Avesiar – Jakarta
Muhammad Al-Awadi, petenis remaja berusia 14 tahun asal Kuwait, telah mengundurkan diri pada Jumat (21/1/2022) dari turnamen tenis internasional yang diadakan di Uni Emirat Arab (UEA).
Hal ini adalah bentuk penolakannya untuk menghindari menghadapi lawan Israel. Demikian sumber berita Palestina, Arab, dan Timur Tengah melaporkan, dilansir The Palestine Chronicle, Sabtu (22/1/2022).
Menurut surat kabar Qatar Al Watan, Al-Awadi telah lolos ke semifinal kejuaraan internasional untuk profesional di bawah usia 14 tahun, yang diadakan di Dubai. Namun, dia menarik diri dari turnamen ketika dia mengetahui bahwa dia harus menghadapi rekan Israel.
Osama al-Shaheen, anggota parlemen Kuwait, men-tweet, “Salam dan terima kasih kepada pahlawan Kuwait Muhammad al-Awadi atas penolakannya untuk menormalkan kompetisi olahraga dengan Zionis.”
Yusuf al-Sanad, anggota Persatuan Cendekiawan Teluk Persia, juga menulis di Twitter bahwa pesaing Kuwait mengumumkan pengunduran dirinya dari kompetisi dalam solidaritas dengan rakyat Palestina dan penolakan apartheid Israel, menurut kantor berita resmi Palestina WAFA. (ard)













Discussion about this post