• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nasional & Opini Edukasi

Psikologi Remaja Usia 14–17 Tahun, Pahami Tahap Perkembangan dan Menyikapinya

by Ave Rosa
23 Juni 2025 | 22:50 WIB
in Edukasi
Reading Time: 3 mins read
A A
Psikologi Remaja Usia 14–17 Tahun, Pahami Tahap Perkembangan dan Menyikapinya

Ilustrasi. Foto: Pexels/Pixabay

Avesiar – Jakarta

Dilansir laman Hello Sehat, apabila dibandingkan dengan perkembangan anak usia 10 tahun, yang dibahas pada artikel sebelumnya, Anda bisa melihat ada perbedaan di perkembangan remaja fase middle ini. Secara umum, bisa dikatakan bahwa perkembangan psikologi remaja terlihat karena mereka mulai membangun identitas diri.

Tidak hanya itu, di rentang usia ini, remaja juga mulai memperlihatkan kemandirian agar tidak terus bergantung pada orang tua.

Berikut beberapa perkembangan psikologi atau emosi remaja di usia 14 hingga 17 tahun.

•             Memperlihatkan kemandirian pada orang tua.

•             Menghabiskan waktu yang lebih sedikit dengan orang tua.

•             Mulai menunjukkan ketertarikan pada lawan jenis.

•             Mempunyai kepedulian serta perhatian pada keluarga, teman, dan lawan jenis.

Bacaan Terkait :

Psikologi Remaja Usia 18 Tahun, Pahami Tahap Perkembangan dan Menyikapinya

Psikologi Remaja Usia 10–13 Tahun, Pahami Tahap Perkembangan dan Menyikapinya

Load More

•             Perubahan suasana hati yang tidak menentu.

1. Perkembangan emosional

Pada perkembangan anak usia 14 tahun, emosi remaja masih tergolong naik turun. Ia masih mempunyai suasana hati yang mudah berubah sehingga ada kalanya orang tua kewalahan dengan hal ini.

Di usia ini, Anda juga perlu mulai memberikan edukasi seksual karena anak mulai memiliki ketertarikan dengan teman lawan jenisnya. Di usia ini pula anak akan mulai melakukan hal-hal yang berisiko, sehingga Anda wajib mengajaknya berdiskusi mengenai hal-hal baru yang diketahuinya.

Sampaikan apa akibat dari berbagai hal yang sudah atau hendak dilakukannya. Seiring bertambahnya usia, perkembangan psikologi atau emosi remaja juga mulai memperlihatkan kepedulian.

Simpati dan empati mulai terpupuk walau ada kalanya ia mempunyai sudut pandang berbeda. Perhatikan apabila ia memperlihatkan perubahan perilaku yang tidak sesuai dengan kebiasaan sehari-hari.

Bukan tidak mungkin apabila dalam perkembangan psikologi atau emosi remaja ia mengalami beberapa gangguan. Beberapa masalah ini misalnya gangguan tidur, gangguan citra tubuh, krisis kepercayaan diri, sehingga berujung terjadinya depresi pada remaja.

Walaupun waktu Anda dengan anak menjadi lebih sedikit, tetap bangun komunikasi sehingga ia tidak merasa kehilangan arah.

2. Perkembangan sosial

Setelah disinggung sedikit di atas, bahwa pada fase ini anak mempunyai ikatan tersendiri dengan teman sebaya atau bahkan teman terdekatnya. Ada banyak kegiatan yang bisa dilakukan terutama ketika ia mempunyai kesukaan yang sama.

Tidak hanya itu, bukan hal aneh apabila remaja lebih nyaman membicarakan masalah pada teman terdekatnya terlebih dahulu. Hal ini pun berlanjut sampai di perkembangan anak usia 17 tahun karena ia tetap menjaga hubungan baik dengan sahabat.

Mungkin, hubungan orang tua dengan anak akan bergeser karena ini. Namun, ada baiknya Anda tetap menjaga komunikasi agar hubungan tetap terjaga, sehingga anak akan tetap mencari orang tua ketika sangat dibutuhkan. (put)

Tags: Perkembangan RemajaPsikologi RemajaRemaja Usia 14–17 TahunTahap Perkembangan
ShareTweetSendShare
Previous Post

Muntab, Iran Tolak Pembicaraan dengan AS dan Tetap Melanjutkan Pengayaan Uranium untuk Tujuan Sipil Negaranya

Next Post

Parlemen Iran Putuskan Tutup Selat Hormuz, Meskipun AS Minta Cina Agar Merayunya  Usai Serang Instalasi Nuklir

Mungkin Anda Juga Suka :

TikTok Lapor Tutup 780 Ribu Akun Anak dan Roblox Belum Dianggap Patuh PP TUNAS, Beberapa Menyatakan Patuh

TikTok Lapor Tutup 780 Ribu Akun Anak dan Roblox Belum Dianggap Patuh PP TUNAS, Beberapa Menyatakan Patuh

14 April 2026

...

Pembatasan Penggunaan Ponsel di Bawah 16 Tahun Dimulai 28 Maret Sebagai Gerakan Nasional Melindungi Anak Indonesia

Pembatasan Penggunaan Ponsel di Bawah 16 Tahun Dimulai 28 Maret Sebagai Gerakan Nasional Melindungi Anak Indonesia

13 Maret 2026

...

Perpres Sekolah Unggul Garuda Baru dan Transformasi Sudah Ditandatangani Presiden, Cek Informasinya

Perpres Sekolah Unggul Garuda Baru dan Transformasi Sudah Ditandatangani Presiden, Cek Informasinya

24 Februari 2026

...

Komisi Perempuan, Remaja dan Keluarga (KPRK) MUI Luncurkan Program Literasi Keuangan Syariah “Si Cantik”

Komisi Perempuan, Remaja dan Keluarga (KPRK) MUI Luncurkan Program Literasi Keuangan Syariah “Si Cantik”

16 Februari 2026

...

Masih Dibuka Hingga 30 Januari, Syarat dan Tahapan Pendaftaran Beasiswa PBNU ke Maroko 2026

Masih Dibuka Hingga 30 Januari, Syarat dan Tahapan Pendaftaran Beasiswa PBNU ke Maroko 2026

27 Januari 2026

...

Load More
Next Post
Parlemen Iran Putuskan Tutup Selat Hormuz, Meskipun AS Minta Cina Agar Merayunya  Usai Serang Instalasi Nuklir

Parlemen Iran Putuskan Tutup Selat Hormuz, Meskipun AS Minta Cina Agar Merayunya  Usai Serang Instalasi Nuklir

Iran Membalas dengan Menghantam Pangkalan Militer AS di Qatar, Trump Keder Ajak Damai

Iran Membalas dengan Menghantam Pangkalan Militer AS di Qatar, Trump Keder Ajak Damai

Discussion about this post

TERKINI

Gigihnya Amiruddin Tumanggor, Anak Desa yang Merantau Jadi Cleaning Service, Kini Punya Kampus & SMK

29 April 2026

Tangguhnya Alice Callista, Pernah Hopeless Bangun dari Tidur, Lalu Bangkit, dan Majukan 46 Resto dll

28 April 2026

Dijadikan Lelucon ‘Janda yang Sedang Hamil’, Melania Trump Minta ABC Pecat Jimmy Kimmel

27 April 2026

Pabrik Senjata Israel di Inggris Didemo dan Diterobos Aktivis pro-Palestina Karena Berperan dalam Genosida di Gaza

26 April 2026

Imbas Serangan AS-Israel ke Iran yang Membuat Selat Hormuz Ditutup, 13 Juta Barel Hilang Setiap Hari

25 April 2026

Fatayat NU Memperingati Harlah Ke-76 dengan Ziarah dan Aksi Sosial Serentak

25 April 2026

Trump Ngebet Minta Iran Diganti Italia di Piala Dunia Sejak Maret, Italia Tidak Sudi

24 April 2026

Negara Asal Merek-merek Handphone yang Pernah dan Masih Diproduksi

24 April 2026

Pemilu Pertama Gaza Sejak Lebih dari Dua Dekade Kosong Akan Berlangsung di Deir al-Balah Sabtu Ini

23 April 2026

Iran Peringatkan Negara-negara Teluk Agar Tidak Mengizikan Wilayahnya Jadi Tuan Rumah Serangan

22 April 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video