• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT!
    • Kanal Kamu Kuat
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Syar'i True Story

Durrah binti Abu Lahab: Apel Jatuh Jauh dari Pohonnya

by Avesiar
10 Mei 2020 | 21:39 WIB
in True Story
Reading Time: 2 mins read
A A
Durrah binti Abu Lahab: Apel Jatuh Jauh dari Pohonnya

Ilustrasi Muslimah: Durrah binti Abu Lahab menunjukkan pribadi yang berbeda dari sang ayah, Abu Lahab. Foto: Mgrol120 via republika.co.id

“Buah jatuh tak jauh dari pohonnya.”

Pepatah itu ternyata tak selamanya benar. Hal itu terbukti pada Durrah binti Abu Lahab bin Abdul Muthalib.

Ia adalah seorang Muslimah yang berakhlak mulia, yang sifatnya sangat jauh berbeda dibandingkan ayahnya Abu Lahab – seorang kafir Quraisy yang sungguh amat sesat.

Saking kafirnya, nama Abu Lahab tercatat sebagai nama surat ke-111 dalam Alquran. ”Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan sesungguhnya dia akan binasa. Tidaklah berfaidah kepadanya harta bendanya dan apa yang ia usahakan. Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak. Dan (begitu pula) istrinya, pembawa kayu bakar. Yang di lehernya ada tali dari sabut.”

Berbeda dengan sifat sang ayah, Durrah merupakan salah seorang sahabat yang begitu dekat dengan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Tak banyak kisah tentang Durrah, sebelum putri paman Rasulullah SAW itu masuk Islam.

Muhammad Ibrahim Salim dalam bukunya bertajuk Perempuan-perempuan Mulia di Sekitar Rasulullah SAW, mengungkapkan, setelah masuk Islam, Durrah hijrah menyusul Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam ke Madinah.

Imam adz-Dzahabi berkata, ”Dia (Durrah) mempunyai sebuah hadits dalam al-Musnad, dari riwayat putra pamannya, al- Harits bin Naufal.” [Ath-Thabaqaat (8/34), Al-Istii’aab (4/290), Al- Ishaabah (7/634), dan Ushudul Ghaabah (5/449)]

Ibnu Hajar menyebutkan dalam al-Ishaabah, bahwa ketika Durrah binti Abu Lahab datang ke Madinah sebagai muhajir, dia turun di rumah Rafi’ bin Mu’alla.

Bacaan Terkait :

Surat Pernyataan 12 Negara Termasuk Iran Menuntut Larangan Serangan Terhadap Fasilitas Nuklir

Strategi Simpel Berbenah Rumah dengan Barang-barang yang Menumpuk Layaknya Permainan

Uang Curian Dikembalikan Secara Diam-diam, Hukum dan Penjelasannya

Iran Ancam Serang Kabel Internet Bawah Laut di Selat Hormuz serta Aset-aset AS dan Sekutu Jika Kembali Diserang

Gelombang Pertama Disusul Kedua Berangkat 11 April dan 26 April 2027, Kepulangan Jemaah Mulai 21 Mei

Penanganan Karhutla Harus Lebih Masif dan Terpadu, Prabowo Perintahkan Seluruh Unsur Terkait Gerak Cepat

Warga Prancis Demo dan 2.400 Ditangkap, Macron Kritik Tindakan Anarki

Load More

Kemudian beberapa wanita bani Zuraiq berkata kepadanya, ”Engkau puteri Abu Lahab, yang Allah berfirman tentang dia. ‘Binasalah kedua tangan Abu Lahab (QS. Al-Lahab, 111:1). Maka hijrahmu tidak berguna bagimu.”

Mendengar perkataan itu, Durrah lalu mendatangi Rasulullah dan menceritakan pengalaman yang tak mengenakan tersebut. Lalu Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mempersilakan Durrah, “Duduklah!”

Tak lama kemudian, Rasulullah SAW menjadi iman shalat Zuhur, kemudian duduk di atas mimbar selama satu jam.

Lalu Nabi Muhammad SAW bersabda, ”Wahai, manusia sekalian. Mengapa aku dicela atas keluargaku? Demi Allah, sesungguhnya syafa’atku (pengampunaan) akan diperoleh kerabatku, bahkan orang yang keras, lemah, serta besar sekalipun akan memperolehnya pada hari kiamat.”

Ibnu Hajar menyebutnya dalam al-Ishaabah dengan perkataan: Diriwayatkan oleh Ibnu Ashim, Thabarani dan Ibnu Mandah, dari jalan Ab- durrahman bin Basyar, dan ia adalah dhoif, dari Muhammad bin Ishaq, dari Nafi’ dan Zaid bin Aslam, dari Ibnu Umar, dan Sa’id Al-Maqbari dan Ibnu Al-Munkadir, dari Abu Hurairah, dan dari Ammar bin Yasir. Mereka berkata:

“Datang Durrah….hingga akhir hadis…” ; Al-Ishaabah, juz 7 hal. 634]

Ad-Daruquthni meriwayatkan dalam kitabnya, bab Ukhwah, dan Ibnu Ady dalam al-Kaamil setta Ibnu Mandah dari Durrah binti Abu Lahab, dia berkata, “Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda: ”Seorang yang hidup tidak menanggung derita lantaran kejelekan yang diperbuat orang yang sudah mati”.

Menurut Ibrahim Salim, berkaca dari riwayat tersebut, hendaknya seorang Muslim dan Muslimah tetap menghormati orang yang telah mendahului kita, meskipun orang tersebut sangat memusuhi kita. Inilah salah satu akhlak mulia yang diajarkan agama Islam.

Kisah Durrah binti Abu Lahab juga mengambarkan Allah Subhanahu Wa Ta’ala akan selalu memberi hidayah bagi orang-orang yang dikehendakinya. Bukankah Abu Lahab adalah seorang pemimpin Quraisy yang sangat memusuhi Islam dan Rasulullah SAW?

Namun, dari keluarga Abu Lahab – orang yang sangat dilaknat Allah SWT itu – hadir seorang Muslimah yang berakhlak mulia yang senantiasa membela dan membantu perjuangan agama Islam.

Durrah merupakan pribadi seorang putri paman Rasulullah yang kehadirannya menjadi cermin bagi semua umat Islam.

Cahaya keimanan yang menyinari kalbunya mampu mengalahkan pengaruh dan sifat-sifat buruk yang dicontohkan ayahnya, Abu Lahab. Kisahnya memberi kepada kita sebuah pelajaran penting, bahwa keburukan yang telah dilakukan oleh para pendahulu kita, bukanlah derita yang harus ditanggung oleh anak dan cucunya.

Meski begitu, Islam tetap mengajarkan agar kaum Muslim selalu mendoakan dan menghormati orangtua baik yang masih hidup maupun telah meninggal dunia. Begitu indah ajaran Islam.

(ave/dikutip dari republika.co.id edisi Rabu, 29 April 2020)

ShareTweetSendShare
Previous Post

Kisah Ayah Rasulullah Lolos dari Persembahan

Next Post

KDK MUI Jatim Berbagi Probiotik Imun Menangkal Covid-19

Mungkin Anda Juga Suka :

Dzikir “Laqod Jaakum” Beserta Rahasia Dahsyatnya Manfaat di Dunia dan Akhirat

Dzikir “Laqod Jaakum” Beserta Rahasia Dahsyatnya Manfaat di Dunia dan Akhirat

17 September 2026

...

Keistimewaan Anak Yatim Berakhir di Saat Baligh, Pengertian Hukum dan Batasnya

Keistimewaan Anak Yatim Berakhir di Saat Baligh, Pengertian Hukum dan Batasnya

6 Agustus 2026

...

Candaan-candaan yang Dilarang dalam Islam dan Penjelasannya

Candaan-candaan yang Dilarang dalam Islam dan Penjelasannya

1 Agustus 2026

...

Agar Istiqomah Memenuhi Kebutuhan Hidup dengan Mencari Rezeki yang Halal

Agar Istiqomah Memenuhi Kebutuhan Hidup dengan Mencari Rezeki yang Halal

19 Juli 2026

...

Nikmat Membawa Sengsara, Deretan Hukuman dan Dosa Riba yang Sangat Berat

Nikmat Membawa Sengsara, Deretan Hukuman dan Dosa Riba yang Sangat Berat

13 Juni 2026

...

Load More
Next Post
KDK MUI Jatim Berbagi Probiotik Imun Menangkal Covid-19

KDK MUI Jatim Berbagi Probiotik Imun Menangkal Covid-19

1,4 Juta Orang Sembuh dari Covid-19 di Dunia, AS Terbanyak

1,4 Juta Orang Sembuh dari Covid-19 di Dunia, AS Terbanyak

Discussion about this post

TERKINI

Surat Pernyataan 12 Negara Termasuk Iran Menuntut Larangan Serangan Terhadap Fasilitas Nuklir

24 Oktober 2026

Strategi Simpel Berbenah Rumah dengan Barang-barang yang Menumpuk Layaknya Permainan

23 Oktober 2026

Uang Curian Dikembalikan Secara Diam-diam, Hukum dan Penjelasannya

22 Oktober 2026

Iran Ancam Serang Kabel Internet Bawah Laut di Selat Hormuz serta Aset-aset AS dan Sekutu Jika Kembali Diserang

21 Oktober 2026

Gelombang Pertama Disusul Kedua Berangkat 11 April dan 26 April 2027, Kepulangan Jemaah Mulai 21 Mei

21 Oktober 2026

Penanganan Karhutla Harus Lebih Masif dan Terpadu, Prabowo Perintahkan Seluruh Unsur Terkait Gerak Cepat

20 Oktober 2026

Warga Prancis Demo dan 2.400 Ditangkap, Macron Kritik Tindakan Anarki

19 Oktober 2026

Pribadi Autentik atau Otentik Dilihat dari Karakter, Ciri-ciri, dan Mengenal Lawannya

18 Oktober 2026

Cara Mensucikan Ketika Tanpa Sengaja Memakan Daging Babi

17 Oktober 2026

Buka Kedutaan Besar di Al-Quds yang Diduduki, Iran Kecam Keras Kolombia

16 Oktober 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT!
    • Kanal Kamu Kuat
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video