• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT!
    • Kanal Kamu Kuat
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Citizen Journalism & Video Cerpen dan Puisi

Puisi: Kidung Cinta di Antara Kabut (oleh: Mas Ngabehi)

by Avesiar
9 Februari 2025 | 19:30 WIB
in Cerpen dan Puisi
Reading Time: 4 mins read
A A
Puisi: Kidung Cinta di Antara Kabut (oleh: Mas Ngabehi)

Ilustrasi. Foto: Blog Eiger Adventure com

Avesiar – Cerpen dan Puisi

Kidung Cinta di Antara Kabut

Oleh: Mas Ngabehi

****************

Di antara kabut yang melingkar sunyi, 

aku mendengar kidung cinta berbisik lirih. 

Seperti nyala lilin di tengah badai, 

mengusik gelap, memeluk harapan yang letih. 

Bacaan Terkait :

Di Ambang Mahacahaya

Tasbih Sunyi di Relung Nurani

Sunyi Sebagai Kitab Terbuka

Doa yang Tak Selesai Dibaca

Makrifat : Saat Aku Tiada

Separuh Bulan, Separuh Aku

Takbir Sebagai Lautan Cahaya

Load More

———————

Cinta itu bukan sekadar janji manis, 

ia adalah pijar dalam gulita, 

yang menuntun langkah manusia tersesat, 

di lorong dunia yang kehilangan maknanya. 

————————–

Kabut melingkupi pandangan kita, 

seperti fatamorgana modernitas yang memikat. 

Tidakkah kita terlalu sibuk dengan bayangan? 

Mengejar mimpi, namun lupa pada kenyataan. 

—————————–

Aku bertanya pada kidung yang abadi, 

mengapa manusia lupa caranya berbagi? 

Tidakkah cinta mengajarkan kasih, 

bukan sekadar menghitung untung-rugi? 

—————————–

Kabut ini bukan sekadar embun pagi, 

ia adalah duka bumi yang terselimuti dusta. 

Kota-kota bersolek, tapi hatinya sunyi, 

terkubur di bawah ambisi dan harta benda. 

—————————–

Cinta di antara kabut adalah suara nurani, 

yang mencoba memanggil jiwa-jiwa mati. 

Bahwa kebahagiaan bukan tentang materi, 

melainkan tentang makna dalam memberi. 

—————————–

Oh kidung cinta, nyanyikanlah kepada semesta, 

tentang manusia yang lupa pada cinta sejati. 

Cinta yang menanam, cinta yang menjaga, 

bukan yang merusak demi kuasa tak bertepi. 

—————————–

Di antara kabut yang kian menebal, 

kidung itu tetap bernyanyi dengan lantang. 

Ia mengingatkan bahwa hidup tak hanya soal menang, 

tapi tentang menjadi manusia yang bertahan dalam kebaikan. 

—————————–

Cinta sejati adalah lilin dalam kabut, 

yang tak pernah padam oleh badai dan waktu. 

Ia menyala untuk mereka yang mau belajar, 

tentang arti hidup yang lebih dari angka dan bayangan sekadar.

Selayang pandang:

Penulis puisi dan cerpen Dr. Sri Satata, M.M, adalah Pegiat Bahasa dan Sastra, serta Dosen.

Ia adalah sosok yang telah mengabdikan dirinya dalam dunia pendidikan dan sastra selama lebih dari dua dekade. Sebagai seorang pendidik sekaligus penulis, ia berhasil membangun reputasi sebagai salah satu figur yang berpengaruh dalam pengembangan literasi di Indonesia.

Sri Satata aka Mas Ngabehi menyelesaikan studi S1 di bidang Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Negeri Surakarta (1984–1988). Selanjutnya, ia meraih gelar Magister Manajemen dari International Golden Institute (2002–2004) dan menyempurnakan  pendidikannya dengan gelar Doktor dalam bidang Manajemen Ilmu Pendidikan di Uninus Bandung (2020–2022).

Tags: PuisiPuisi CintaPuisi dan SastraPuisi kehidupan
ShareTweetSendShare
Previous Post

Tips Lengkap Belanja Thrifting Supaya Nggak Ngecewain Kamu

Next Post

Tips Cermat Memilih Jurusan Kuliah

Mungkin Anda Juga Suka :

Humor Saat Puasa, Mengangkut Garam dan Mengakali Keledai yang Nakal

Humor Saat Puasa, Mengangkut Garam dan Mengakali Keledai yang Nakal

14 Maret 2026

...

Di Ambang Mahacahaya

Di Ambang Mahacahaya

9 Maret 2026

...

Humor Saat Puasa, Nasruddin Hoja Menemani Penguasa dan Kisah Namrudz

Humor Saat Puasa, Nasruddin Hoja Menemani Penguasa dan Kisah Namrudz

9 Maret 2026

...

Tasbih Sunyi di Relung Nurani

Tasbih Sunyi di Relung Nurani

8 Maret 2026

...

Humor Saat Puasa, Ketika Nasruddin Hoja Menyelamatkan Bulan

Humor Saat Puasa, Ketika Nasruddin Hoja Menyelamatkan Bulan

8 Maret 2026

...

Load More
Next Post
Tips Cermat Memilih Jurusan Kuliah

Tips Cermat Memilih Jurusan Kuliah

Puisi: Laut Ambisi Pemburu Mimpi (oleh: Mas Ngabehi)

Puisi: Laut Ambisi Pemburu Mimpi (oleh: Mas Ngabehi)

Discussion about this post

TERKINI

Keren Nih, Gen Z Bakal Punya Program Jejak Muda dan Dakwah Digital yang Disiapkan PBNU

27 Oktober 2026

Demi Kedaulatan Ekonomi, Jemaah Umrah Diimbau Tidak Naik Maskapai yang Transit Singapura dan Malaysia

26 Oktober 2026

Empat Negara Besar Akhirnya Bertemu di Teheran Membahas Keamanan dan Stabilitas Regional Buntut Agresi AS-Israel

26 Oktober 2026

Awali Abad ke-2, Rais Aam PBNU Tegaskan NU Harus Menunjukkan Perannya sebagai Miniatur Islam

25 Oktober 2026

Surat Pernyataan 12 Negara Termasuk Iran Menuntut Larangan Serangan Terhadap Fasilitas Nuklir

24 Oktober 2026

Strategi Simpel Berbenah Rumah dengan Barang-barang yang Menumpuk Layaknya Permainan

23 Oktober 2026

Uang Curian Dikembalikan Secara Diam-diam, Hukum dan Penjelasannya

22 Oktober 2026

Iran Ancam Serang Kabel Internet Bawah Laut di Selat Hormuz serta Aset-aset AS dan Sekutu Jika Kembali Diserang

21 Oktober 2026

Gelombang Pertama Disusul Kedua Berangkat 11 April dan 26 April 2027, Kepulangan Jemaah Mulai 21 Mei

21 Oktober 2026

Penanganan Karhutla Harus Lebih Masif dan Terpadu, Prabowo Perintahkan Seluruh Unsur Terkait Gerak Cepat

20 Oktober 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT!
    • Kanal Kamu Kuat
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video