• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT!
    • Kanal Kamu Kuat
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home KAMU KUAT

Patuh Kepada Orang Tua Sekeren Apa Sih?

by Ave Rosa
3 Desember 2024 | 23:02 WIB
in KAMU KUAT
Reading Time: 5 mins read
A A
Patuh Kepada Orang Tua Sekeren Apa Sih?

Ilustrasi. Foto: Pexels

KAMU KUAT – Jakarta

Suasana menjadi hening dan horor ketika orang tua memanggil seorang anak dengan nama lengkapnya. Alhasil, seketika sang anak menjadi penurut dan mau melaksanakan tugas atau perintah dari ayah dan ibunya.

“Pernah ngga merasakan pengalaman yang sama?”

Anak zaman dahulu dan zaman sekarang sudah banyak perubahan dari cara pandang. Kategori patuh pada orang tua pun menjadi berbeda. Jika dulu patuh pada orang tua adalah dengan menurut semua kata orang tua dan juga membantu pekerjaan di rumah, zaman ini kepatuhan anak punya model tersendiri.

Nah, mengulik soal kategori patuhnya seorang anak pada orang tua, setiap orang tua dan anak punya standar tersendiri tentunya. Untuk mengetahui pendapat anak tentang apa yang dimaksud patuh, yuk simak komentar-komentar jujur berikut.

Menurut Bunga Rizki Islami, Kelas 12 MIPA 4 SMA BOASH Bogor, yang jelas anak patuh kepada orang tya itu pasti baik. Tapi kadang orang tua jadi akan berpatok pada anak yang patuh saja dan akan selalu mengandalkan anak itu.

Bunga Rizki Islami, siswi kelas 12 MIPA 4, SMA BOASH Bogor. Foto: ist

“Patuh tu kan maknanya bisa beragam ya, tapi kadang orang lain hanya bisa menilai patuh berdasarkan anak tersebut nurut atau tidaknya kepada orang tua, padahal sebenernya makna dari patuh tu luas, terlebih lagi anak yang di sebut “patuh” kadang menjadi bahan perbandingan untuk posisi anak lain yang terbilang belum patuh bagi kebanyakan orang, hal itu kadang membuat kecenderungan iri satu sama lain antara pihak yg dibandingkan dengan pihak pembanding,” ujar Bunga.

Ia mengakui kadang merasa dirinya sudah patuh. “Karena dari awal aku mikir, kalau belum bisa jadi anak yang pinter, seenggaknya jadi anak yang baik. Tapi kadang ga semua hal bisa dipatuhin, terlalu patuh juga bisa bikin orang susah ambil keputusan dan jadi orang ga enakan,” ujarnya.

Bacaan Terkait :

Doa Sebelum Berjimak Bagi Muslim Agar Allah Melindungi Anak Keturunannya

Kebiasaan Baik Itu Menurut Kamu Apa? Kalau Mereka Begini

Kasih Ibu Sepanjang Masa, Hari Ibu Versi Remaja dan Dosen

Ikhtiar Agar  Anak Sholeh dan Sholehah Penting, Ini Doa-doanya

Bakti Pada Ibu, Uwais Al Qarni Birrul Walidain yang Terkenal di Langit

Load More

Lain hal dengan Ahmad Akbar, siswa kelas 10 di SMK Letris Tangerang Selatan. Remaja yang hobi bermain musik berkomentar bahwa, patuh merupakan sebuah kewajiban.

“Tapi kalo keren atau ngga nya mungkin lebih ke biasa aja. Soalnya kayanya sudah sewajarnya seorang anak itu harus patuh kepada orang tua,” katanya.

Ahmad Akbar, siswa kelas 10, di SMK Letris Tangerang Selatan. Foto: ist

Meski demikian, ia mengakui punya pengalaman pernah membantah orang tua. “Kalo membantah ortu pernah sesekali, tapi ngga pernah sampai jadi kejadian yang buruk. Kaya menolak membantu hal kecil, akibatnya mungkin kena marah sedikit aja. Tapi perasaan juga jadi kerasa buruk,” ujar Akbar menyesali.

Sedangkan Adila Mufidah, mahasiswi semester 3, di UIN Raden Mas Said Surakarta, mengakui bahwa patuh dengan orang tua menurut dia sangat penting.

“Karena mau gimana pun, kan kita sebagai anak yaa, pasti orang tua juga niatnya selalu yang terbaik buat anaknya. Jadi mungkin walaupun ada beberapa hal yang pasti ada sulitnya buat anak nerima aturan itu, tapi tetep sebisa mungkin kita patuhi atau setidaknya didiskusikan kali yaa dari masing-masing sudut pandang,” ungkapnya.

Adila Mufidah mengakui jika ada teman yang sangat patuh kepada orang tua,  itu keren banget. “Karena tadi yaa, gak semua yang ortu mau atau harapkan itu sesuai sama yang anaknya juga mau gituu. Jadi pasti susah buat saling nerima. Dari sisi ortu mau yang terbaik sekaligus menjaga anaknya dari hal-hal negatif, tapi bagi anak juga mungkin jadi lebih kerasa dibatasi,” ucapnya.

Adila Mufidah, mahasiswi semester 3, di UIN Raden Mas Said Surakarta. Foto: ist

Menurutnya, sekali lagi karena kita sebagai anak sepatutnya memaksimalkan apapun yang kita bisa, untuk patuh pada semua nasehat dan pesan orang tua. “Karena nantinya kita juga bakal merasakan jadi mereka dan di situ nanti bisa jadi lebih ngerti yaa posisi menjadi orang tua seperti apa,” ujarnya.

Pemilik nama panggilan Dilla juga mengakui pernah pengalaman tidak nurut pada orang tua. Namun, ia kini berusaha lebih bijak dan patuh pada orang tua.

“Ini pasti banget pernah yaa. Cuma aku tuh ga bisa terlalu inget detail apa aja nyaa. Tapi yang jelas selama ini aku cukup menerapkan prinsip untuk keputusan-keputusan besar di hidupku. Setiap keputusan, penting banget ada do’a restu dan pendapat orang tua. Karena dari restu orang tua insyaallah kita juga bisa dapet restu dari Allah. Dan aku jadi bisa lebih percaya dirii buat mengambil suatu keputusan ituu karena dapet dua restu sekaliguss” papar dilla yang sekarang sedang merantau di Surakarta.

Seorang Ibu rumah tangga yang tinggal di Sawangan, Depok, Nur Khotijah, mengaku anak-anak kadang kerap tidak patuh pada orang tua.

Patuh, menurut Ibu 3 anak yang disapa Nurul itu yaitu, anak  menurut apa kata atau pesan yang disampaikan orang tua kepada mereka,  yang mestinya dikerjakan atau tidak dikerjakan.

“Biasanya kalo  anak ngga patuh,  saya sebagai ibu akan mengurangi uang jajannya sebagai hukuman. Atau memberi hukuman lain seperti tidak boleh bermain atau menonton TV sampai beberapa waktu. Termasuk menasehati bahwa tidak patuh itu berdosa kepada orang tua,” ungkapnya.

Guys, berbakti kepada kedua orang tua dikenal dengan istilah bir al walidain atau birrul walidain. Perilaku ini dapat dilakukan selama orang tua masih hidup atau sudah meninggal. Dalam surat Al Isra Ayat 23, Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman yang artinya,

“ Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah engkau membentak keduanya, serta ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik.”

Guys, yuk maksimalkan kesempatan untuk mengasihi orang tua dan itu pasti keren banget. (rst)

Tags: Anak PatuhAnak SholehBirrul WalidainPatuh Orang TuaSopan Santun
ShareTweetSendShare
Previous Post

Darurat Militer Korea Selatan, Presiden Tegaskan untuk Melindungi dari Komunis

Next Post

Mercubition 2024, Mahasiswa Fikom Mercu Buana Hadirkan Kreator Konten Raditya Dika

Mungkin Anda Juga Suka :

Tetap Bugar di Sekolah Meskipun Banyak Kegiatan, Simak Tips Berikut

Tetap Bugar di Sekolah Meskipun Banyak Kegiatan, Simak Tips Berikut

2 Agustus 2026

...

Coba 8 Pilihan Ini Ketika Kamu Belum Lulus Seleksi Masuk PTN

Coba 8 Pilihan Ini Ketika Kamu Belum Lulus Seleksi Masuk PTN

8 Juli 2026

...

Penuhi Komitmen, 4,7 Juta Akun Anak Sudah Dinonaktifkan Platform Sosmed

Penuhi Komitmen, 4,7 Juta Akun Anak Sudah Dinonaktifkan Platform Sosmed

26 Juni 2026

...

Cara Jadi Mahasiswa Tokcer dan Bahkan Bintang Kelas di Kampus

Cara Jadi Mahasiswa Tokcer dan Bahkan Bintang Kelas di Kampus

14 Januari 2026

...

Jenis-jenis Usaha Sederhana yang Cocok untuk Remaja dengan Modal Kecil

Jenis-jenis Usaha Sederhana yang Cocok untuk Remaja dengan Modal Kecil

14 Oktober 2025

...

Load More
Next Post
Mercubition 2024, Mahasiswa Fikom Mercu Buana Hadirkan Kreator Konten Raditya Dika

Mercubition 2024, Mahasiswa Fikom Mercu Buana Hadirkan Kreator Konten Raditya Dika

Dewasa Versi Aku (remaja) dan Sebenar-benarnya

Dewasa Versi Aku (remaja) dan Sebenar-benarnya

Discussion about this post

TERKINI

Drone Rusia Obrak-abrik Markas Intelijen Ukraina yang Lagi Kekurangan Rudal Patriot AS

4 September 2026

Berkah Maulid yang Didapatkan Dua Pemuda  yang Menyambut dan Mengagungkannya

3 September 2026

Adu Kuat, Iran Terus Menghantam Pangkalan AS di Kuwait, Bahrain, UEA, dan Yordania, Sementara AS Serang Pesta Pernikahan

3 September 2026

Soal Video Kasus Pejompongan, Tidak Ada Permintaan Takedown dari Kemkomdigi

2 September 2026

Restoran Diminta Transparan Soal Status Halal Tiap Outlet ke Konsumen, Terutama yang Sertifikasi per Lokasi

2 September 2026

Israel Mempersulit Sekolah Kristen, Buntutnya Semua Sekolah Tutup Memprotes Israel yang Menolak Memperbarui Izin Gurunya

1 September 2026

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Diterima Presiden Prabowo, Bahas Usulan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan

1 September 2026

Jumat 4 September Besok Manajemen Gadang Barubah Layani Langsung Pelanggannya dan Es Krimnya Cuma Rp2000

1 September 2026

Mojtaba Khamenei Serukan negara-negara Islam untuk Bersatu Melawan AS dan Israel

31 Agustus 2026

Muktamar ke-35 NU Resmi Ditutup Presiden, Rais Aam KH Miftachul Akhyar dan Ketumnya KH Abdul Hakim Mahfudz

30 Agustus 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT!
    • Kanal Kamu Kuat
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video