentu kecintaan pada bangsa, negara, dan tanah air adalah hal penting. Sebenarnya, seperti apa pengertian nasionalisme.
Dikutip dari laman KBBI, nasionalisme adalah paham (ajaran) untuk mencintai bangsa dan negara sendiri; sifat kenasionalan: — makin menjiwai bangsa Indonesia; 2 kesadaran keanggotaan dalam suatu bangsa yang secara potensial atau aktual bersama-sama mencapai, mempertahankan, dan mengabadikan identitas, integritas, kemakmuran, dan kekuatan bangsa itu; semangat kebangsaan
Sedangkan dikutip dari Wikipedia, nasionalisme adalah sebuah ide atau gerakan yang menyatakan bahwa bangsa harus selaras dengan negara. Sebagai sebuah gerakan, nasionalisme mengandaikan keberadaan dan cenderung untuk memajukan kepentingan bangsa tertentu, terutama dengan tujuan untuk memperoleh dan mempertahankan kedaulatannya (pemerintahan sendiri) atas tanah airnya yang dipersepsikan untuk menciptakan negara-bangsa.
Nasionalisme menyatakan bahwa setiap bangsa harus memerintah dirinya sendiri, bebas dari campur tangan luar (penentuan nasib sendiri), bahwa bangsa adalah dasar alami dan ideal bagi sebuah pemerintahan, dan bahwa bangsa adalah satu-satunya sumber kekuatan politik yang sah. Nasionalisme juga bertujuan untuk membangun dan mempertahankan identitas nasional tunggal, berdasarkan kombinasi karakteristik sosial bersama seperti budaya, etnis, lokasi geografis, bahasa, politik (atau pemerintahan), agama, tradisi, dan kepercayaan pada sejarah tunggal bersama, dan untuk memajukan persatuan atau solidaritas nasional.
Sebagai generasi muda, seperti apa nasionalisme yang dipahami dan diaplikasikan. Di kanal KAMU KUAT! Avesiar.com, remaja dan anak muda berikut berbagai pendapatnya.
Sivia Dwi Parwanti, Siswi kelas 10, SMA Negeri 1 Semarang

Nasionalisme, menurut Sivia, adalah pemahaman seorang individu memiliki kesadaran, cinta, dan kesetiaan terhadap bangsa dan negara.
“Nasionalisme ini memang 100 persen penting bagi warga negara, karena nasionalisme ini menjadi pemersatu bangsa dan menunjukkan bahwa suatu bangsa memiliki indentitas dan jati diri,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa, kita bisa saja dapat membuktikannya dengan cara menunjukkan cinta dan rasa bangga terhadap negara seperti menggunakan produk lokal, mematuhi hukum dan aturan, melestarikan budaya, dan turut serta dalam kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Zivara Shabrina Rizad, Kelas VII, SMP IT Indah Medan

Lain halnya dengan Zivara. Ia menjelaskan bahwa nasionalisme adalah perasaan cinta dan kebanggaan terhadap negara dan tanah air. ”Nasionalisme sangat penting karena menjadi salah benteng pertahanan yang kuat jika setiap warga negara memiliki rasa tersebut. Kekuatan dalamnya akan mengalahkan kekuatan senjata terhebat apapun,” katanya.
Menurut Zivara, orang yang memiliki jiwa nasionalisme tinggi biasanya akan sangat membanggakan negaranya melalui prestasi yang dimilikinya, berusaha untuk melakukan yang terbaik dalam segala hal bukan untuk dirinya sendiri tapi untuk negaranya.
Aditya Mufti, mahasiswa semester 5, jurusan Kewirausahaan, FEB Universitas Sumatera Utara

Anak muda bernama Aditya ini punya pendapat tersendiri. “Nasionalisme menurut saya adalah rasa cinta , bangga terhadap tanah air dan keinginan untuk berkontribusi dalam memajukan negara.,” ucapnya.
Rasa nasionalisme, lanjutnya, sangat penting bagi setiap warga negara.. Karena dengan jiwa nasionalisme, maka akan tumbuh sikap bela tanah air yang akhirnya menjadikan semangat untuk terus belajar, bekerja dan berkarya yang akhirnya membawa dampak positif demi kepentingan bersama seluruh bangsa. Nasionalisme juga akan memperkuat pertahanan negara. Ana-anak muda dengan sangat membara ingin menjadi bagian dari sistem pertahanan yang ada.
“Bukti bahwa kita memiliki rasa nasionalisme dapat terlihat misalkan pada saat pertandingan olah raga antar negara. Di mana seluruh anak bangsa dengan sukarela memberi dukungan bagi para atlet indonesia yang bertanding. Contoh lain dapat dilihat saat budaya ataupun produk budaya diklaim negara lain, maka seluruh rakyat indonesia akan serentak menyuarakan pembelaan baik secara langsung maupun secara media sosial,” jelas Aditya berapi-api.
Nah, itulah pendapat beberapa sahabat kanal KAMU KUAT! Avesiar.com. Bagaimana menurut kamu? Tuliskan juga pendapatmu di kolom komentar yang berada di akhir artikel ini. Jangan lupa cantumkan namamu ya! (Adam/Rizka)













Discussion about this post