• Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT!
    • Kanal Kamu Kuat
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home World Freedom for Palestine

Muncul Keinginan Gencatan Senjata dari Israel, Hamas Berniat Bebaskan 10 Tawanan dan Tetap Mengatakan “Gaza Tidak Akan Menyerah”

by Ave Rosa
10 Juli 2025 | 16:57 WIB
in Freedom for Palestine
Reading Time: 3 mins read
A A
Muncul Keinginan Gencatan Senjata dari Israel, Hamas Berniat Bebaskan 10 Tawanan dan Tetap Mengatakan “Gaza Tidak Akan Menyerah”

Ilustrasi. Eksodus. Gambar: Meta AI

Avesiar – Jakarta

Nada optimis Israel tentang prospek kesepakatan untuk menghentikan pertempuran di wilayah Palestina yang dilanda perang, di mana lebih dari 57.000 orang telah tewas, memberi sinyal kepada Hamas yang pada Rabu mengatakan akan membebaskan 10 tawanan sebagai bagian dari perundingan gencatan senjata Gaza, Dikutip dari The New Arab, Kamis (10/7/2025).

Disebutkan bahwa pernyataan kelompok Palestina tersebut muncul setelah empat hari perundingan tidak langsung yang ditengahi oleh Qatar dan ketika Amerika Serikat, mengisyaratkan keyakinannya bahwa kesepakatan untuk gencatan senjata 60 hari akan tercapai sebelum akhir minggu.

Bagian dari kesepakatan tersebut, kata Utusan khusus AS Steve Witkoff, adalah pengembalian 10 sandera hidup yang ditahan di wilayah tersebut sejak 7 Oktober 2023. Di mana dari 251 sandera yang ditawan selama serangan di Israel selatan, 49 masih ditahan di wilayah tersebut, termasuk 27 orang yang menurut militer Israel telah tewas.

Hamas dalam pernyataannya mengatakan masih terdapat hambatan utama dalam perundingan tersebut, terutama aliran bantuan bebas ke Gaza, penarikan militer Israel dari wilayah tersebut, dan “jaminan nyata” untuk perdamaian abadi.

Namun, ditambahkan pula: “Gerakan tersebut menunjukkan fleksibilitas yang dibutuhkan dan setuju untuk membebaskan 10 tahanan.”

“Meskipun negosiasi mengenai isu-isu ini masih sulit hingga saat ini karena kerasnya pendudukan, kami terus bekerja dengan serius dan penuh semangat positif bersama para mediator untuk mengatasi rintangan dan mengakhiri penderitaan rakyat kami serta memastikan aspirasi mereka akan kebebasan, keamanan, dan kehidupan yang bermartabat,” kata Hamas.

Israel sebelumnya tampak tertinggal dari Presiden AS Donald Trump dan optimismenya untuk mengakhiri konflik, karena perundingan di Doha memasuki hari keempat dengan laporan keluhan terkait sikapnya terhadap bantuan.

Bacaan Terkait :

Kejamnya Pemerkosaan dan Penyiksaan Israel Diungkap Melalui Kesaksian Anonim Para Tahanan Palestina

Gencatan Senjata dengan Iran Menyelamatkan Israel dari Hancurnya Ekonomi Karena Banyaknya Utang Perang dan PHK Massal

Israel Dipenuhi Puluhan Ribu Warganya Mendemo Netanyahu yang Melanggar Gencatan Senjata ke Gaza

Israel Kembali Membombardir Gaza di Tengah-tengah Gencatan Senjata, 400 Lebih Wafat

Trump Kesal dan Cabut Bantuan Militer, Tanpa Gencatan Senjata Zelensky Tidak Akan Berkuasa Lama

Prancis Serukan Penghentian Ekspor Senjata ke Israel, Netanyahu Israel Play Victim

Mempertahankan Kampanye Genosida di Gaza, Israel Tanggapi Negatif Gencatan Senjata

Load More

Dalam pidato yang disiarkan televisi, panglima angkatan darat Israel Eyal Zamir mengatakan bahwa aksi militer telah mempersiapkan landasan bagi kesepakatan yang akan memulangkan para tawanan Israel.

Setelah perundingan dengan Trump di Washington pada Selasa malam, Netanyahu yang masih teguh dalam tekadnya untuk “menghancurkan” Hamas, kali ini mengatakan ia yakin kesepakatan akan segera tercapai.

“Saya rasa kita semakin dekat dengan kesepakatan. Ada kemungkinan besar kita akan mencapainya,” ujarnya kepada program Mornings with Maria di FOX Business Network.

Menteri Luar Negeri Gideon Sa’ar juga mengatakan bahwa ia yakin kesepakatan sementara “dapat dicapai” dan bahkan dapat menjadi awal perundingan untuk perdamaian yang lebih langgeng, sementara Presiden Isaac Herzog berbicara tentang “kesempatan bersejarah” untuk perubahan.

Meskipun Netanyahu bersikeras ingin menetralkan ancaman Hamas terhadap Israel secara permanen, namun, ia berada di bawah tekanan yang semakin besar di dalam dan luar negeri untuk mengakhiri perang, terutama karena jumlah korban tewas tentara akibat bom rakitan dan penyergapan di Gaza meningkat.

Sedangkan Hamas telah bersumpah “Gaza tidak akan menyerah”.

Sebelumnya, kelompok Palestina tersebut menolak tekanan untuk membebaskan semua tawanan, menuntut diakhirinya perang dan penarikan penuh Israel dari Gaza. Sementara Israel berdalih ingin memastikan militan di Gaza tidak akan pernah lagi mengancam keamanannya.

Di luar rencana kesepatan gencatan tersebut, di lapangan, badan pertahanan sipil Gaza mengatakan pada hari Rabu bahwa 26 orang tewas dalam serangan Israel, setidaknya enam di antaranya anak-anak.

“Ledakannya sangat besar, seperti gempa bumi. Jenazah dan sisa-sisa para martir berserakan,” kata Zuhair Judeh, 40 tahun, yang menyaksikan salah satu serangan, yang memicu kepanikan saat orang-orang berebut di reruntuhan untuk mencari korban selamat dan menyebutnya “pembantaian yang mengerikan.

Disebutkan bahwa genosida yang dilancarkan militer Israel telah menewaskan sedikitnya 57.680 orang di Gaza, sementara ribuan lainnya dikhawatirkan terkubur di bawah reruntuhan. Para pakar PBB, LSM, dan beberapa pemimpin dunia menuduh Israel melakukan genosida terhadap rakyat Palestina di Gaza. (ard)

Tags: Gencatan SenjataHamas Bebaskan Tawanan IsraelIsrael Ingin Gencatan Senjata
ShareTweetSendShare
Previous Post

Cara Mensucikan Lantai yang Terkena Najis Basah

Next Post

Apakah Ayah Tiri Wajib Menafkahi Anak Tiri dalam Islam?

Mungkin Anda Juga Suka :

Sakit Jiwa, Pernyataan Menteri Israel Ben-Gvir Seharusnya Mereka Membunuh 30 – 40 Warga Gaza Setiap Malam

Sakit Jiwa, Pernyataan Menteri Israel Ben-Gvir Seharusnya Mereka Membunuh 30 – 40 Warga Gaza Setiap Malam

22 Agustus 2026

...

Israel Diduga Sedang Menghilangkan Bukti Kejahatan Genosidanya di Gaza dengan Memindahkan Jutaan Puing

Israel Diduga Sedang Menghilangkan Bukti Kejahatan Genosidanya di Gaza dengan Memindahkan Jutaan Puing

5 Agustus 2026

...

Inggris Pertimbangkan untuk Melarang Import dan Ekspor Empat Bagian Perdagangan dengan Pemukiman Ilegal Israel di Palestina

Inggris Pertimbangkan untuk Melarang Import dan Ekspor Empat Bagian Perdagangan dengan Pemukiman Ilegal Israel di Palestina

14 Juli 2026

...

Kembali Rampas Tanah Palestina, Pemukim Israel Ilegal Bangun Pos Pemukiman Ilegal di Khan al-Ahmar

Kembali Rampas Tanah Palestina, Pemukim Israel Ilegal Bangun Pos Pemukiman Ilegal di Khan al-Ahmar

2 Juli 2026

...

Semakin Keruh, Israel Ngotot Tidak Mau Menarik Pasukannya dari Lebanon, Gaza, dan Suriah

Semakin Keruh, Israel Ngotot Tidak Mau Menarik Pasukannya dari Lebanon, Gaza, dan Suriah

26 Juni 2026

...

Load More
Next Post
Apakah Ayah Tiri Wajib Menafkahi Anak Tiri dalam Islam?

Apakah Ayah Tiri Wajib Menafkahi Anak Tiri dalam Islam?

Alhamdulillah, Guru PAI Non‑ASN Naik Rp500 Ribu Tunjangannya dan Pencairan Dirapel Sejak Januari 2025

Alhamdulillah, Guru PAI Non‑ASN Naik Rp500 Ribu Tunjangannya dan Pencairan Dirapel Sejak Januari 2025

Discussion about this post

TERKINI

Muktamar ke-35 NU Resmi Ditutup Presiden, Rais Aam KH Miftachul Akhyar dan Ketumnya KH Abdul Hakim Mahfudz

30 Agustus 2026

Permohonan Uji Ketentuan Pengupahan Dosen Diputus Mahkamah Konstitusi

30 Agustus 2026

Untuk 2.500 Santri, Program Beasiswa Santri Baznas RI 2026 Resmi Diluncurkan

30 Agustus 2026

Hal Unik ke Mana Perginya Lemak Ketika Anda Menurunkan Berat Badan

29 Agustus 2026

Banyak Aduan WhatsApp yang Dinonaktifkan, Kemkomdigi Minta Penjelasan Meta yang Mengakui Kesalahan Sistem Global

28 Agustus 2026

Hadiri Muktamar ke-35 NU, Warga Jombang Sambut Hangat Presiden Prabowo di Sepanjang Jalan

27 Agustus 2026

Menyelenggarakan dan Menghadiri Maulid Nabi Muhammad SAW, Keutamaannya Berdasarkan Penjelasan Ulama

27 Agustus 2026

Kisah “Master HRD Indonesia” Priyantono Rudito, Bos HRD Telkom Indonesia & 100 HRD Berpengaruh Dunia

27 Agustus 2026

Ridzki Kramadibrata “Leader with Openess”, Sukses Pimpin Air Asia, President Grab & Planet Carbon

26 Agustus 2026

Teheran Akan Balas Negara yang Ikut Sanksi AS, Ancam Tidak Ada Setetes Minyak yang Keluar dari Teluk Persia dan Hormuz

25 Agustus 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© 2017 Avesiar.com - All Rights Reserved

  • Nasional & Opini
    • Politik
    • Hukum
    • Sosial
    • Budaya
    • HanKam
    • Daerah
    • Kesehatan
    • Edukasi
    • Opini
    • English Version
  • World
    • Economy
    • Politic
    • Law
    • Culture
    • Islam
    • Freedom for Palestine
    • Umra & Hajj
    • Tourism
  • Ekonomi
    • Bisnis & Wirausaha
    • Common
    • Islami
    • Property
    • CSR
  • Nusantara
    • Metro
    • Urban
    • Guru Kita
    • Prestasi
    • Profil Perubahan
    • Wisata
  • Healtech
    • Hidup Sehat
    • Riset
    • Teknologi
    • Gadget
  • Auto-Sport & Hobby
    • Aneka Olah Raga
    • Sepeda
    • Golf
    • Auto
    • Fauna & Flora Care
  • Change
    • Motivasi
    • Entrepreneurship
    • Pensiun Sehat
  • Syar’i
    • Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
    • Muslim Fashion
    • Harmoni Keluarga
    • Griya Harmoni
    • Psikologi
    • Masjid & Activity
  • People & Activity
    • Figure
    • Community
    • Society
    • Social
    • Event
    • Podcast Ladders to be Leaders
  • KAMU KUAT!
    • Kanal Kamu Kuat
    • Podcast KAMU KUAT
  • Youth
    • Smart Teens
    • Students
    • School Story
    • Campuss Story
    • Millennial
  • Kuliner
    • Resto
    • Kaki Lima
    • Resep
  • City Jour & Video